<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Solusi Ganjar Atasi Pupuk Langka di Papua-Kaltim dengan Satu Data Petani</title><description>Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo memberikan solusi  soal kelangkaan pupuk di Papua hingga Kalimantan Timur.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/12/320/2937723/solusi-ganjar-atasi-pupuk-langka-di-papua-kaltim-dengan-satu-data-petani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/12/320/2937723/solusi-ganjar-atasi-pupuk-langka-di-papua-kaltim-dengan-satu-data-petani"/><item><title>Solusi Ganjar Atasi Pupuk Langka di Papua-Kaltim dengan Satu Data Petani</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/12/320/2937723/solusi-ganjar-atasi-pupuk-langka-di-papua-kaltim-dengan-satu-data-petani</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/12/320/2937723/solusi-ganjar-atasi-pupuk-langka-di-papua-kaltim-dengan-satu-data-petani</guid><pubDate>Selasa 12 Desember 2023 21:50 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/12/320/2937723/solusi-ganjar-atasi-pupuk-langka-di-papua-kaltim-dengan-satu-data-petani-ZmIYg4TLKR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Solusi Ganjar atasi pupuk langka (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/12/320/2937723/solusi-ganjar-atasi-pupuk-langka-di-papua-kaltim-dengan-satu-data-petani-ZmIYg4TLKR.jpg</image><title>Solusi Ganjar atasi pupuk langka (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMi8xLzE3NTA2MC81L3g4cWhmejY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo memberikan solusi  soal kelangkaan pupuk di Papua hingga Kalimantan Timur kepada Capres nomor urut dua Prabowo Subianto. Menurutnya, kelangkaan pupuk tidak hanya terjadi di Jawa Tengah melainkan hingga Papua.
&amp;ldquo;Untuk Pak Prabowo, saya harus mengingatkan pak, pupuk langka terjadi di Papua pak, pupuk langka terjadi di Sumatera Utara pak, pupuk langka terjadi di NTT, NTB, Kalimantan Timur, termasuk bensin,&amp;rdquo; kata Ganjar di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023).

BACA JUGA:
Ganjar Bantah Langsung Prabowo Soal Masalah Petani Sulit Dapat Pupuk di Jawa Tengah


Ganjar mengingatkan Prabowo yang pernah menjadi Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Terlebih saat ini, kata Ganjar, data petani belum pernah tuntas diselesaikan.
&amp;ldquo;Mungkin yang bapak sedikit agak lupa untuk saya bisa mengingatkan karena bapak pernah menjadi Ketua HKTI, pak, data petani kita tidak pernah beres,&amp;rdquo; kata Ganjar.

BACA JUGA:
Debat Capres 2024, Ganjar Cerita Pengalaman Keliling Indonesia Serap Aspirasi Rakyat


Dalam kesempatan tersebut, Ganjar pun memberikan solusi terhadap persoalan pupuk langka yang terjadi di berbagai daerah Indonesia.
Ganjar yang juga kerap menangani persoalan pupuk petani saat menjabat 10 tahun sebagai Gubernur Jawa Tengah (Jateng) itu menyebut pengelolaan satu data petani sangat penting dilakukan. Sehingga distribusi pupuk bisa berjalan baik.
&amp;ldquo;Kalau kemudian satu data petani itu bisa kita kelola, distribusi pupuknya harus bisa sampai dan tepat sasaran,&amp;rdquo; imbuhnya.
Di sisi lain, Ganjar melihat bahwa kuota pupuk juga tidak boleh  dibatasi supaya setiap petani mendapatkan akses menanam. Ganjar pun  berkomitmen menangani persoalan ini dalam skala nasional.
&amp;ldquo;Pada saat yg sama kuota pupuk tidak boleh dibatasi, maka ini yang  saya telepon langsung kepada Pak Wapres waktu itu, &amp;lsquo;Pak Wapres tolong,  kasih tambahan, kalau tidak tidak cukup, maka ini terjadi di seluruh  Indonesia&amp;rsquo; dan ini yang harus kita kerjakan nanti,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMi8xLzE3NTA2MC81L3g4cWhmejY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo memberikan solusi  soal kelangkaan pupuk di Papua hingga Kalimantan Timur kepada Capres nomor urut dua Prabowo Subianto. Menurutnya, kelangkaan pupuk tidak hanya terjadi di Jawa Tengah melainkan hingga Papua.
&amp;ldquo;Untuk Pak Prabowo, saya harus mengingatkan pak, pupuk langka terjadi di Papua pak, pupuk langka terjadi di Sumatera Utara pak, pupuk langka terjadi di NTT, NTB, Kalimantan Timur, termasuk bensin,&amp;rdquo; kata Ganjar di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023).

BACA JUGA:
Ganjar Bantah Langsung Prabowo Soal Masalah Petani Sulit Dapat Pupuk di Jawa Tengah


Ganjar mengingatkan Prabowo yang pernah menjadi Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI). Terlebih saat ini, kata Ganjar, data petani belum pernah tuntas diselesaikan.
&amp;ldquo;Mungkin yang bapak sedikit agak lupa untuk saya bisa mengingatkan karena bapak pernah menjadi Ketua HKTI, pak, data petani kita tidak pernah beres,&amp;rdquo; kata Ganjar.

BACA JUGA:
Debat Capres 2024, Ganjar Cerita Pengalaman Keliling Indonesia Serap Aspirasi Rakyat


Dalam kesempatan tersebut, Ganjar pun memberikan solusi terhadap persoalan pupuk langka yang terjadi di berbagai daerah Indonesia.
Ganjar yang juga kerap menangani persoalan pupuk petani saat menjabat 10 tahun sebagai Gubernur Jawa Tengah (Jateng) itu menyebut pengelolaan satu data petani sangat penting dilakukan. Sehingga distribusi pupuk bisa berjalan baik.
&amp;ldquo;Kalau kemudian satu data petani itu bisa kita kelola, distribusi pupuknya harus bisa sampai dan tepat sasaran,&amp;rdquo; imbuhnya.
Di sisi lain, Ganjar melihat bahwa kuota pupuk juga tidak boleh  dibatasi supaya setiap petani mendapatkan akses menanam. Ganjar pun  berkomitmen menangani persoalan ini dalam skala nasional.
&amp;ldquo;Pada saat yg sama kuota pupuk tidak boleh dibatasi, maka ini yang  saya telepon langsung kepada Pak Wapres waktu itu, &amp;lsquo;Pak Wapres tolong,  kasih tambahan, kalau tidak tidak cukup, maka ini terjadi di seluruh  Indonesia&amp;rsquo; dan ini yang harus kita kerjakan nanti,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
