<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alasan Bahlil Minta Jokowi Naikkan Tukin PNS Kementerian Investasi</title><description>Menteri Bahlil Lahadalia meminta tunjangan kinerja (Tukin) Kementerian Investasi dinaikkan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/07/320/2934283/alasan-bahlil-minta-jokowi-naikkan-tukin-pns-kementerian-investasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/07/320/2934283/alasan-bahlil-minta-jokowi-naikkan-tukin-pns-kementerian-investasi"/><item><title>Alasan Bahlil Minta Jokowi Naikkan Tukin PNS Kementerian Investasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/07/320/2934283/alasan-bahlil-minta-jokowi-naikkan-tukin-pns-kementerian-investasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/07/320/2934283/alasan-bahlil-minta-jokowi-naikkan-tukin-pns-kementerian-investasi</guid><pubDate>Kamis 07 Desember 2023 11:14 WIB</pubDate><dc:creator> Ikhsan Permana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/07/320/2934283/alasan-bahlil-minta-jokowi-naikkan-tukin-pns-kementerian-investasi-Tn4E629cBz.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Alasan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia minta tukin PNS Kementerian Investasi. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/07/320/2934283/alasan-bahlil-minta-jokowi-naikkan-tukin-pns-kementerian-investasi-Tn4E629cBz.JPG</image><title>Alasan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia minta tukin PNS Kementerian Investasi. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8zMS8xLzE2NDgxMC81L3g4am1vM3M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meminta tunjangan kinerja (Tukin) Kementerian Investasi dinaikkan.

Hal tersebut disampaikan Bahlil di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi 2023 di Balai Kartini, Jakarta.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Setuju Tukin PNS Kementerian Investasi Naik, Jokowi: Saya Urus!

&quot;DAK sudah dikasih, namun ada persoalan satu pak, kami punya kesejahteraan ini masih kurang Pak, mereka punya tukin, kalau menteri kan nggak perlu bayar tukin Pak, tapi kalau mereka yang di depan saya ini kata mereka 'Kenapa Kementerian lain yang menerima pajak aja tukinnya tinggi, tapi yang mendatangkan kok nggak naik-naik barang ini pak,&quot; ungkap Bahlil pada Kamis (7/12/2023).

&quot;Jadi kata mereka Pak, yang menerima pajak apanya yang mau dipetik kalau pohon dan buahnya nggak pernah dibawa masuk ke dalam negeri,&quot; sambung Bahlil.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menteri Bahlil Keluhkan Tukin Kementerian Investasi Tak Kunjung Naik ke Menpan RB

Padahal, tambah Bahlil, penerima pajak dalam hal ini Kementerian Keuangan tidak pernah tahu bagaimana susahnya mendatangkan investor untuk menanamkan modalnya.

&quot;Kok yang bagian merayu dan bagian metik yang bagian metik dapat lebih banyak dibandingkan yang merayu ini,&quot; ucapnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tukin Camat Capai Rp50 Juta, Pj Gubernur DKI: Kenapa Kerjanya Biasa-Biasa Saja?


Oleh karena itu Bahlil berharap kebijaksanaan Jokowi untuk bisa membantu menaikkan tukin kementerian yang dipimpin.



&quot;Agar di saat saya setelah jadi menteri investasi di periode Bapak (Jokowi), tidak ada lagi beban yang saya tinggalkan untuk para yang ada di depan saya Pak,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMy8zMS8xLzE2NDgxMC81L3g4am1vM3M=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meminta tunjangan kinerja (Tukin) Kementerian Investasi dinaikkan.

Hal tersebut disampaikan Bahlil di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Investasi 2023 di Balai Kartini, Jakarta.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Setuju Tukin PNS Kementerian Investasi Naik, Jokowi: Saya Urus!

&quot;DAK sudah dikasih, namun ada persoalan satu pak, kami punya kesejahteraan ini masih kurang Pak, mereka punya tukin, kalau menteri kan nggak perlu bayar tukin Pak, tapi kalau mereka yang di depan saya ini kata mereka 'Kenapa Kementerian lain yang menerima pajak aja tukinnya tinggi, tapi yang mendatangkan kok nggak naik-naik barang ini pak,&quot; ungkap Bahlil pada Kamis (7/12/2023).

&quot;Jadi kata mereka Pak, yang menerima pajak apanya yang mau dipetik kalau pohon dan buahnya nggak pernah dibawa masuk ke dalam negeri,&quot; sambung Bahlil.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menteri Bahlil Keluhkan Tukin Kementerian Investasi Tak Kunjung Naik ke Menpan RB

Padahal, tambah Bahlil, penerima pajak dalam hal ini Kementerian Keuangan tidak pernah tahu bagaimana susahnya mendatangkan investor untuk menanamkan modalnya.

&quot;Kok yang bagian merayu dan bagian metik yang bagian metik dapat lebih banyak dibandingkan yang merayu ini,&quot; ucapnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tukin Camat Capai Rp50 Juta, Pj Gubernur DKI: Kenapa Kerjanya Biasa-Biasa Saja?


Oleh karena itu Bahlil berharap kebijaksanaan Jokowi untuk bisa membantu menaikkan tukin kementerian yang dipimpin.



&quot;Agar di saat saya setelah jadi menteri investasi di periode Bapak (Jokowi), tidak ada lagi beban yang saya tinggalkan untuk para yang ada di depan saya Pak,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
