<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Lelang Proyek Infrastruktur Jalan Harus Satu Paket dengan Drainase dan Trotoar</title><description>Presiden Jokowi meminta Kementerian PUPR dalam membuat paket proyek pengerjaan jalan harus satu paket.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/04/320/2932214/jokowi-lelang-proyek-infrastruktur-jalan-harus-satu-paket-dengan-drainase-dan-trotoar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/04/320/2932214/jokowi-lelang-proyek-infrastruktur-jalan-harus-satu-paket-dengan-drainase-dan-trotoar"/><item><title>Jokowi: Lelang Proyek Infrastruktur Jalan Harus Satu Paket dengan Drainase dan Trotoar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/04/320/2932214/jokowi-lelang-proyek-infrastruktur-jalan-harus-satu-paket-dengan-drainase-dan-trotoar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/04/320/2932214/jokowi-lelang-proyek-infrastruktur-jalan-harus-satu-paket-dengan-drainase-dan-trotoar</guid><pubDate>Senin 04 Desember 2023 11:48 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/04/320/2932214/jokowi-lelang-proyek-infrastruktur-jalan-harus-satu-paket-dengan-drainase-dan-trotoar-QXiR29y0M9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi minta proyek infrastruktur dikerjakan dalam bentuk paket (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/04/320/2932214/jokowi-lelang-proyek-infrastruktur-jalan-harus-satu-paket-dengan-drainase-dan-trotoar-QXiR29y0M9.jpg</image><title>Jokowi minta proyek infrastruktur dikerjakan dalam bentuk paket (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xMC8xLzE3MzQ3OC81L3g4cGk3cmk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Jokowi meminta Kementerian PUPR dalam membuat paket proyek pengerjaan jalan harus satu paket dengan pengerjaan trotoar, pembangunan drainase, hingga tata landscape.
Presiden Jokowi menjelaskan hal itu diperlukan agar pembangunan infrastruktur tidak terpisah-pisah yang pada akhirnya menimbulkan cost baru yang lebih besar untuk perawatan infrastruktur eksisting tersebut.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Minta Bangun Proyek Infrastruktur 1 Paket Lengkap


&quot;Saya hanya ingin mengingatkan, dalam perencanaan ini penyiapannya agar lebih komprehensif, misal membangun jalan, jangan urusan jalan saja, tapi harus satu paket, jalan, drainase, dan tambahan landscape serta trotoar, jadi sisi landscape menjadi satu kesatuan paket,&quot; ujar Presiden Jokowi dalam sambutannya pada acara Silaturahmi dengan Pegiat Infrastruktur di Jakarta, Senin (4/12/2023).

BACA JUGA:
Pembangunan Infrastruktur Dasar IKN Hampir 60%, Tahun Depan Rampung


Presiden memberikan contoh misalnya pembangunan jalan yang tidak disertai pemegang drainase bakal membuat jalan tersebut menjadi cepat rusak akibat air yang menggenangi jalan.
Begitu juga pembangunan jalan yang tidak dilengkapi sekaligus dengan Pembangunan trotoar. Sebab masyarakat nantinya bisa dengan bebas berjualan di pinggir jalan, akhirnya ketika ada penambahan pembangunan trotoar ada ongkos sosial yang harus dibayar.
&quot;Memang kadang kita melihat anggarannya ini hanya untuk ngerjain  jalan saja, tapi jalan rusak karena drainase belum ada, mestinya cara  berpikir kita satu paket perencanaan, jalan drainase, trotoar dan  landscape,&quot; lanjut Presiden.
Penataan landscape dalam proyek infrastruktur juga menjadi bagian  yang tidak kalah penting menurut Presiden Jokowi. Sehingga pembangunan  infrastruktur tidak terkesan merusak lingkungan, namu justru bisa  memperbaharui lingkungan.
&quot;Di labuan bajo misalnya, saya melihat ada jalan bagus, ada trotoar  bagus, mulai ada tanam pohon, bagus, seperti itu, sudah bagus ini PUPR,  tapi masih sedikit, semennya kelihatan, kesan semen itu keras, itu  dilunakan dengan landscape hang baik,&quot; kata Presiden.
&quot;Karena kalau hanya jalan, rakyat pasti di pinggir jalan, wah ini  belum ada trotoar, tak buat jualan dulu, sudah langsung kaki lima,  warung di pinggir jalan, (ke depan) mau buat trotoar dan drainase, harus  ada ongkos sosialnya lagi ke depan, ini harus satu paket,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xMC8xLzE3MzQ3OC81L3g4cGk3cmk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Jokowi meminta Kementerian PUPR dalam membuat paket proyek pengerjaan jalan harus satu paket dengan pengerjaan trotoar, pembangunan drainase, hingga tata landscape.
Presiden Jokowi menjelaskan hal itu diperlukan agar pembangunan infrastruktur tidak terpisah-pisah yang pada akhirnya menimbulkan cost baru yang lebih besar untuk perawatan infrastruktur eksisting tersebut.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Minta Bangun Proyek Infrastruktur 1 Paket Lengkap


&quot;Saya hanya ingin mengingatkan, dalam perencanaan ini penyiapannya agar lebih komprehensif, misal membangun jalan, jangan urusan jalan saja, tapi harus satu paket, jalan, drainase, dan tambahan landscape serta trotoar, jadi sisi landscape menjadi satu kesatuan paket,&quot; ujar Presiden Jokowi dalam sambutannya pada acara Silaturahmi dengan Pegiat Infrastruktur di Jakarta, Senin (4/12/2023).

BACA JUGA:
Pembangunan Infrastruktur Dasar IKN Hampir 60%, Tahun Depan Rampung


Presiden memberikan contoh misalnya pembangunan jalan yang tidak disertai pemegang drainase bakal membuat jalan tersebut menjadi cepat rusak akibat air yang menggenangi jalan.
Begitu juga pembangunan jalan yang tidak dilengkapi sekaligus dengan Pembangunan trotoar. Sebab masyarakat nantinya bisa dengan bebas berjualan di pinggir jalan, akhirnya ketika ada penambahan pembangunan trotoar ada ongkos sosial yang harus dibayar.
&quot;Memang kadang kita melihat anggarannya ini hanya untuk ngerjain  jalan saja, tapi jalan rusak karena drainase belum ada, mestinya cara  berpikir kita satu paket perencanaan, jalan drainase, trotoar dan  landscape,&quot; lanjut Presiden.
Penataan landscape dalam proyek infrastruktur juga menjadi bagian  yang tidak kalah penting menurut Presiden Jokowi. Sehingga pembangunan  infrastruktur tidak terkesan merusak lingkungan, namu justru bisa  memperbaharui lingkungan.
&quot;Di labuan bajo misalnya, saya melihat ada jalan bagus, ada trotoar  bagus, mulai ada tanam pohon, bagus, seperti itu, sudah bagus ini PUPR,  tapi masih sedikit, semennya kelihatan, kesan semen itu keras, itu  dilunakan dengan landscape hang baik,&quot; kata Presiden.
&quot;Karena kalau hanya jalan, rakyat pasti di pinggir jalan, wah ini  belum ada trotoar, tak buat jualan dulu, sudah langsung kaki lima,  warung di pinggir jalan, (ke depan) mau buat trotoar dan drainase, harus  ada ongkos sosialnya lagi ke depan, ini harus satu paket,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
