<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dirut Garuda Larang Karyawan Terbang Pakai Tiket Gratis saat Libur Nataru</title><description>PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk melarang karyawannya mengajak keluarga menggunakan fasilitas konsesi berupa tiket gratis.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/04/320/2932395/dirut-garuda-larang-karyawan-terbang-pakai-tiket-gratis-saat-libur-nataru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/04/320/2932395/dirut-garuda-larang-karyawan-terbang-pakai-tiket-gratis-saat-libur-nataru"/><item><title>Dirut Garuda Larang Karyawan Terbang Pakai Tiket Gratis saat Libur Nataru</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/04/320/2932395/dirut-garuda-larang-karyawan-terbang-pakai-tiket-gratis-saat-libur-nataru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/04/320/2932395/dirut-garuda-larang-karyawan-terbang-pakai-tiket-gratis-saat-libur-nataru</guid><pubDate>Senin 04 Desember 2023 15:27 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Purnomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/04/320/2932395/dirut-garuda-larang-karyawan-terbang-pakai-tiket-gratis-saat-libur-nataru-Pac0GJaElF.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Dirut Garuda Indonesia larang karyawannya pakai tiket gratis. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/04/320/2932395/dirut-garuda-larang-karyawan-terbang-pakai-tiket-gratis-saat-libur-nataru-Pac0GJaElF.JPG</image><title>Dirut Garuda Indonesia larang karyawannya pakai tiket gratis. (Foto: MPI)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wMS8xLzE3NDUyMS81L3g4cTRvYWM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk melarang karyawannya mengajak keluarga menggunakan fasilitas konsesi berupa tiket gratis atau diskon besar pada periode libur Nataru 18 Desember 2023 hingga 8 Januari 2024.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan pelarangan tersebut dilakukan untuk memprioritaskan bagi publik  menikmati layanan Garuda Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Trafik Meningkat, Garuda Indonesia Tambah Frekuensi Penerbangan Umrah di 2024

&quot;Enggak ada satupun orang Garuda atau keluarga Garuda diperbolehkan terbang di tanggal 18 Desember 2023 - 8 Januari 2024 untuk memastikan bahwa publik yang bayar yang dapat kesempatan,&quot; ujar Irfan dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR-RI, Senin (4/12/2023).

Irfan mengatakan jika karyawan Garuda tetap ingin berpergian menggunakan fasilitas konsesi untuk menggunakannya sebelum tanggal periode Nataru.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Merger Citilink-Pelita Air Tunggu Garuda Indonesia Sehat

Irfan menegaskan bahwa adanya aturan tersebut bukan serta-merta hak karyawan menikmati fasilitas penerbangan secara gratis dihilangkan, melainkan hanya dibatasi.

&quot;Kita tidak menghilangkan haknya, kita hanya meminta karyawan dan direksi dan komisaris untuk terbang di tanggal-tanggal tersebut menggunakan fasilitas perusahaan. Jadi kita tidak hilangkan fasilitasnya, kita hanya batasi penggunaannya,&quot; katanya.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Garuda Indonesia Travel Fair 2023 Digelar Serentak di 7 Kota, Ini Ragam Promonya!

Adapun pada angkutan Nataru tahun ini, Garuda Indonesia menyediakan 10.762 penerbangan, naik 22% dibandingkan periode musim puncak tahun 2022/2023 dengan total 1,89 juta tempat duduk atau naik 30 persen dibandingkan.



&quot;Ini merupakan gabungan dari penerbangan Garuda juga Citilink,&quot; katanya.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wMS8xLzE3NDUyMS81L3g4cTRvYWM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk melarang karyawannya mengajak keluarga menggunakan fasilitas konsesi berupa tiket gratis atau diskon besar pada periode libur Nataru 18 Desember 2023 hingga 8 Januari 2024.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan pelarangan tersebut dilakukan untuk memprioritaskan bagi publik  menikmati layanan Garuda Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Trafik Meningkat, Garuda Indonesia Tambah Frekuensi Penerbangan Umrah di 2024

&quot;Enggak ada satupun orang Garuda atau keluarga Garuda diperbolehkan terbang di tanggal 18 Desember 2023 - 8 Januari 2024 untuk memastikan bahwa publik yang bayar yang dapat kesempatan,&quot; ujar Irfan dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR-RI, Senin (4/12/2023).

Irfan mengatakan jika karyawan Garuda tetap ingin berpergian menggunakan fasilitas konsesi untuk menggunakannya sebelum tanggal periode Nataru.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Merger Citilink-Pelita Air Tunggu Garuda Indonesia Sehat

Irfan menegaskan bahwa adanya aturan tersebut bukan serta-merta hak karyawan menikmati fasilitas penerbangan secara gratis dihilangkan, melainkan hanya dibatasi.

&quot;Kita tidak menghilangkan haknya, kita hanya meminta karyawan dan direksi dan komisaris untuk terbang di tanggal-tanggal tersebut menggunakan fasilitas perusahaan. Jadi kita tidak hilangkan fasilitasnya, kita hanya batasi penggunaannya,&quot; katanya.


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Garuda Indonesia Travel Fair 2023 Digelar Serentak di 7 Kota, Ini Ragam Promonya!

Adapun pada angkutan Nataru tahun ini, Garuda Indonesia menyediakan 10.762 penerbangan, naik 22% dibandingkan periode musim puncak tahun 2022/2023 dengan total 1,89 juta tempat duduk atau naik 30 persen dibandingkan.



&quot;Ini merupakan gabungan dari penerbangan Garuda juga Citilink,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
