<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Global Melambat</title><description>Bank Indonesia (BI) memproyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun 2023 sebesar 2,9%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/12/320/2937694/bi-prediksi-pertumbuhan-ekonomi-global-melambat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/12/320/2937694/bi-prediksi-pertumbuhan-ekonomi-global-melambat"/><item><title>BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Global Melambat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/12/320/2937694/bi-prediksi-pertumbuhan-ekonomi-global-melambat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/12/320/2937694/bi-prediksi-pertumbuhan-ekonomi-global-melambat</guid><pubDate>Selasa 12 Desember 2023 21:06 WIB</pubDate><dc:creator>Pika Piqhaniah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/12/320/2937694/bi-prediksi-pertumbuhan-ekonomi-global-melambat-e59ktk4ejP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BI proyeksi pertumbuhan ekonomi global melambat (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/12/320/2937694/bi-prediksi-pertumbuhan-ekonomi-global-melambat-e59ktk4ejP.jpg</image><title>BI proyeksi pertumbuhan ekonomi global melambat (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNy80LzE3MzgyNC81L3g4cHBkM3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun 2023 sebesar 2,9%. Sementara pada 2024 ekonomi global akan melambat menjadi 2,8%.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia, Wahyu Nugroho dalam Seminar Core Indonesia dengan tema &quot;Konsolidasi Ekonomi di Tahun Politik&quot;.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Bertemu Menkeu Australia Jim Chalmers Bahas Tantangan Geopolitik hingga Ekonomi Global


Wahyu mengatakan bahwa ekonomi Indonesia di tahun 2024 dari sisi global lebih rendah. Hal tersebut terjadi bukan karena masalah geopolitik saja. Akan tetapi munculnya fragmentasi dari beberapa hal yang salah satunya adalah investasi.
&amp;ldquo;Memang 2024 ini dari sisi global tidak lebih mudah daripada tahun 2023. Di mana selain masalah geopolitik dan mungkin akan ada fragmentasi yang dari misalnya corporate atau mungkin  investasi,&amp;rdquo; kata Wahyu, Selasa (12/12/2023).

BACA JUGA:
Sri Mulyani Sebut Indonesia Posisi Aman di Tengah Fragmentasi Ekonomi Global


Selain itu, Wahyu juga menyampaikan tantangan yang akan dihadapi ekonomi Indonesia saat ini. Salah satu tantangan yang akan dihadapi adalah pertumbuhan ekonomi global yang melambat. Dia menyebutkan selain melambat, struktur dari ekonomi global sendiri juga akan semakin tidak khusus.
&amp;ldquo;Yang pertama itu mungkin terkait dengan pertumbuhan ekonomi global  yang akan terus melambat dan tidak hanya itu strukturnya juga semakin  tidak khusus. Ini menjadi salah satu tantangan kita ke depan. Perkiraan  kami untuk tahun depan itu sekitar 2,8%,&amp;rdquo; imbuhnya.
Namun, meskipun ekonomi global diprediksi akan melambat, pihak BI  sendiri yakin bahwa pertumbuhan ekonomi di Indonesia akan baik-baik saja  dan meningkat.
&amp;ldquo;Dan kami cukup yakin bahwa tahun ini ya nanti 4,5% sampai demikian  mencapai poin sekitar 5,3%, tahun depan 4,7% hingga 5,5%,&amp;rdquo; tegas Wahyu.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNy80LzE3MzgyNC81L3g4cHBkM3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun 2023 sebesar 2,9%. Sementara pada 2024 ekonomi global akan melambat menjadi 2,8%.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia, Wahyu Nugroho dalam Seminar Core Indonesia dengan tema &quot;Konsolidasi Ekonomi di Tahun Politik&quot;.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Bertemu Menkeu Australia Jim Chalmers Bahas Tantangan Geopolitik hingga Ekonomi Global


Wahyu mengatakan bahwa ekonomi Indonesia di tahun 2024 dari sisi global lebih rendah. Hal tersebut terjadi bukan karena masalah geopolitik saja. Akan tetapi munculnya fragmentasi dari beberapa hal yang salah satunya adalah investasi.
&amp;ldquo;Memang 2024 ini dari sisi global tidak lebih mudah daripada tahun 2023. Di mana selain masalah geopolitik dan mungkin akan ada fragmentasi yang dari misalnya corporate atau mungkin  investasi,&amp;rdquo; kata Wahyu, Selasa (12/12/2023).

BACA JUGA:
Sri Mulyani Sebut Indonesia Posisi Aman di Tengah Fragmentasi Ekonomi Global


Selain itu, Wahyu juga menyampaikan tantangan yang akan dihadapi ekonomi Indonesia saat ini. Salah satu tantangan yang akan dihadapi adalah pertumbuhan ekonomi global yang melambat. Dia menyebutkan selain melambat, struktur dari ekonomi global sendiri juga akan semakin tidak khusus.
&amp;ldquo;Yang pertama itu mungkin terkait dengan pertumbuhan ekonomi global  yang akan terus melambat dan tidak hanya itu strukturnya juga semakin  tidak khusus. Ini menjadi salah satu tantangan kita ke depan. Perkiraan  kami untuk tahun depan itu sekitar 2,8%,&amp;rdquo; imbuhnya.
Namun, meskipun ekonomi global diprediksi akan melambat, pihak BI  sendiri yakin bahwa pertumbuhan ekonomi di Indonesia akan baik-baik saja  dan meningkat.
&amp;ldquo;Dan kami cukup yakin bahwa tahun ini ya nanti 4,5% sampai demikian  mencapai poin sekitar 5,3%, tahun depan 4,7% hingga 5,5%,&amp;rdquo; tegas Wahyu.</content:encoded></item></channel></rss>
