<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BEI: Penghimpunan Dana Rights Issue Tembus Rp40,9 Triliun</title><description>BEI menyampaikan bahwa jumlah penghimpunan dana penambahan modal dengan skema rights issue Rp40,9 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/11/278/2936366/bei-penghimpunan-dana-rights-issue-tembus-rp40-9-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/11/278/2936366/bei-penghimpunan-dana-rights-issue-tembus-rp40-9-triliun"/><item><title>BEI: Penghimpunan Dana Rights Issue Tembus Rp40,9 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/11/278/2936366/bei-penghimpunan-dana-rights-issue-tembus-rp40-9-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/11/278/2936366/bei-penghimpunan-dana-rights-issue-tembus-rp40-9-triliun</guid><pubDate>Senin 11 Desember 2023 07:44 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/11/278/2936366/bei-penghimpunan-dana-rights-issue-tembus-rp40-9-triliun-DGrdYkyya2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BEI: Penghimpunan Dana Rights Issue Tembus Rp40,9 Triliun. (Foto: BEI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/11/278/2936366/bei-penghimpunan-dana-rights-issue-tembus-rp40-9-triliun-DGrdYkyya2.jpg</image><title>BEI: Penghimpunan Dana Rights Issue Tembus Rp40,9 Triliun. (Foto: BEI)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa jumlah penghimpunan dana penambahan modal dengan skema rights issue Rp40,9 triliun.

Angka tersebut direalisasikan oleh 27 perusahaan tercatat efektif per 8 Desember 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

27 Perusahaan Antre Melantai di BEI

&amp;ldquo;Untuk Rights Issue, per tanggal 8 Desember 2023 telah terdapat 27 perusahaan tercatat yang telah menerbitkan right issue dengan total nilai Rp40,9 triliun,&amp;rdquo; kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna kepada wartawan, Sabtu, 9 Desember 2023.

Adapun saat ini masih terdapat 24 perusahaan tercatat yang masuk dalam pipeline aksi korporasi tersebut. Penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) itu berpotensi dilakukan dalam waktu dekat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BEI Minta GOTO Buka-bukaan soal Investasi TikTok di Tokopedia

Nyoman merinci bahwa sebagian besar korporasi yang berada dalam antrean merupakan perusahaan sektor konsumer siklikal, terdiri dari 8 konsumer siklikal, dan 4 non-siklikal.

Selanjutnya, terdapat 5 perusahaan dari sektor keuangan, disusul 4 emiten dari sektor energi.



Sebanyak 1 perusahaan masing-masing mewakili sektor bahan baku, infrastruktur, dan transportasi-logistik juga siap menambah modal baru.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa jumlah penghimpunan dana penambahan modal dengan skema rights issue Rp40,9 triliun.

Angka tersebut direalisasikan oleh 27 perusahaan tercatat efektif per 8 Desember 2023.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

27 Perusahaan Antre Melantai di BEI

&amp;ldquo;Untuk Rights Issue, per tanggal 8 Desember 2023 telah terdapat 27 perusahaan tercatat yang telah menerbitkan right issue dengan total nilai Rp40,9 triliun,&amp;rdquo; kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna kepada wartawan, Sabtu, 9 Desember 2023.

Adapun saat ini masih terdapat 24 perusahaan tercatat yang masuk dalam pipeline aksi korporasi tersebut. Penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) itu berpotensi dilakukan dalam waktu dekat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BEI Minta GOTO Buka-bukaan soal Investasi TikTok di Tokopedia

Nyoman merinci bahwa sebagian besar korporasi yang berada dalam antrean merupakan perusahaan sektor konsumer siklikal, terdiri dari 8 konsumer siklikal, dan 4 non-siklikal.

Selanjutnya, terdapat 5 perusahaan dari sektor keuangan, disusul 4 emiten dari sektor energi.



Sebanyak 1 perusahaan masing-masing mewakili sektor bahan baku, infrastruktur, dan transportasi-logistik juga siap menambah modal baru.</content:encoded></item></channel></rss>
