<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Bertemu Fitch Rating, Bahas Upaya Pikat Investasi</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani melakukan pertemuan dengan lembaga rating internasional Fitch Rating.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/08/320/2935069/sri-mulyani-bertemu-fitch-rating-bahas-upaya-pikat-investasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/08/320/2935069/sri-mulyani-bertemu-fitch-rating-bahas-upaya-pikat-investasi"/><item><title>Sri Mulyani Bertemu Fitch Rating, Bahas Upaya Pikat Investasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/08/320/2935069/sri-mulyani-bertemu-fitch-rating-bahas-upaya-pikat-investasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/08/320/2935069/sri-mulyani-bertemu-fitch-rating-bahas-upaya-pikat-investasi</guid><pubDate>Jum'at 08 Desember 2023 13:04 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/08/320/2935069/sri-mulyani-bertemu-fitch-rating-bahas-upaya-pikat-investasi-OtW1P42aRh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani bertemu fitch rating (Foto:Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/08/320/2935069/sri-mulyani-bertemu-fitch-rating-bahas-upaya-pikat-investasi-OtW1P42aRh.jpg</image><title>Sri Mulyani bertemu fitch rating (Foto:Instagram)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yNy8yMC8xNzQyODMvNS94OHB6cDNr&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan Sri Mulyani melakukan pertemuan dengan lembaga rating internasional Fitch Rating. Dalam pertemuan tersebut Sri Mulyani membeberkan upayanya dalam menarik investasi ke Indonesia.

BACA JUGA:
Jokowi Minta Syarat Kredit Tak Hanya Agunan, Erick Thohir Colek Sri Mulyani hingga OJK


Untuk menjadi high growth and high income country (negara dengan pertumbuhan ekonomi dan penghasilan yang tinggi), Sri Mulyani Indrawati menyebut bahwa capital adalah syarat penting yang harus terpenuhi.
Salah satu cara memenuhi syarat tersebut yaitu melalui penanaman investasi, dan inilah yang sedang Indonesia upayakan.

BACA JUGA:
Hadapi Guncangan Dunia, Sri Mulyani Cari Cara Terbaik Kokohkan Posisi RI


&quot;Sore ini setelah kembali ke Jakarta, saya bertemu dengan Fitch Rating &amp;ndash;lembaga rating internasional&amp;ndash; dan bercerita beragam upaya yang Indonesia lakukan untuk menarik investasi ke dalam negeri,&quot; ujar Sri melalui akun Instagram resminya @smindrawati di Jakarta, Jumat (8/12/2023).
Indonesia melalui pemerintah melakukan banyak hal terkait ini. Di antaranya, pemerintah melakukan reformasi, baik secara regulasi melalui UU Ciptaker, juga melalui sisi birokrasi dari level pemerintah pusat hingga daerah, untuk menciptakan kemudahan dalam menjalankan bisnis di Indonesia bagi para investor.
&quot;Di samping itu, kita juga menciptakan Indonesia Investment Authority  (INA) sebagai Lembaga Sui Generis atau lembaga yang dibentuk secara  khusus berdasarkan UU. INA membawa misi khusus, yaitu menarik lebih  banyak investasi ke Indonesia,&quot; jelas Sri.
Untuk mentransformasikan ekonomi Indonesia, dibutuhkan lebih banyak  capital investment, termasuk climate investment yang sedang dan akan  terus digalakkan.
&quot;INA dalam hal ini memiliki peran yang sangat spesial dan penting  untuk mewujudkan apa yang dicita-citakan bangsa Indonesia..!&quot; tutup Sri.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yNy8yMC8xNzQyODMvNS94OHB6cDNr&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan Sri Mulyani melakukan pertemuan dengan lembaga rating internasional Fitch Rating. Dalam pertemuan tersebut Sri Mulyani membeberkan upayanya dalam menarik investasi ke Indonesia.

BACA JUGA:
Jokowi Minta Syarat Kredit Tak Hanya Agunan, Erick Thohir Colek Sri Mulyani hingga OJK


Untuk menjadi high growth and high income country (negara dengan pertumbuhan ekonomi dan penghasilan yang tinggi), Sri Mulyani Indrawati menyebut bahwa capital adalah syarat penting yang harus terpenuhi.
Salah satu cara memenuhi syarat tersebut yaitu melalui penanaman investasi, dan inilah yang sedang Indonesia upayakan.

BACA JUGA:
Hadapi Guncangan Dunia, Sri Mulyani Cari Cara Terbaik Kokohkan Posisi RI


&quot;Sore ini setelah kembali ke Jakarta, saya bertemu dengan Fitch Rating &amp;ndash;lembaga rating internasional&amp;ndash; dan bercerita beragam upaya yang Indonesia lakukan untuk menarik investasi ke dalam negeri,&quot; ujar Sri melalui akun Instagram resminya @smindrawati di Jakarta, Jumat (8/12/2023).
Indonesia melalui pemerintah melakukan banyak hal terkait ini. Di antaranya, pemerintah melakukan reformasi, baik secara regulasi melalui UU Ciptaker, juga melalui sisi birokrasi dari level pemerintah pusat hingga daerah, untuk menciptakan kemudahan dalam menjalankan bisnis di Indonesia bagi para investor.
&quot;Di samping itu, kita juga menciptakan Indonesia Investment Authority  (INA) sebagai Lembaga Sui Generis atau lembaga yang dibentuk secara  khusus berdasarkan UU. INA membawa misi khusus, yaitu menarik lebih  banyak investasi ke Indonesia,&quot; jelas Sri.
Untuk mentransformasikan ekonomi Indonesia, dibutuhkan lebih banyak  capital investment, termasuk climate investment yang sedang dan akan  terus digalakkan.
&quot;INA dalam hal ini memiliki peran yang sangat spesial dan penting  untuk mewujudkan apa yang dicita-citakan bangsa Indonesia..!&quot; tutup Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
