<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Musim Hujan, Menteri Basuki Atur Pengoperasian 300 Bendungan   </title><description>Basuki Hadimuljono mengatakan manajemen air menjadi hal yang sangat penting untuk menghindari bencana-bencana yang bersumber dari air</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/04/320/2932133/musim-hujan-menteri-basuki-atur-pengoperasian-300-bendungan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/04/320/2932133/musim-hujan-menteri-basuki-atur-pengoperasian-300-bendungan"/><item><title>Musim Hujan, Menteri Basuki Atur Pengoperasian 300 Bendungan   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/04/320/2932133/musim-hujan-menteri-basuki-atur-pengoperasian-300-bendungan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/04/320/2932133/musim-hujan-menteri-basuki-atur-pengoperasian-300-bendungan</guid><pubDate>Senin 04 Desember 2023 09:23 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/04/320/2932133/musim-hujan-menteri-basuki-atur-pengoperasian-300-bendungan-2DLkxiqhV8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Basuki Atur 300 Bendungan di Musim Hujan. (Foto :Okezone.com/PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/04/320/2932133/musim-hujan-menteri-basuki-atur-pengoperasian-300-bendungan-2DLkxiqhV8.jpg</image><title>Menteri Basuki Atur 300 Bendungan di Musim Hujan. (Foto :Okezone.com/PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan manajemen air menjadi hal yang sangat penting untuk menghindari bencana-bencana yang bersumber dari air.
Pengaturan manajemen air mampu mengantisipasi apabila musim kemarau kekurangan air, tapi masih ada cadangan air. Begitupun sebaliknya,  ketika musim hujan, ada tempat yang mampu menampung air yang turun.

BACA JUGA:
Erupsi Gunung Marapi, Hujan Abu Disertai Batu Terjadi di Sejumlah Wilayah

&quot;Seperti yang tertera di Al-Qur&amp;rsquo;an, sudah dijanjikan Allah bahwa air diturunkan dalam jumlah yang cukup dan bersih. Jadi, kalau ada yang kekurangan air dan masalah kekeringan, atau pencemaran, pasti penyebabnya perilaku manusia terhadap air. Sehingga kita ingin menekankan pentingnya manajemen air,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki di Kawasan GBK Senayan, Senin (4/12/2023).
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PUPR telah melakukan berbagai upaya untuk pengelolaan air dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

BACA JUGA:
BMKG: Waspada Hujan Petir dan Angin Kencang di DIY

Salah satunya dengan pembangunan bendungan yang dirancang sebagai multipurpose dams. Selain itu, Kementerian PUPR juga melakukan pengaturan pengoperasian bendungan. Misalnya apabila musim hujan datang, sudah harus mempunyai rencana untuk curah hujan tinggi.
&quot;Kita juga harus mengantisipasi ketersediaan air saat musim kemarau sehingga tidak terjadi kekeringan,&quot; sambungnya.Lebih lanjut, Menteri Basuki menjelaskan saat ini pihaknya mengelola sekitar 300 bendungan yang sudah di atur pengoperasiannya. Setiap mendekati musim hujan Kementerian bakal mengoperasikan bendungan tersebut untuk dijadikan tempat menampung air.
&quot;Kementerian PUPR mengelola sekitar 300 bendungan yang kita atur pengoperasiannya. Setiap mendekati musim hujan kita operasikan dan siapkan ruang untuk menampung volume banjir,&amp;rdquo; pungkas Menteri Basuki.
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan manajemen air menjadi hal yang sangat penting untuk menghindari bencana-bencana yang bersumber dari air.
Pengaturan manajemen air mampu mengantisipasi apabila musim kemarau kekurangan air, tapi masih ada cadangan air. Begitupun sebaliknya,  ketika musim hujan, ada tempat yang mampu menampung air yang turun.

BACA JUGA:
Erupsi Gunung Marapi, Hujan Abu Disertai Batu Terjadi di Sejumlah Wilayah

&quot;Seperti yang tertera di Al-Qur&amp;rsquo;an, sudah dijanjikan Allah bahwa air diturunkan dalam jumlah yang cukup dan bersih. Jadi, kalau ada yang kekurangan air dan masalah kekeringan, atau pencemaran, pasti penyebabnya perilaku manusia terhadap air. Sehingga kita ingin menekankan pentingnya manajemen air,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki di Kawasan GBK Senayan, Senin (4/12/2023).
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PUPR telah melakukan berbagai upaya untuk pengelolaan air dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

BACA JUGA:
BMKG: Waspada Hujan Petir dan Angin Kencang di DIY

Salah satunya dengan pembangunan bendungan yang dirancang sebagai multipurpose dams. Selain itu, Kementerian PUPR juga melakukan pengaturan pengoperasian bendungan. Misalnya apabila musim hujan datang, sudah harus mempunyai rencana untuk curah hujan tinggi.
&quot;Kita juga harus mengantisipasi ketersediaan air saat musim kemarau sehingga tidak terjadi kekeringan,&quot; sambungnya.Lebih lanjut, Menteri Basuki menjelaskan saat ini pihaknya mengelola sekitar 300 bendungan yang sudah di atur pengoperasiannya. Setiap mendekati musim hujan Kementerian bakal mengoperasikan bendungan tersebut untuk dijadikan tempat menampung air.
&quot;Kementerian PUPR mengelola sekitar 300 bendungan yang kita atur pengoperasiannya. Setiap mendekati musim hujan kita operasikan dan siapkan ruang untuk menampung volume banjir,&amp;rdquo; pungkas Menteri Basuki.
</content:encoded></item></channel></rss>
