<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Pemilik Pegipegi yang Tutup Usai 12 Tahun Beroperasi</title><description>Ini pemilik Pegipegi yang tutup usai 12 tahun beroperasi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/12/320/2937663/ini-pemilik-pegipegi-yang-tutup-usai-12-tahun-beroperasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/12/320/2937663/ini-pemilik-pegipegi-yang-tutup-usai-12-tahun-beroperasi"/><item><title>Ini Pemilik Pegipegi yang Tutup Usai 12 Tahun Beroperasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/12/320/2937663/ini-pemilik-pegipegi-yang-tutup-usai-12-tahun-beroperasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/12/320/2937663/ini-pemilik-pegipegi-yang-tutup-usai-12-tahun-beroperasi</guid><pubDate>Selasa 12 Desember 2023 21:01 WIB</pubDate><dc:creator>Candra Gunawan Nurhakim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/12/320/2937663/ini-pemilik-pegipegi-yang-tutup-usai-12-tahun-beroperasi-1Qzq8KDC3B.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ini pemilik pegipegi yang tutup usai 12 tahun beroperasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/12/320/2937663/ini-pemilik-pegipegi-yang-tutup-usai-12-tahun-beroperasi-1Qzq8KDC3B.jpg</image><title>Ini pemilik pegipegi yang tutup usai 12 tahun beroperasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yMy80LzE1NzQyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Ini pemilik Pegipegi yang tutup usai 12 tahun beroperasi. Pegipegi atau PT Go Online Destinations, adalah sebuah perusahaan pemesanan tiket dan penginapan yang dilakukan secara daring melalui situs web serta ponsel.
Pegipegi telah terhubung langsung dengan lebih dari 7000 hotel, 20.000 rute penerbangan, 1.600 rute kereta api dan kereta api bandara (Railink). Pegipegi dianggap telah memberikan kemudahan bagi seseorang dalam merencanakan dan menikmati liburan terbaik dengan biaya terjangkau yang lebih hemat.

BACA JUGA:
Pegipegi Tutup, Pelanggan: Travel Murah untuk Kaum Mending 


PegiPegi juga merupakan salah satu kompetitor Traveloka dan Tiket.com yang menjadi &quot;top of mind&quot; masyarakat dalam melakukan pemesanan tiket hotel dan penginapan dengan harga yang relatif murah.
Lantas siapa pemilik Pegipegi yang tutup usai 12 tahun beroperasi?

BACA JUGA:
Pegipegi Tutup Setelah 12 Tahun Beroperasi


Dikutip Oleh Okezone pada, Selasa (12/12/2023) bahwa semenjak tahun 2018, pegipegi sudah diambil alih oleh Jet Tech Innovation Ventures, sebuah perusahaan ventura di Singapura. Akan tetapi perlu diketahui bahwa awalnya Pegipegi ini didukung penuh oleh tiga perusahaan yaitu, PT Alternative Media (AMG), Recruit Holdings, dan Altavindo.
Dukungan-dukungan yang diberikan dari ketiga perusahaan itu ternyata membuat pegipegi resmi didirikan untuk pertama kalinya sebagai agen perjalanan daring atau OTA yang melayani pemesanan hotel di Indonesia pada tanggal 7 Mei 2012 oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu.
Pegipegi sendiri beroperasi menjadi OTA hampir genap 12 tahun  lamanya, dengan menemani perjalanan traveler mulai dari menyediakan  tiket pesawat murah hingga kamar hotel dengan harga yang cukup miring.  Namun kini, Pegipegi sudah tidak bisa lagi melayani traveler dan harus  pamit undur diri.
&amp;ldquo;Hi Pelanggan Setia Pegipegi!,&amp;rdquo; sapa pada akun Instagram resmi @pegipegi
&amp;ldquo;Hampir genap 12 tahun menjadi solusi travel kamu merupakan  pengalaman yang tak tergantikan bagi Pegipegi. Namun dengan berat hati,  hari ini per tanggal 11 Desember 2023, Pegipegi harus pamit,&amp;rdquo; lanjutnya.
Pihak mereka pun telah menyampaikan bahwa Pegipegi terakhir menerima  pesanan pada 10 Desember lalu pukul 23:59 WIB. Sehingga bagi pelanggan  yang telah melakukan pembelian di aplikasi sebelum penutupan masih bisa  digunakan dan masih tetap berlaku.
Demikian sejumlah informasi mengenai siapa pemilik Pegipegi yang tutup usai 12 tahun beroperasi.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8xMS8yMy80LzE1NzQyNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Ini pemilik Pegipegi yang tutup usai 12 tahun beroperasi. Pegipegi atau PT Go Online Destinations, adalah sebuah perusahaan pemesanan tiket dan penginapan yang dilakukan secara daring melalui situs web serta ponsel.
Pegipegi telah terhubung langsung dengan lebih dari 7000 hotel, 20.000 rute penerbangan, 1.600 rute kereta api dan kereta api bandara (Railink). Pegipegi dianggap telah memberikan kemudahan bagi seseorang dalam merencanakan dan menikmati liburan terbaik dengan biaya terjangkau yang lebih hemat.

BACA JUGA:
Pegipegi Tutup, Pelanggan: Travel Murah untuk Kaum Mending 


PegiPegi juga merupakan salah satu kompetitor Traveloka dan Tiket.com yang menjadi &quot;top of mind&quot; masyarakat dalam melakukan pemesanan tiket hotel dan penginapan dengan harga yang relatif murah.
Lantas siapa pemilik Pegipegi yang tutup usai 12 tahun beroperasi?

BACA JUGA:
Pegipegi Tutup Setelah 12 Tahun Beroperasi


Dikutip Oleh Okezone pada, Selasa (12/12/2023) bahwa semenjak tahun 2018, pegipegi sudah diambil alih oleh Jet Tech Innovation Ventures, sebuah perusahaan ventura di Singapura. Akan tetapi perlu diketahui bahwa awalnya Pegipegi ini didukung penuh oleh tiga perusahaan yaitu, PT Alternative Media (AMG), Recruit Holdings, dan Altavindo.
Dukungan-dukungan yang diberikan dari ketiga perusahaan itu ternyata membuat pegipegi resmi didirikan untuk pertama kalinya sebagai agen perjalanan daring atau OTA yang melayani pemesanan hotel di Indonesia pada tanggal 7 Mei 2012 oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu.
Pegipegi sendiri beroperasi menjadi OTA hampir genap 12 tahun  lamanya, dengan menemani perjalanan traveler mulai dari menyediakan  tiket pesawat murah hingga kamar hotel dengan harga yang cukup miring.  Namun kini, Pegipegi sudah tidak bisa lagi melayani traveler dan harus  pamit undur diri.
&amp;ldquo;Hi Pelanggan Setia Pegipegi!,&amp;rdquo; sapa pada akun Instagram resmi @pegipegi
&amp;ldquo;Hampir genap 12 tahun menjadi solusi travel kamu merupakan  pengalaman yang tak tergantikan bagi Pegipegi. Namun dengan berat hati,  hari ini per tanggal 11 Desember 2023, Pegipegi harus pamit,&amp;rdquo; lanjutnya.
Pihak mereka pun telah menyampaikan bahwa Pegipegi terakhir menerima  pesanan pada 10 Desember lalu pukul 23:59 WIB. Sehingga bagi pelanggan  yang telah melakukan pembelian di aplikasi sebelum penutupan masih bisa  digunakan dan masih tetap berlaku.
Demikian sejumlah informasi mengenai siapa pemilik Pegipegi yang tutup usai 12 tahun beroperasi.</content:encoded></item></channel></rss>
