<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hadapi Perubahan Iklim, RI Siap Bangun 50 Bendungan Baru dalam 5 Tahun</title><description>Basuki Hadimuljono menyebut Indonesia memerlukan lebih banyak bendungan untuk menjaga ketahanan air.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/10/470/2936005/hadapi-perubahan-iklim-ri-siap-bangun-50-bendungan-baru-dalam-5-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/10/470/2936005/hadapi-perubahan-iklim-ri-siap-bangun-50-bendungan-baru-dalam-5-tahun"/><item><title>Hadapi Perubahan Iklim, RI Siap Bangun 50 Bendungan Baru dalam 5 Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/10/470/2936005/hadapi-perubahan-iklim-ri-siap-bangun-50-bendungan-baru-dalam-5-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/10/470/2936005/hadapi-perubahan-iklim-ri-siap-bangun-50-bendungan-baru-dalam-5-tahun</guid><pubDate>Minggu 10 Desember 2023 10:02 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/10/470/2936005/hadapi-perubahan-iklim-ri-siap-bangun-50-bendungan-baru-dalam-5-tahun-gXZVcum8N1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bendungan di Indonesia (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/10/470/2936005/hadapi-perubahan-iklim-ri-siap-bangun-50-bendungan-baru-dalam-5-tahun-gXZVcum8N1.jpg</image><title>Bendungan di Indonesia (Foto: PUPR)</title></images><description>


JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menyebut Indonesia memerlukan lebih banyak bendungan untuk menjaga ketahanan air dan pangan untuk menghadapi perubahan iklim.
Dia menjelaskan, Indonesia telah membangun 61 bendungan dalam 10 tahun terakhir. Ia harap ke depan bisa terus dilanjutkan dengan membangun 50 bendungan baru setiap 5 tahun.

BACA JUGA:
Pak Bas Nangis Usai Umumkan Kenaikan Tukin PNS PUPR

&quot;Indonesia butuh banyak tambahan tampungan air lagi untuk menghadapi cuaca ekstrem dan perubahan iklim. Tidak ada pilihan lain untuk mengatasi banjir dan kekeringan, kecuali dengan menambah bendungan dan embung lebih banyak lagi,&quot; ujar Menteri Basuki dalam keterangan tertulisnya, Minggu (10/12/2023).
Lebih lanjut, menurutnya, kehadiran bendungan mampu untuk menanggulangi dampak dari adanya perubahan iklim. Ketika musim kemarau panjang tengah melanda, air di bendungan mampu memenuhi kebutuhan air, sedangkan ketika musim hujan datang, bendungan bisa menjadi wadah tampung air hujan yang turun.

BACA JUGA:
Menteri PUPR Sebut SDM Unggul Solusi untuk Tantangan Pembangunan

&quot;Kita harus terus menjaga intellectual exercise kita dalam membangun dan mengelola bendungan. Jika selama ini kita membangun bendungan dengan tipe yang sama, rockfill dam, maka ke depannya kita perlu inovasi agar teknologi bendungan kita bisa lebih baik dan maju,&quot; kata Menteri Basuki.Sekretaris Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Airlangga Mardjono menambahkan, setidaknya ada 5 isu utama yang menyangkut tentang bendungan. Seperti, bendungan dan adaptasi terhadap perubahan iklim, tantangan pembangunan bendungan dan tanggul di masa depan.
Kemudian soal keamanan bendungan dan tanggul dalam menghadapi cuaca ekstrim, keamanan bendungan terhadap gempa, serta meningkatkan peran bendungan beserta waduknya dalam mendukung energi baru dan energi terbarukan.
&quot;Kami mengajak semua pemangku kepentingan dari pemerintah, akademisi, industri, organisasi dan masyarakat luas untuk bersama-sama bertukar pikiran dan berkolaborasi,&quot; pungkas Airlangga.</description><content:encoded>


JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menyebut Indonesia memerlukan lebih banyak bendungan untuk menjaga ketahanan air dan pangan untuk menghadapi perubahan iklim.
Dia menjelaskan, Indonesia telah membangun 61 bendungan dalam 10 tahun terakhir. Ia harap ke depan bisa terus dilanjutkan dengan membangun 50 bendungan baru setiap 5 tahun.

BACA JUGA:
Pak Bas Nangis Usai Umumkan Kenaikan Tukin PNS PUPR

&quot;Indonesia butuh banyak tambahan tampungan air lagi untuk menghadapi cuaca ekstrem dan perubahan iklim. Tidak ada pilihan lain untuk mengatasi banjir dan kekeringan, kecuali dengan menambah bendungan dan embung lebih banyak lagi,&quot; ujar Menteri Basuki dalam keterangan tertulisnya, Minggu (10/12/2023).
Lebih lanjut, menurutnya, kehadiran bendungan mampu untuk menanggulangi dampak dari adanya perubahan iklim. Ketika musim kemarau panjang tengah melanda, air di bendungan mampu memenuhi kebutuhan air, sedangkan ketika musim hujan datang, bendungan bisa menjadi wadah tampung air hujan yang turun.

BACA JUGA:
Menteri PUPR Sebut SDM Unggul Solusi untuk Tantangan Pembangunan

&quot;Kita harus terus menjaga intellectual exercise kita dalam membangun dan mengelola bendungan. Jika selama ini kita membangun bendungan dengan tipe yang sama, rockfill dam, maka ke depannya kita perlu inovasi agar teknologi bendungan kita bisa lebih baik dan maju,&quot; kata Menteri Basuki.Sekretaris Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR Airlangga Mardjono menambahkan, setidaknya ada 5 isu utama yang menyangkut tentang bendungan. Seperti, bendungan dan adaptasi terhadap perubahan iklim, tantangan pembangunan bendungan dan tanggul di masa depan.
Kemudian soal keamanan bendungan dan tanggul dalam menghadapi cuaca ekstrim, keamanan bendungan terhadap gempa, serta meningkatkan peran bendungan beserta waduknya dalam mendukung energi baru dan energi terbarukan.
&quot;Kami mengajak semua pemangku kepentingan dari pemerintah, akademisi, industri, organisasi dan masyarakat luas untuk bersama-sama bertukar pikiran dan berkolaborasi,&quot; pungkas Airlangga.</content:encoded></item></channel></rss>
