<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapan Rice Cooker Gratis Dibagikan? ESDM: Sabar Ya</title><description>Jisman P Hutajulu menyebut kabar terbaru soal pembagian rice cooker gratis kepada 500 ribu penerima.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/04/320/2932654/kapan-rice-cooker-gratis-dibagikan-esdm-sabar-ya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/04/320/2932654/kapan-rice-cooker-gratis-dibagikan-esdm-sabar-ya"/><item><title>Kapan Rice Cooker Gratis Dibagikan? ESDM: Sabar Ya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/04/320/2932654/kapan-rice-cooker-gratis-dibagikan-esdm-sabar-ya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/04/320/2932654/kapan-rice-cooker-gratis-dibagikan-esdm-sabar-ya</guid><pubDate>Senin 04 Desember 2023 20:59 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/04/320/2932654/kapan-rice-cooker-gratis-dibagikan-esdm-sabar-ya-8gwfMyaNQ1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ESDM Bagikan Rice Cooker Gratis (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/04/320/2932654/kapan-rice-cooker-gratis-dibagikan-esdm-sabar-ya-8gwfMyaNQ1.jpg</image><title>ESDM Bagikan Rice Cooker Gratis (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wMi8xLzE3NDU1NS81L3g4cTVqaHg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Direktur Jenderal (Dirjen) Ketenagalistrikan Jisman P Hutajulu menyebut kabar terbaru soal pembagian rice cooker gratis kepada 500 ribu penerima yang seyogyanya dibagikan pada November 2023.
Dia menuturkan, untuk saat ini rencana itu masih memerlukan validasi dan verifikasi untuk calon penerima. Untuk diketahui, penerima rice cooker gratis merupakan pelanggan PLN atau PLN Batam berdaya 450 volt ampere (VA) sampai 1.300 VA yang berdomisili di daerah tersedia listrik 24 jam menyala dan tidak memiliki AML sebelumnya.

BACA JUGA:
5 Fakta Rice Cooker Gratis Dibagikan Akhir Bulan Ini

&quot;Ya perlu validasi dan verifikasi calon penerima,&quot; jelas Jisman kepada MNC Portal Indonesia, Senin (4/12/2023).
Namun ketika ditanya perihal sudah berapa calon penerima yang datanya terkumpul, Jisman tidak menjawab secara rinci. Ia mengaku hanya akan  menginformasikan lebih lanjut apabila pengiriman alat memasak berbsis listrik (AML) atau rice cooker akan dimulai.

BACA JUGA:
ESDM Minta Operator Blok Masela Mulai Ngebor 2024

&quot;Sabar ya, kalau sudah pengiriman, saya siapkan konpersnya. Sabar ya, saatnya kita konpers, tertulis. Nggak lama lagi, pengiriman pertama,&quot; tuturnya.Padahal sebelumnya, Jisman telah mengaku hingga saat ini pihaknya telah mengantongi data 333 ribu calon penerima rice cooker gratis.
&quot;(Target realisasi) Desember. Dari 500 ribu sudah masuk data sekitar 333 ribu per 14 November. Ini masih lagi divalidasi dan diverifikasi di lapangan supaya begitu nanti beres sudah ada by name by address dan langsung bisa dikirimkan ke masyarakat,&quot; terangnya ketika ditemui usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
Namun diungkapkan Jisman, hingga kini belum ada perusahaan yang ditunjuk sebagai penyedia rice cooker. Katanya, hal itu akan ditetapkan dalam minggu ini agar setelah itu ada pengadaan dan pengiriman.
&quot;Belum ada. Tapi data penerimaan dari desa itu sudah ada. Calon penerima,&quot; tutup Jisman.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wMi8xLzE3NDU1NS81L3g4cTVqaHg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Direktur Jenderal (Dirjen) Ketenagalistrikan Jisman P Hutajulu menyebut kabar terbaru soal pembagian rice cooker gratis kepada 500 ribu penerima yang seyogyanya dibagikan pada November 2023.
Dia menuturkan, untuk saat ini rencana itu masih memerlukan validasi dan verifikasi untuk calon penerima. Untuk diketahui, penerima rice cooker gratis merupakan pelanggan PLN atau PLN Batam berdaya 450 volt ampere (VA) sampai 1.300 VA yang berdomisili di daerah tersedia listrik 24 jam menyala dan tidak memiliki AML sebelumnya.

BACA JUGA:
5 Fakta Rice Cooker Gratis Dibagikan Akhir Bulan Ini

&quot;Ya perlu validasi dan verifikasi calon penerima,&quot; jelas Jisman kepada MNC Portal Indonesia, Senin (4/12/2023).
Namun ketika ditanya perihal sudah berapa calon penerima yang datanya terkumpul, Jisman tidak menjawab secara rinci. Ia mengaku hanya akan  menginformasikan lebih lanjut apabila pengiriman alat memasak berbsis listrik (AML) atau rice cooker akan dimulai.

BACA JUGA:
ESDM Minta Operator Blok Masela Mulai Ngebor 2024

&quot;Sabar ya, kalau sudah pengiriman, saya siapkan konpersnya. Sabar ya, saatnya kita konpers, tertulis. Nggak lama lagi, pengiriman pertama,&quot; tuturnya.Padahal sebelumnya, Jisman telah mengaku hingga saat ini pihaknya telah mengantongi data 333 ribu calon penerima rice cooker gratis.
&quot;(Target realisasi) Desember. Dari 500 ribu sudah masuk data sekitar 333 ribu per 14 November. Ini masih lagi divalidasi dan diverifikasi di lapangan supaya begitu nanti beres sudah ada by name by address dan langsung bisa dikirimkan ke masyarakat,&quot; terangnya ketika ditemui usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
Namun diungkapkan Jisman, hingga kini belum ada perusahaan yang ditunjuk sebagai penyedia rice cooker. Katanya, hal itu akan ditetapkan dalam minggu ini agar setelah itu ada pengadaan dan pengiriman.
&quot;Belum ada. Tapi data penerimaan dari desa itu sudah ada. Calon penerima,&quot; tutup Jisman.</content:encoded></item></channel></rss>
