<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi Makin Sulit, Jokowi: Semua Negara Kejar Investasi</title><description>Presiden RI Joko Widodo menekankan semua negara saat ini membutuhkan investasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/07/320/2934247/ekonomi-makin-sulit-jokowi-semua-negara-kejar-investasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/07/320/2934247/ekonomi-makin-sulit-jokowi-semua-negara-kejar-investasi"/><item><title>Ekonomi Makin Sulit, Jokowi: Semua Negara Kejar Investasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/07/320/2934247/ekonomi-makin-sulit-jokowi-semua-negara-kejar-investasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/07/320/2934247/ekonomi-makin-sulit-jokowi-semua-negara-kejar-investasi</guid><pubDate>Kamis 07 Desember 2023 10:11 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/07/320/2934247/ekonomi-makin-sulit-jokowi-semua-negara-kejar-investasi-WwK4UY9dP7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi sebut semua negara mengejar investasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/07/320/2934247/ekonomi-makin-sulit-jokowi-semua-negara-kejar-investasi-WwK4UY9dP7.jpg</image><title>Presiden Jokowi sebut semua negara mengejar investasi (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNi8xLzE3NDc0NS81L3g4cWFkdng=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo menekankan semua negara saat ini membutuhkan investasi. Pasalnya, investasi menjadi kunci pertumbuhan ekonomi negara.
&quot;Menaikkan konsumsi masyarakat bukan hal yang gampang. Menaikkan ekspor bukan hal yang gampang. Naik sedikit saja sangat sulit. Tapi yang dikejar-kejar semua negara saat ini ya satu, investasi,&quot; ujar Jokowi dalam Peresmian Pembukaan Rakornas Investasi 2023 di Jakarta, Kamis (7/12/2023).

BACA JUGA:
MNC Sekuritas Fasilitasi Kunjungan Galeri Investasi Syariah IAI Tazkia ke MNCN


Dan begitu pula dengan Indonesia, ingin membuka kesempatan kerja yang sebesar-besarnya bagi rakyat. Oleh sebab itu, Jokowi menekankan bahwa sekali lagi, investasi harus terus tumbuh karena investasi juga akan mendatangkan penerimaan negara dan penerimaan daerah.
&quot;Banyak yang bertanya, 'Pak, investasi itu selain (membuka) kesempatan kerja, apa sih?'. Penerimaan negara (jawabannya),&quot; ucap Jokowi.

BACA JUGA:
SKK Migas Ungkap Strategi Terbaru Dorong Investasi dan Kemandirian Ekonomi Nasional


Karena melalui investasi itu, PPh badan dan karyawan pasti diperoleh, berikut bea ekspor, kalau ikut masuk saham pun, nanti juga dapat dividen setiap tahunnya.
&quot;Oleh sebab itu, sering saya tekankan bahwa investor didorong untuk bekerja sama, berpartner dengan pengusaha-pengusaha nasional. Kedua, berpartner dengan pengusaha-pengusaha daerah. Seberapapun sahamnya, pengusaha daerah ada, pengusaha nasional ada,&quot; jelas Jokowi.

Terkait investasi, terkait ekspor, dia meminta untuk diberikan  perhatian khusus karena hal ini sangat diperlukan. Lalu selanjutnya,  terkait pemerataan pembangunan.
Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia  menyampaikan bahwa investasi di luar Jawa sudah mencapai 52% dan  investasi di Jawa 48%. Artinya, di luar Jawa sudah lebih besar  investasinya dibandingkan di Jawa.
&quot;Ini benar, karena kita memiliki 17 ribu pulau. Satu pulau Jawa saja  investasinya 48%, masa 16.999 pulau hanya kebagian 52%? Mestinya lebih  gede lagi,&quot; ucap Jokowi.
Tapi memang, Jokowi pun menegaskan bahwa ini menjadi tugas para  gubernur, bupati, walikota pula untuk mendorong agar investasi di luar  Jawa semakin besar. Tugas pemerintah juga menyiapkan infrastrukturnya,  karena di luar Jawa juga memerlukan itu.
&quot;Oleh sebab itu, kita harus fokus pada investasi yang menggerakkan  pertumbuhan ekonomi, yang meningkatkan lapangan kerja, yang memberikan  nilai tambah yang tinggi. Kenapa hilirisasi? Karena memberikan nilai  tambah yang tinggi,&quot; tandas Jokowi.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNi8xLzE3NDc0NS81L3g4cWFkdng=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo menekankan semua negara saat ini membutuhkan investasi. Pasalnya, investasi menjadi kunci pertumbuhan ekonomi negara.
&quot;Menaikkan konsumsi masyarakat bukan hal yang gampang. Menaikkan ekspor bukan hal yang gampang. Naik sedikit saja sangat sulit. Tapi yang dikejar-kejar semua negara saat ini ya satu, investasi,&quot; ujar Jokowi dalam Peresmian Pembukaan Rakornas Investasi 2023 di Jakarta, Kamis (7/12/2023).

BACA JUGA:
MNC Sekuritas Fasilitasi Kunjungan Galeri Investasi Syariah IAI Tazkia ke MNCN


Dan begitu pula dengan Indonesia, ingin membuka kesempatan kerja yang sebesar-besarnya bagi rakyat. Oleh sebab itu, Jokowi menekankan bahwa sekali lagi, investasi harus terus tumbuh karena investasi juga akan mendatangkan penerimaan negara dan penerimaan daerah.
&quot;Banyak yang bertanya, 'Pak, investasi itu selain (membuka) kesempatan kerja, apa sih?'. Penerimaan negara (jawabannya),&quot; ucap Jokowi.

BACA JUGA:
SKK Migas Ungkap Strategi Terbaru Dorong Investasi dan Kemandirian Ekonomi Nasional


Karena melalui investasi itu, PPh badan dan karyawan pasti diperoleh, berikut bea ekspor, kalau ikut masuk saham pun, nanti juga dapat dividen setiap tahunnya.
&quot;Oleh sebab itu, sering saya tekankan bahwa investor didorong untuk bekerja sama, berpartner dengan pengusaha-pengusaha nasional. Kedua, berpartner dengan pengusaha-pengusaha daerah. Seberapapun sahamnya, pengusaha daerah ada, pengusaha nasional ada,&quot; jelas Jokowi.

Terkait investasi, terkait ekspor, dia meminta untuk diberikan  perhatian khusus karena hal ini sangat diperlukan. Lalu selanjutnya,  terkait pemerataan pembangunan.
Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia  menyampaikan bahwa investasi di luar Jawa sudah mencapai 52% dan  investasi di Jawa 48%. Artinya, di luar Jawa sudah lebih besar  investasinya dibandingkan di Jawa.
&quot;Ini benar, karena kita memiliki 17 ribu pulau. Satu pulau Jawa saja  investasinya 48%, masa 16.999 pulau hanya kebagian 52%? Mestinya lebih  gede lagi,&quot; ucap Jokowi.
Tapi memang, Jokowi pun menegaskan bahwa ini menjadi tugas para  gubernur, bupati, walikota pula untuk mendorong agar investasi di luar  Jawa semakin besar. Tugas pemerintah juga menyiapkan infrastrukturnya,  karena di luar Jawa juga memerlukan itu.
&quot;Oleh sebab itu, kita harus fokus pada investasi yang menggerakkan  pertumbuhan ekonomi, yang meningkatkan lapangan kerja, yang memberikan  nilai tambah yang tinggi. Kenapa hilirisasi? Karena memberikan nilai  tambah yang tinggi,&quot; tandas Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
