<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Divestasi 30% Saham RS BUMN Rampung Awal 2024</title><description>Kementerian BUMN bakal menjual atau divestasi 30% saham PT Pertamina Bina Medika (Pertamedika IHC) ke investor asing.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/05/320/2933206/divestasi-30-saham-rs-bumn-rampung-awal-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/05/320/2933206/divestasi-30-saham-rs-bumn-rampung-awal-2024"/><item><title>Divestasi 30% Saham RS BUMN Rampung Awal 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/05/320/2933206/divestasi-30-saham-rs-bumn-rampung-awal-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/05/320/2933206/divestasi-30-saham-rs-bumn-rampung-awal-2024</guid><pubDate>Selasa 05 Desember 2023 17:16 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/05/320/2933206/divestasi-30-saham-rs-bumn-rampung-awal-2024-x43fTJuumN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Divestasi 30% saham RS BUMN rampung 2024 (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/05/320/2933206/divestasi-30-saham-rs-bumn-rampung-awal-2024-x43fTJuumN.jpg</image><title>Divestasi 30% saham RS BUMN rampung 2024 (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wMy8xLzE3MTU3Mi81L3g4b2h0cGo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian BUMN bakal menjual atau divestasi 30% saham PT Pertamina Bina Medika (Pertamedika IHC) ke investor asing. Saat ini, proses penjualan saham RS BUMN masih dilakukan.
Kabar rencana penjualan 30% saham Pertamedika IHC dibenarkan oleh Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo alias Tiko. Dia mengaku pihaknya dan investor terkait sudah membahas aksi korporasi Holding Rumah Sakit BUMN tersebut.

BACA JUGA:
Rapat soal BUMN, Ini Catatan DPR untuk Erick Thohir


&amp;ldquo;Ada investor yang sudah, sudah diskusi dengan kita, nanti mungkin masuk (divestasi) sampai dengan 30%-an lah,&amp;rdquo; ungkap Tiko saat ditemui wartawan di Jakarta, Selasa (5/12/2023).
Kementerian BUMN menargetkan proses divestasi bisa dirampungkan Januari atau awal 2024. Terkait calon investor, Tiko enggan membeberkan identitasnya.

BACA JUGA:
Erick Thohir Bakal Lapor Dugaan Korupsi Dapen 2 BUMN ke Kejagung


Kendati begitu, dikabarkan bahwa perusahaan konglomerasi asal Hong Kong, Swire Pacific Ltd, menaruh minta untuk membeli saham IHC.
&amp;ldquo;Kita harap Januari (2024). (Investor dari Hong Kong?) Belum bisa ngomong namanya lah,&amp;rdquo; bebernya.
Pada 2020 lalu, tujuh perusahaan pelat merah mengalihkan kepemilikan  sahamnya rumah sakit ke Pertamina Bina Medika. Pengalihan itu bagian  dari pendirian Holding RS BUMN yang inisiatif Menteri BUMN Erick Thohir.
Proses tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian  pengambilalihan saham bersyarat atau conditional sales and purchase  agreement (CSPA).
Saat ini saham Pertamedika IHC dikendalikan oleh PT Pertamina  (Persero), PT Pertamina Pedeve Indonesia, PT Krakatau Steel (Persero)  Tbk, PT Krakatau Industrial Estate Cilegon, PT Krakatau Ibandar  Samudera.
Lalu, PT Pelabuhan Indonesia III, PT Timah TBK, PT Pelabuhan  Indonesia, PT Perkebunan Nusantara X, PT Perkebunan Nusantara XI, dan PT  Perkebunan Nusantara XII.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wMy8xLzE3MTU3Mi81L3g4b2h0cGo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian BUMN bakal menjual atau divestasi 30% saham PT Pertamina Bina Medika (Pertamedika IHC) ke investor asing. Saat ini, proses penjualan saham RS BUMN masih dilakukan.
Kabar rencana penjualan 30% saham Pertamedika IHC dibenarkan oleh Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo alias Tiko. Dia mengaku pihaknya dan investor terkait sudah membahas aksi korporasi Holding Rumah Sakit BUMN tersebut.

BACA JUGA:
Rapat soal BUMN, Ini Catatan DPR untuk Erick Thohir


&amp;ldquo;Ada investor yang sudah, sudah diskusi dengan kita, nanti mungkin masuk (divestasi) sampai dengan 30%-an lah,&amp;rdquo; ungkap Tiko saat ditemui wartawan di Jakarta, Selasa (5/12/2023).
Kementerian BUMN menargetkan proses divestasi bisa dirampungkan Januari atau awal 2024. Terkait calon investor, Tiko enggan membeberkan identitasnya.

BACA JUGA:
Erick Thohir Bakal Lapor Dugaan Korupsi Dapen 2 BUMN ke Kejagung


Kendati begitu, dikabarkan bahwa perusahaan konglomerasi asal Hong Kong, Swire Pacific Ltd, menaruh minta untuk membeli saham IHC.
&amp;ldquo;Kita harap Januari (2024). (Investor dari Hong Kong?) Belum bisa ngomong namanya lah,&amp;rdquo; bebernya.
Pada 2020 lalu, tujuh perusahaan pelat merah mengalihkan kepemilikan  sahamnya rumah sakit ke Pertamina Bina Medika. Pengalihan itu bagian  dari pendirian Holding RS BUMN yang inisiatif Menteri BUMN Erick Thohir.
Proses tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian  pengambilalihan saham bersyarat atau conditional sales and purchase  agreement (CSPA).
Saat ini saham Pertamedika IHC dikendalikan oleh PT Pertamina  (Persero), PT Pertamina Pedeve Indonesia, PT Krakatau Steel (Persero)  Tbk, PT Krakatau Industrial Estate Cilegon, PT Krakatau Ibandar  Samudera.
Lalu, PT Pelabuhan Indonesia III, PT Timah TBK, PT Pelabuhan  Indonesia, PT Perkebunan Nusantara X, PT Perkebunan Nusantara XI, dan PT  Perkebunan Nusantara XII.</content:encoded></item></channel></rss>
