<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gerai UMKM RI Bakal Mejeng di China, Arab hingga India</title><description>Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bersama PT Sarinah (Persero) akan membuka gerai UMKM di Saudi Arabia, China, dan India.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/07/320/2934524/gerai-umkm-ri-bakal-mejeng-di-china-arab-hingga-india</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/07/320/2934524/gerai-umkm-ri-bakal-mejeng-di-china-arab-hingga-india"/><item><title>Gerai UMKM RI Bakal Mejeng di China, Arab hingga India</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/07/320/2934524/gerai-umkm-ri-bakal-mejeng-di-china-arab-hingga-india</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/07/320/2934524/gerai-umkm-ri-bakal-mejeng-di-china-arab-hingga-india</guid><pubDate>Kamis 07 Desember 2023 15:45 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/07/320/2934524/gerai-umkm-ri-bakal-mejeng-di-china-arab-hingga-india-qyR6F6axdB.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir bakal buka gerai UMKM RI di China, Arab dan India. (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/07/320/2934524/gerai-umkm-ri-bakal-mejeng-di-china-arab-hingga-india-qyR6F6axdB.JPG</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir bakal buka gerai UMKM RI di China, Arab dan India. (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNC8xLzE3NDY4My81L3g4cTg3aWQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;




JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bersama PT Sarinah (Persero) akan membuka gerai UMKM di Saudi Arabia, China, dan India. Gerai itu dinamai Windownesia.

Sebelumnya, Sarinah sudah membuka gerai UMKM di Terminal Kedatangan, Perth Airport TNG Pty Ltd, 2 George Wiencke Drive Perth Airport, Australia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

136 UMKM Mitra Binaan BRI Meriahkan Bazaar UMKM di Sarinah

&amp;ldquo;Kemarin Sarinah, kita sudah membuka akses (gerai UMKM) dengan judul Windownesia di Perth, Australia. Sekarang kita mau buka lagi nanti kalau bisa ada di Saudi Arabia, China dan India,&amp;rdquo; kata Erick saat konferensi pers UMKM Expo BRILianpreneur 2023 di Jakarta, Kamis (7/12/2023).

Menurutnya, perluasan bisnis Sarinah di pasar global merupakan bagian dari dukungan perseroan terhadap produk UMKM.

BACA JUGA:
136 UMKM Mitra Binaan BRI Meriahkan Bazaar UMKM di Sarinah

Nantinya, produk lokal yang dijual di gerai Sarinah di luar negeri harus melewati proses kurasi terlebih dahulu.

Proses kurasi sekaligus menegaskan bahwa produk UMKM yang diperdagangkan di pasar internasional memiliki kualitas baik atau setara dengan produk global lainnya.
Langkah verifikasi itu diperlukan lantaran skema perdagangan produk lokal menggunakan sistem beli putus dan bukan konsinyasi. Artinya, kualitas akan menjadi taruhan dari barang yang dijual karena adanya pindah resiko ketika produk sudah dibeli.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Saksikan Live Streaming Music Zone dari Anjungan Sarinah di Okezone.com dan YouTube Okezone



&amp;ldquo;Nah kami di Kementerian BUMN melalui Sarinah kita dorong juga ke Indonesia di Perth. Dan ini beli putus loh, bukan konsinyasi. Makanya saya bilang UMKM juga harus dikurasi. Karena kalau orang beli putus kan ada resiko tidak laku di negara lain,&amp;rdquo; bebernya.



Pemerintah, lanjut Erick, memang sejumlah inisiatif agar produk UMKM bisa mencaplok pasar internasional. Tujuannya agar pelaku usaha mikro bisa naik kelas.



&amp;ldquo;Nah hal-hal ini yang kita coba bangun, tetapi kolaborasi tentu antara stakeholder yang peduli UMKM ya harus menjadi, tadi kesinambungan, tidak bisa hanya BUMN-nya sendiri ditugaskan,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNC8xLzE3NDY4My81L3g4cTg3aWQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;




JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bersama PT Sarinah (Persero) akan membuka gerai UMKM di Saudi Arabia, China, dan India. Gerai itu dinamai Windownesia.

Sebelumnya, Sarinah sudah membuka gerai UMKM di Terminal Kedatangan, Perth Airport TNG Pty Ltd, 2 George Wiencke Drive Perth Airport, Australia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

136 UMKM Mitra Binaan BRI Meriahkan Bazaar UMKM di Sarinah

&amp;ldquo;Kemarin Sarinah, kita sudah membuka akses (gerai UMKM) dengan judul Windownesia di Perth, Australia. Sekarang kita mau buka lagi nanti kalau bisa ada di Saudi Arabia, China dan India,&amp;rdquo; kata Erick saat konferensi pers UMKM Expo BRILianpreneur 2023 di Jakarta, Kamis (7/12/2023).

Menurutnya, perluasan bisnis Sarinah di pasar global merupakan bagian dari dukungan perseroan terhadap produk UMKM.

BACA JUGA:
136 UMKM Mitra Binaan BRI Meriahkan Bazaar UMKM di Sarinah

Nantinya, produk lokal yang dijual di gerai Sarinah di luar negeri harus melewati proses kurasi terlebih dahulu.

Proses kurasi sekaligus menegaskan bahwa produk UMKM yang diperdagangkan di pasar internasional memiliki kualitas baik atau setara dengan produk global lainnya.
Langkah verifikasi itu diperlukan lantaran skema perdagangan produk lokal menggunakan sistem beli putus dan bukan konsinyasi. Artinya, kualitas akan menjadi taruhan dari barang yang dijual karena adanya pindah resiko ketika produk sudah dibeli.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Saksikan Live Streaming Music Zone dari Anjungan Sarinah di Okezone.com dan YouTube Okezone



&amp;ldquo;Nah kami di Kementerian BUMN melalui Sarinah kita dorong juga ke Indonesia di Perth. Dan ini beli putus loh, bukan konsinyasi. Makanya saya bilang UMKM juga harus dikurasi. Karena kalau orang beli putus kan ada resiko tidak laku di negara lain,&amp;rdquo; bebernya.



Pemerintah, lanjut Erick, memang sejumlah inisiatif agar produk UMKM bisa mencaplok pasar internasional. Tujuannya agar pelaku usaha mikro bisa naik kelas.



&amp;ldquo;Nah hal-hal ini yang kita coba bangun, tetapi kolaborasi tentu antara stakeholder yang peduli UMKM ya harus menjadi, tadi kesinambungan, tidak bisa hanya BUMN-nya sendiri ditugaskan,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
