<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag: Kita Tidak Anti Produk dari Manapun, Cuma Kita Atur</title><description>PT GoTo Gojek Tokopedia tbk (GOTO) dan TikTok meresmikan kampanye &amp;lsquo;beli  lokal&amp;rsquo; dalam rangka Hari Belanja Online Nasional (HARBOLNAS) 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/12/320/2937520/mendag-kita-tidak-anti-produk-dari-manapun-cuma-kita-atur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/12/320/2937520/mendag-kita-tidak-anti-produk-dari-manapun-cuma-kita-atur"/><item><title>Mendag: Kita Tidak Anti Produk dari Manapun, Cuma Kita Atur</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/12/320/2937520/mendag-kita-tidak-anti-produk-dari-manapun-cuma-kita-atur</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/12/320/2937520/mendag-kita-tidak-anti-produk-dari-manapun-cuma-kita-atur</guid><pubDate>Selasa 12 Desember 2023 17:45 WIB</pubDate><dc:creator>Fadila Nur Hasan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/12/320/2937520/mendag-kita-tidak-anti-produk-dari-manapun-cuma-kita-atur-hhLNRvxadT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag sebut Indonesia tidak anti produk luar negeri (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/12/320/2937520/mendag-kita-tidak-anti-produk-dari-manapun-cuma-kita-atur-hhLNRvxadT.jpg</image><title>Mendag sebut Indonesia tidak anti produk luar negeri (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yMi8xLzE3NDA2Mi81L3g4cHVka2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan TikTok meresmikan kampanye &amp;lsquo;beli lokal&amp;rsquo; dalam rangka Hari Belanja Online Nasional (HARBOLNAS) 2023.
Acara ini dilakukan sebagai langkah pemberdayaan dan perluasan pasar bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kampanye &amp;lsquo;Beli Lokal&amp;rsquo; tersebut mempromosikan berbagai jenis merchant dengan fokus utama produk Indonesia.

BACA JUGA:
Ternyata Ini Alasan TikTok Investasi Rp23 Triliun ke GOTO


Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan penopangan ekonomi Indonesia itu adalah UMKM. 60% Produk Domestik Bruto (PDB), 90% Tenaga Kerja dari UMKM. Oleh karena itu perhatian dan keberpihakan Political will dari pemerintah untuk mengembangkan dan melindungi bidang ini memang harus sungguh-sungguh dilakukan.
Zulkifli menambahkan perkembangan teknologi mau tidak mau memang mengharuskan kita berusaha dengan sistem yang baru. UMKM selain offline, mau tidak mau harus mengikuti perkembangan. Justru itu pemerintah menata agar perkembangan teknologi yang dipakai bisa mendukung UMKM dan Industri dalam negeri bahkan Go Internasional.

BACA JUGA:
Saham GOTO Rebound Capai Rp81 Usai Kerja Sama dengan TikTok


&amp;ldquo;Pemerintah Indonesia tidak ada anti produk dari mana pun, kita tidak ada larang melarang itu tidak ada. yang ada di kita, kita atur, kita tata, agar ekosistemnya itu bisa bermanfaat dan membantu mengembangkan ekonomi Indonesia selain dalam negeri atau bisa Go Internasional, jadi kalau tiktok kemarin dilarang, sebenarnya bukan dilarang, tapi diatur. Tiktoknya kan tetap masih ada e-commerce saja yang tidak ada,&amp;rdquo; kata Zulkifli Hasan, Selasa (12/12/2023).
&amp;ldquo;Perkembangan e-commerce sendiri luar biasa 2018 transaksinya Rp6,8  triliun kemudian 2022 sudah 22,7 triliun tentu 2023 akan meningkat lagi.  karena itulah yang harus ekosistem kita bangun, sehingga setahap demi  setahap e-commerce ini bisa menjadi suatu ekosistem yang sungguh-sungguh  bisa membantu ekonomi Indonesia.&amp;rdquo; lanjut Zulkifli.
Kerja sama antara TikTok dan Tokopedia merupakan sebagai kembalinya  platform media sosial TikTok ke bisnis e-commerce di Indonesia, setelah  sempat berhenti beroperasi akibat regulasi pemerintah. Dengan kolaborasi  ini, kedua perusahaan berharap dapat bermanfaat khususnya dalam  menciptakan lapangan pekerjaan dan memperkuat posisi pasar e-commerce  Indonesia.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yMi8xLzE3NDA2Mi81L3g4cHVka2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan TikTok meresmikan kampanye &amp;lsquo;beli lokal&amp;rsquo; dalam rangka Hari Belanja Online Nasional (HARBOLNAS) 2023.
Acara ini dilakukan sebagai langkah pemberdayaan dan perluasan pasar bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kampanye &amp;lsquo;Beli Lokal&amp;rsquo; tersebut mempromosikan berbagai jenis merchant dengan fokus utama produk Indonesia.

BACA JUGA:
Ternyata Ini Alasan TikTok Investasi Rp23 Triliun ke GOTO


Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan penopangan ekonomi Indonesia itu adalah UMKM. 60% Produk Domestik Bruto (PDB), 90% Tenaga Kerja dari UMKM. Oleh karena itu perhatian dan keberpihakan Political will dari pemerintah untuk mengembangkan dan melindungi bidang ini memang harus sungguh-sungguh dilakukan.
Zulkifli menambahkan perkembangan teknologi mau tidak mau memang mengharuskan kita berusaha dengan sistem yang baru. UMKM selain offline, mau tidak mau harus mengikuti perkembangan. Justru itu pemerintah menata agar perkembangan teknologi yang dipakai bisa mendukung UMKM dan Industri dalam negeri bahkan Go Internasional.

BACA JUGA:
Saham GOTO Rebound Capai Rp81 Usai Kerja Sama dengan TikTok


&amp;ldquo;Pemerintah Indonesia tidak ada anti produk dari mana pun, kita tidak ada larang melarang itu tidak ada. yang ada di kita, kita atur, kita tata, agar ekosistemnya itu bisa bermanfaat dan membantu mengembangkan ekonomi Indonesia selain dalam negeri atau bisa Go Internasional, jadi kalau tiktok kemarin dilarang, sebenarnya bukan dilarang, tapi diatur. Tiktoknya kan tetap masih ada e-commerce saja yang tidak ada,&amp;rdquo; kata Zulkifli Hasan, Selasa (12/12/2023).
&amp;ldquo;Perkembangan e-commerce sendiri luar biasa 2018 transaksinya Rp6,8  triliun kemudian 2022 sudah 22,7 triliun tentu 2023 akan meningkat lagi.  karena itulah yang harus ekosistem kita bangun, sehingga setahap demi  setahap e-commerce ini bisa menjadi suatu ekosistem yang sungguh-sungguh  bisa membantu ekonomi Indonesia.&amp;rdquo; lanjut Zulkifli.
Kerja sama antara TikTok dan Tokopedia merupakan sebagai kembalinya  platform media sosial TikTok ke bisnis e-commerce di Indonesia, setelah  sempat berhenti beroperasi akibat regulasi pemerintah. Dengan kolaborasi  ini, kedua perusahaan berharap dapat bermanfaat khususnya dalam  menciptakan lapangan pekerjaan dan memperkuat posisi pasar e-commerce  Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
