<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Ungkap Stabilitas Nilai Rupiah di Pekan Awal Desember</title><description>BI mencatat nilai tukar rupiah periode 4-7 Desember 2023, pada akhir hari Kamis, 7 Desember 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/08/320/2935375/bi-ungkap-stabilitas-nilai-rupiah-di-pekan-awal-desember</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/08/320/2935375/bi-ungkap-stabilitas-nilai-rupiah-di-pekan-awal-desember"/><item><title>BI Ungkap Stabilitas Nilai Rupiah di Pekan Awal Desember</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/08/320/2935375/bi-ungkap-stabilitas-nilai-rupiah-di-pekan-awal-desember</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/08/320/2935375/bi-ungkap-stabilitas-nilai-rupiah-di-pekan-awal-desember</guid><pubDate>Jum'at 08 Desember 2023 18:55 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/08/320/2935375/bi-ungkap-stabilitas-nilai-rupiah-di-pekan-awal-desember-qv94sObVmH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nilai Tukai Rupiah (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/08/320/2935375/bi-ungkap-stabilitas-nilai-rupiah-di-pekan-awal-desember-qv94sObVmH.jpg</image><title>Nilai Tukai Rupiah (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNy8xLzE3NDgwMS81L3g4cWJoc2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash;  Bank Indonesia (BI) mencatat nilai tukar rupiah periode 4-7 Desember 2023, pada akhir hari Kamis, 7 Desember 2023, Rupiah ditutup pada level (bid) Rp15.510 per dolar AS/USD.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono menyatakan yield Surat Berharga Negara (SBN) 10 tahun turun ke 6,57%. Indeks DXY menguat ke 103,54. Sementara itu, yield US Treasury (UST) 10 tahun turun ke level 4,150%.

BACA JUGA:
Bank Indonesia Tarik Uang Koin Rp500 Melati dari Peredaran

&quot;Pada pagi hari ini 8 Desember 2023, Rupiah dibuka pada level (bid) Rp15.490 per USD dan yield SBN 10 tahun stabil ke 6,57%,&quot; ucap Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono di Jakarta, Jumat (8/12/2023).
Selanjutnya, terkait aliran modal asing di minggu I Desember 2023, premi CDS  Indonesia 5 tahun per 7 Desember 2023 sebesar 74,46 bps, naik dibandingkan per 1 Desember 2023 sebesar 72,93 bps.

BACA JUGA:
Uang Koin Rp500 Melati Ditarik Bank Indonesia, Berikut Spesifikasinya

&quot;Berdasarkan data transaksi 4 &amp;ndash; 7 Desember 2023, nonresiden di pasar keuangan domestik tercatat beli neto Rp4,10 triliun, dengan detail beli neto Rp1,14 triliun di pasar SBN, jual neto Rp0,84 triliun di pasar saham, dan beli neto Rp3,81 triliun di SRBI,&quot; sambungnya.Selama tahun 2023, Erwin menyebut bahwa berdasarkan data setelmen sampai dengan 7 Desember 2023, nonresiden beli neto Rp76,14 triliun di pasar SBN, jual neto Rp15,29 triliun di pasar saham, dan beli neto Rp40,44 triliun di SRBI.
&quot;Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNy8xLzE3NDgwMS81L3g4cWJoc2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash;  Bank Indonesia (BI) mencatat nilai tukar rupiah periode 4-7 Desember 2023, pada akhir hari Kamis, 7 Desember 2023, Rupiah ditutup pada level (bid) Rp15.510 per dolar AS/USD.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono menyatakan yield Surat Berharga Negara (SBN) 10 tahun turun ke 6,57%. Indeks DXY menguat ke 103,54. Sementara itu, yield US Treasury (UST) 10 tahun turun ke level 4,150%.

BACA JUGA:
Bank Indonesia Tarik Uang Koin Rp500 Melati dari Peredaran

&quot;Pada pagi hari ini 8 Desember 2023, Rupiah dibuka pada level (bid) Rp15.490 per USD dan yield SBN 10 tahun stabil ke 6,57%,&quot; ucap Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono di Jakarta, Jumat (8/12/2023).
Selanjutnya, terkait aliran modal asing di minggu I Desember 2023, premi CDS  Indonesia 5 tahun per 7 Desember 2023 sebesar 74,46 bps, naik dibandingkan per 1 Desember 2023 sebesar 72,93 bps.

BACA JUGA:
Uang Koin Rp500 Melati Ditarik Bank Indonesia, Berikut Spesifikasinya

&quot;Berdasarkan data transaksi 4 &amp;ndash; 7 Desember 2023, nonresiden di pasar keuangan domestik tercatat beli neto Rp4,10 triliun, dengan detail beli neto Rp1,14 triliun di pasar SBN, jual neto Rp0,84 triliun di pasar saham, dan beli neto Rp3,81 triliun di SRBI,&quot; sambungnya.Selama tahun 2023, Erwin menyebut bahwa berdasarkan data setelmen sampai dengan 7 Desember 2023, nonresiden beli neto Rp76,14 triliun di pasar SBN, jual neto Rp15,29 triliun di pasar saham, dan beli neto Rp40,44 triliun di SRBI.
&quot;Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
