<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani: Hadapi Krisis Ekonomi seperti Aduk Kopi</title><description>Dalam pandangan Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, menghadapi krisis ekonomi seperti proses membuat kopi tubruk.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/01/320/2930699/sri-mulyani-hadapi-krisis-ekonomi-seperti-aduk-kopi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/01/320/2930699/sri-mulyani-hadapi-krisis-ekonomi-seperti-aduk-kopi"/><item><title>Sri Mulyani: Hadapi Krisis Ekonomi seperti Aduk Kopi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/01/320/2930699/sri-mulyani-hadapi-krisis-ekonomi-seperti-aduk-kopi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/01/320/2930699/sri-mulyani-hadapi-krisis-ekonomi-seperti-aduk-kopi</guid><pubDate>Jum'at 01 Desember 2023 14:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fadillah Rafli Anwari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/01/320/2930699/sri-mulyani-hadapi-krisis-ekonomi-seperti-aduk-kopi-IILM4IXQyV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani sebut hadapi krisis ekonomi seperti aduk kopi. (Foto: Kemenkeu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/01/320/2930699/sri-mulyani-hadapi-krisis-ekonomi-seperti-aduk-kopi-IILM4IXQyV.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani sebut hadapi krisis ekonomi seperti aduk kopi. (Foto: Kemenkeu)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNy80LzE3MzgyNC81L3g4cHBkM3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Dalam pandangan Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani menghadapi krisis ekonomi seperti proses membuat kopi tubruk. Alasannya karena membutuhkan perpaduan antara kesabaran dan kebijaksanaan.

&quot;Sama seperti ketika krisis terjadi, jangan terlalu panik. Selalu percaya bahwa krisis akan mereda, dan situasi akan kembali membaik,&quot; tulis Sri dalam postingan akun Instagramnya, @smindrawati, Jumat (1/12/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Racikan Sri Mulyani demi Capai Mimpi Indonesia Emas 2045

Filosofi ini menjadi topik pembuka pembicaraan sore Menteri Keuangan dengan Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Ambassador Dominic Jermey.
Perbincangan dimulai dengan secangkir kopi tubruk, menggambarkan perjalanan melalui krisis seperti proses mengaduk kopi.

Pertemuan tersebut tidak hanya menyoroti filosofi menghadapi krisis, tetapi juga mengupas tantangan implementasi Ekonomi dan Keuangan Terpadu (ETM) di Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kebut Pembangunan IKN, Sri Mulyani Kucurkan Dana Rp40,6 Triliun

Sri membahas kemajuan Indonesia sebagai anggota OECD, menegaskan peran aktif dalam menciptakan ketertiban, kesejahteraan, dan keadilan sosial di tingkat internasional.

&quot;Saya membahas banyak aspek dengan Ambassador Dominic, mulai dari tantangan implementasi ETM di Indonesia, progres sebagai anggota OECD, hingga peran aktif Indonesia di arena internasional,&quot; ujar Menteri Keuangan.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Serah Terima BMN Kementerian PUPR bersama Menkeu Sri Mulyani&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Dalam penutup, Sri menyambut Ambassador Dominic gedung Kemenkeu Republik Indonesia (RI) dengan senang hati.



&quot;Senang bertemu dan selamat datang di Jakarta, Ambassador Dominic. Terima kasih atas kunjungan ke kemenkeu. Semoga kita bisa membangun kolaborasi yang semakin baik untuk Indonesia dan Inggris ke depannya,&quot; tutup Sri.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNy80LzE3MzgyNC81L3g4cHBkM3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Dalam pandangan Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani menghadapi krisis ekonomi seperti proses membuat kopi tubruk. Alasannya karena membutuhkan perpaduan antara kesabaran dan kebijaksanaan.

&quot;Sama seperti ketika krisis terjadi, jangan terlalu panik. Selalu percaya bahwa krisis akan mereda, dan situasi akan kembali membaik,&quot; tulis Sri dalam postingan akun Instagramnya, @smindrawati, Jumat (1/12/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Racikan Sri Mulyani demi Capai Mimpi Indonesia Emas 2045

Filosofi ini menjadi topik pembuka pembicaraan sore Menteri Keuangan dengan Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Ambassador Dominic Jermey.
Perbincangan dimulai dengan secangkir kopi tubruk, menggambarkan perjalanan melalui krisis seperti proses mengaduk kopi.

Pertemuan tersebut tidak hanya menyoroti filosofi menghadapi krisis, tetapi juga mengupas tantangan implementasi Ekonomi dan Keuangan Terpadu (ETM) di Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kebut Pembangunan IKN, Sri Mulyani Kucurkan Dana Rp40,6 Triliun

Sri membahas kemajuan Indonesia sebagai anggota OECD, menegaskan peran aktif dalam menciptakan ketertiban, kesejahteraan, dan keadilan sosial di tingkat internasional.

&quot;Saya membahas banyak aspek dengan Ambassador Dominic, mulai dari tantangan implementasi ETM di Indonesia, progres sebagai anggota OECD, hingga peran aktif Indonesia di arena internasional,&quot; ujar Menteri Keuangan.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Serah Terima BMN Kementerian PUPR bersama Menkeu Sri Mulyani&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Dalam penutup, Sri menyambut Ambassador Dominic gedung Kemenkeu Republik Indonesia (RI) dengan senang hati.



&quot;Senang bertemu dan selamat datang di Jakarta, Ambassador Dominic. Terima kasih atas kunjungan ke kemenkeu. Semoga kita bisa membangun kolaborasi yang semakin baik untuk Indonesia dan Inggris ke depannya,&quot; tutup Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
