<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Sebut APBN Tak Cukup Wujudkan Transisi Energi</title><description>Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati memberi banyak pembahasan dalam agenda COP 28 yang dilakukan di Dubai.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/05/320/2933228/sri-mulyani-sebut-apbn-tak-cukup-wujudkan-transisi-energi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/05/320/2933228/sri-mulyani-sebut-apbn-tak-cukup-wujudkan-transisi-energi"/><item><title>Sri Mulyani Sebut APBN Tak Cukup Wujudkan Transisi Energi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/05/320/2933228/sri-mulyani-sebut-apbn-tak-cukup-wujudkan-transisi-energi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/05/320/2933228/sri-mulyani-sebut-apbn-tak-cukup-wujudkan-transisi-energi</guid><pubDate>Selasa 05 Desember 2023 17:53 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/05/320/2933228/sri-mulyani-sebut-apbn-tak-cukup-wujudkan-transisi-energi-HKi9hzb08u.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani bicara soal APBN tak cukup biayai transisi energi. (Foto: Instagram/@smiindrawati)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/05/320/2933228/sri-mulyani-sebut-apbn-tak-cukup-wujudkan-transisi-energi-HKi9hzb08u.JPG</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani bicara soal APBN tak cukup biayai transisi energi. (Foto: Instagram/@smiindrawati)</title></images><description>


DUBAI - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati memberi banyak pembahasan dalam agenda COP 28 yang dilakukan di Dubai.
Dia menjadi salah seorang Co-chairnya bersama dengan Menteri Keuangan sekaligus Wakil Perdana Menteri Belanda, Sigrid Kaag.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Di Dubai, Sri Mulyani Pamer Potensi Besar RI Jadi Penyedia Kredit Karbon

&quot;Saya bersama Sigrid mengawal agenda pertemuan ini yang membahas mobilisasi pendanaan sektor publik dan swasta untuk climate finance. Saya berkesempatan memoderasi sesi diskusi panel, di mana para peserta saling berbagi pengalaman negara masing-masing terkait dengan peluang investasi serta cara memobilisasi climate finance,&quot; ujar Sri melalui akun Instagram resminya @smindrawati di Dubai, Selasa (5/12/2023).
Perbincangan mereka kemarin berlangsung dengan latar belakang Global Stocktake (GST) perdana, yang dirancang untuk mengevaluasi komitmen negara-negara terkait Nationally Determined Contribution (NDC) mereka, sekaligus mengevaluasi konsistensinya dengan tujuan Paris Agreement.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sri Mulyani: Hadapi Krisis Ekonomi seperti Aduk Kopi

Dari hasil diskusi, mereka pun sepakat bahwa keterlibatan private sector dalam climate finance sangat penting. Banyak negara yang memiliki keterbatasan fiskal, mengandalkan sumber daya APBN saja tidak akan cukup untuk mewujudkan transisi energi.&quot;Terima kasih atas seluruh dukungan dan partisipasi hadirin pada pertemuan hari ini, juga kepada Co-Chair saya, Sigrid. Semoga apa yang kita diskusikan hari ini dapat memberi manfaat bagi keberlangsungan transisi energi di masing-masing negara anggota koalisi,&quot; pungkas Sri.</description><content:encoded>


DUBAI - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati memberi banyak pembahasan dalam agenda COP 28 yang dilakukan di Dubai.
Dia menjadi salah seorang Co-chairnya bersama dengan Menteri Keuangan sekaligus Wakil Perdana Menteri Belanda, Sigrid Kaag.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Di Dubai, Sri Mulyani Pamer Potensi Besar RI Jadi Penyedia Kredit Karbon

&quot;Saya bersama Sigrid mengawal agenda pertemuan ini yang membahas mobilisasi pendanaan sektor publik dan swasta untuk climate finance. Saya berkesempatan memoderasi sesi diskusi panel, di mana para peserta saling berbagi pengalaman negara masing-masing terkait dengan peluang investasi serta cara memobilisasi climate finance,&quot; ujar Sri melalui akun Instagram resminya @smindrawati di Dubai, Selasa (5/12/2023).
Perbincangan mereka kemarin berlangsung dengan latar belakang Global Stocktake (GST) perdana, yang dirancang untuk mengevaluasi komitmen negara-negara terkait Nationally Determined Contribution (NDC) mereka, sekaligus mengevaluasi konsistensinya dengan tujuan Paris Agreement.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sri Mulyani: Hadapi Krisis Ekonomi seperti Aduk Kopi

Dari hasil diskusi, mereka pun sepakat bahwa keterlibatan private sector dalam climate finance sangat penting. Banyak negara yang memiliki keterbatasan fiskal, mengandalkan sumber daya APBN saja tidak akan cukup untuk mewujudkan transisi energi.&quot;Terima kasih atas seluruh dukungan dan partisipasi hadirin pada pertemuan hari ini, juga kepada Co-Chair saya, Sigrid. Semoga apa yang kita diskusikan hari ini dapat memberi manfaat bagi keberlangsungan transisi energi di masing-masing negara anggota koalisi,&quot; pungkas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
