<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Blusukan ke Pasar, Ganjar Ungkap Strategi Stabilkan Harga Bahan Pokok</title><description>Capres nomor ururt 3 Ganjar Pranowo blusukan Pasar Baru Balikpapan setelah tiba di Kalimantan Timur, Selasa (5/12/2023).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/05/320/2932887/blusukan-ke-pasar-ganjar-ungkap-strategi-stabilkan-harga-bahan-pokok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/05/320/2932887/blusukan-ke-pasar-ganjar-ungkap-strategi-stabilkan-harga-bahan-pokok"/><item><title>Blusukan ke Pasar, Ganjar Ungkap Strategi Stabilkan Harga Bahan Pokok</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/05/320/2932887/blusukan-ke-pasar-ganjar-ungkap-strategi-stabilkan-harga-bahan-pokok</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/05/320/2932887/blusukan-ke-pasar-ganjar-ungkap-strategi-stabilkan-harga-bahan-pokok</guid><pubDate>Selasa 05 Desember 2023 11:15 WIB</pubDate><dc:creator>Fadillah Rafli Anwari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/05/320/2932887/blusukan-ke-pasar-ganjar-ungkap-strategi-stabilkan-harga-bahan-pokok-HKJKuIE62Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo blusukan ke pasar Balikpapan (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/05/320/2932887/blusukan-ke-pasar-ganjar-ungkap-strategi-stabilkan-harga-bahan-pokok-HKJKuIE62Y.jpg</image><title>Ganjar Pranowo blusukan ke pasar Balikpapan (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNC8xLzE3NDY4My81L3g4cTg3aWQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Capres nomor ururt 3 Ganjar Pranowo blusukan Pasar Baru Balikpapan setelah tiba di Kalimantan Timur, Selasa (5/12/2023). Dia menemui pedagang pasar untuk mendengarkan aspirasi dari mereka.
Suasana Pasar Baru seketika heboh saat Ganjar turun dari mobilnya. Warga dan pedagang langsung meneriakkan namanya dan mengarahkan kamera handphone ke arah Ganjar.

BACA JUGA:
Momen Ganjar Bantu Pengemis Disabilitas Berdiri di Pasar Klandasan Ilir Balikpapan


Banyak dari pedagang yang mengeluhkan harga bahan pokok yang meroket. Mulai dari beras, sayur mayur hingga telur.
Salah satunya Hatini, seorang pedagang sayur mayur di Pasar Baru. Ia mengatakan harga cabai dan sejumlah komoditi sayur mengalami kenaikan beberapa waktu terakhir.

BACA JUGA:
Momen Ganjar Diteriaki Presiden saat Tiba di Bandara Sepinggan Balikpapan 


&quot;Harga cabai naik, Pak. Bawang putih naik harga kotor Rp 545.000 satu karung,&quot; katanya di hadapan Ganjar.
Menurutnya, kenaikan harga membuat pedagang sulit untuk menjual ke pembeli. Selain itu, masyarakat juga tidak menjangkau untuk membeli.
&quot;Kami minta ada kestabilan harga bahan pokok. Kalau pedagang mintanya itu, Pak,&quot; lanjutnya.Sementara itu, Ganjar Pranowo mengatakan bahwa dirinya telah  berkeliling dan berkunjung ke pasar-pasar tradisional di sejumlah daerah  di Indonesia. Menurutnya, harga bahan pokok sekarang memang harus  mendapat perhatian.
&quot;Maka kontrol saya kira penting seperti TPID kemudian memastikan  jumlah pasokan. Ya, mereka berharap segera dilakukan penurunan harga  ini,&quot; ujarnya.
Capres berambut putih itu menambahkan, untuk menjaga stabilisasi  harga bahan pokok bisa dilakukan dengan tiga strategi. Di antaranya dari  sisi hulu harus memperbaiki produksi menggunakan teknologi dan data  yang tepat.
&quot;Budidaya juga harus menggunakan teknologi yang baik,&quot; lanjutnya.
Kedua, sarana produksi pertanian dan bantuan sarana produksi harus bagus.
Dan yang ketiga ia kemudian menegaskan, Bulog harus mengambil alih dan membuat sistem logistik daerah.
&quot;Sehingga jauh lebih pendek untuk bisa mengendalikan itu,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNC8xLzE3NDY4My81L3g4cTg3aWQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Capres nomor ururt 3 Ganjar Pranowo blusukan Pasar Baru Balikpapan setelah tiba di Kalimantan Timur, Selasa (5/12/2023). Dia menemui pedagang pasar untuk mendengarkan aspirasi dari mereka.
Suasana Pasar Baru seketika heboh saat Ganjar turun dari mobilnya. Warga dan pedagang langsung meneriakkan namanya dan mengarahkan kamera handphone ke arah Ganjar.

BACA JUGA:
Momen Ganjar Bantu Pengemis Disabilitas Berdiri di Pasar Klandasan Ilir Balikpapan


Banyak dari pedagang yang mengeluhkan harga bahan pokok yang meroket. Mulai dari beras, sayur mayur hingga telur.
Salah satunya Hatini, seorang pedagang sayur mayur di Pasar Baru. Ia mengatakan harga cabai dan sejumlah komoditi sayur mengalami kenaikan beberapa waktu terakhir.

BACA JUGA:
Momen Ganjar Diteriaki Presiden saat Tiba di Bandara Sepinggan Balikpapan 


&quot;Harga cabai naik, Pak. Bawang putih naik harga kotor Rp 545.000 satu karung,&quot; katanya di hadapan Ganjar.
Menurutnya, kenaikan harga membuat pedagang sulit untuk menjual ke pembeli. Selain itu, masyarakat juga tidak menjangkau untuk membeli.
&quot;Kami minta ada kestabilan harga bahan pokok. Kalau pedagang mintanya itu, Pak,&quot; lanjutnya.Sementara itu, Ganjar Pranowo mengatakan bahwa dirinya telah  berkeliling dan berkunjung ke pasar-pasar tradisional di sejumlah daerah  di Indonesia. Menurutnya, harga bahan pokok sekarang memang harus  mendapat perhatian.
&quot;Maka kontrol saya kira penting seperti TPID kemudian memastikan  jumlah pasokan. Ya, mereka berharap segera dilakukan penurunan harga  ini,&quot; ujarnya.
Capres berambut putih itu menambahkan, untuk menjaga stabilisasi  harga bahan pokok bisa dilakukan dengan tiga strategi. Di antaranya dari  sisi hulu harus memperbaiki produksi menggunakan teknologi dan data  yang tepat.
&quot;Budidaya juga harus menggunakan teknologi yang baik,&quot; lanjutnya.
Kedua, sarana produksi pertanian dan bantuan sarana produksi harus bagus.
Dan yang ketiga ia kemudian menegaskan, Bulog harus mengambil alih dan membuat sistem logistik daerah.
&quot;Sehingga jauh lebih pendek untuk bisa mengendalikan itu,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
