<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tekanan Inflasi Beras Melandai di November 2023</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tekanan inflasi beras melandai di November 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/01/320/2930618/tekanan-inflasi-beras-melandai-di-november-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/01/320/2930618/tekanan-inflasi-beras-melandai-di-november-2023"/><item><title>Tekanan Inflasi Beras Melandai di November 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/01/320/2930618/tekanan-inflasi-beras-melandai-di-november-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/01/320/2930618/tekanan-inflasi-beras-melandai-di-november-2023</guid><pubDate>Jum'at 01 Desember 2023 10:02 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/01/320/2930618/tekanan-inflasi-beras-melandai-di-november-2023-COdGaUkr82.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inflasi beras melandai di November (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/01/320/2930618/tekanan-inflasi-beras-melandai-di-november-2023-COdGaUkr82.jpg</image><title>Inflasi beras melandai di November (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMC8xLzE3Mjk2Ni81L3g4cDdnaDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tekanan inflasi beras melandai di November 2023. Sementara itu, jumlah kota yang mengalami deflasi mulai bertambah.
&quot;Pada November 2023, beras masih mengalami inflasi dengan tekanan yang terus melemah, yaitu sebesar 0,43%,&quot; ujar Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud dalam Rilis BPS di Jakarta, Jumat (1/12/2023).

BACA JUGA:
Inflasi November 0,38%, Ini Biang Keroknya


Dia mengatakan, kondisi tersebut sejalan dengan kondisi yang terjadi pada inflasi beras akhir tahun 2022.
&quot;Jika dilihat, di November 2022 tekanan inflasi beras melemah dibandingkan bulan sebelumnya,&quot; ungkap Edy.

BACA JUGA:
UMP 2024 dan Gaji PNS Naik, Inflasi Bisa Meroket?


BPS juga mencatat jumlah kota yang mengalami inflasi beras mengalami penurunan pada November 2023, di mana 59 kota mengalami inflasi, 21 kota mengalami deflasi, dan 10 kota stabil.
&quot;Pada November 2023, jumlah kota yang mengalami deflasi beras semakin bertambah jika dibandingkan dengan 3 bulan sebelumnya,&quot; tandas Edy.
Sebagai informasi, inflasi November 2023 secara bulan ke bulan  sebesar 0,38% dibandingkan Oktober 2023. Kelompok pengeluaran penyumbang  inflasi bulanan terbesar pada November 2023 adalah makanan, minuman,  dan tembakau dengan inflasi sebesar 1,23% dan andil inflasi sebesar  0,32%.
Adapun komoditas penyumbang utama inflasi antara lain cabai merah  dengan andil inflasi 0,16%, cabai rawit dengan andil inflasi 0,08%,  bawang merah dengan andil inflasi sebesar 0,03%, beras dengan andil  inflasi sebesar 0,02%, dan gula pasir serta telur ayam ras dengan andil  inflasi masing-masing sebesar 0,01%.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8zMC8xLzE3Mjk2Ni81L3g4cDdnaDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tekanan inflasi beras melandai di November 2023. Sementara itu, jumlah kota yang mengalami deflasi mulai bertambah.
&quot;Pada November 2023, beras masih mengalami inflasi dengan tekanan yang terus melemah, yaitu sebesar 0,43%,&quot; ujar Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud dalam Rilis BPS di Jakarta, Jumat (1/12/2023).

BACA JUGA:
Inflasi November 0,38%, Ini Biang Keroknya


Dia mengatakan, kondisi tersebut sejalan dengan kondisi yang terjadi pada inflasi beras akhir tahun 2022.
&quot;Jika dilihat, di November 2022 tekanan inflasi beras melemah dibandingkan bulan sebelumnya,&quot; ungkap Edy.

BACA JUGA:
UMP 2024 dan Gaji PNS Naik, Inflasi Bisa Meroket?


BPS juga mencatat jumlah kota yang mengalami inflasi beras mengalami penurunan pada November 2023, di mana 59 kota mengalami inflasi, 21 kota mengalami deflasi, dan 10 kota stabil.
&quot;Pada November 2023, jumlah kota yang mengalami deflasi beras semakin bertambah jika dibandingkan dengan 3 bulan sebelumnya,&quot; tandas Edy.
Sebagai informasi, inflasi November 2023 secara bulan ke bulan  sebesar 0,38% dibandingkan Oktober 2023. Kelompok pengeluaran penyumbang  inflasi bulanan terbesar pada November 2023 adalah makanan, minuman,  dan tembakau dengan inflasi sebesar 1,23% dan andil inflasi sebesar  0,32%.
Adapun komoditas penyumbang utama inflasi antara lain cabai merah  dengan andil inflasi 0,16%, cabai rawit dengan andil inflasi 0,08%,  bawang merah dengan andil inflasi sebesar 0,03%, beras dengan andil  inflasi sebesar 0,02%, dan gula pasir serta telur ayam ras dengan andil  inflasi masing-masing sebesar 0,01%.</content:encoded></item></channel></rss>
