<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TikTok Shop Cuma Beroperasi 4 Bulan, Pro UMKM?</title><description>TikTok telah menginvestasikan sejumlah besar dana, yaitu USD1,5 miliar atau setara dengan Rp23,3 triliun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/13/320/2937597/tiktok-shop-cuma-beroperasi-4-bulan-pro-umkm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/13/320/2937597/tiktok-shop-cuma-beroperasi-4-bulan-pro-umkm"/><item><title>TikTok Shop Cuma Beroperasi 4 Bulan, Pro UMKM?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/13/320/2937597/tiktok-shop-cuma-beroperasi-4-bulan-pro-umkm</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/13/320/2937597/tiktok-shop-cuma-beroperasi-4-bulan-pro-umkm</guid><pubDate>Rabu 13 Desember 2023 03:02 WIB</pubDate><dc:creator>Mieke Dearni Br Tarigan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/12/320/2937597/tiktok-shop-cuma-beroperasi-4-bulan-pro-umkm-DdyUv6miyw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TikTok Shop Beroperasi Lagi. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/12/320/2937597/tiktok-shop-cuma-beroperasi-4-bulan-pro-umkm-DdyUv6miyw.jpg</image><title>TikTok Shop Beroperasi Lagi. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA - TikTok Shop, platform belanja online yang disediakan oleh TikTok, kini hadir kembali di Indonesia setelah TikTok bekerja sama dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Dalam upaya untuk mengembangkan layanan ini, TikTok telah menginvestasikan sejumlah besar dana, yaitu USD1,5 miliar atau setara dengan Rp23,3 triliun (kurs Rp15,550 per USD). Investasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman belanja online bagi pengguna TikTok di Indonesia.

BACA JUGA:
Ternyata Ini Penyebab Saham GOTO Anjlok Usai Tokopedia Diambil Alih TikTok

Presiden Tokopedia, Melissa Siska Juminto, mengungkapkan bahwa saat ini kerja sama antara TikTok dan Tokopedia berada dalam tahap uji coba. Kerja sama ini merupakan langkah yang menarik dan menjanjikan bagi kedua perusahaan dalam menghadirkan pengalaman belanja online yang lebih baik bagi pengguna.
&quot;Ini memang masa uji coba dan fokus kami memang memajukan UMKM,&quot; kata Melissa saat ditemui di Tokopedia Tower, Jakarta, Selasa (12/12/2023).

BACA JUGA:
Ternyata Ini Alasan TikTok Investasi Rp23 Triliun ke GOTO

Untuk itu, pihaknya mengaku akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan. Melissa juga mengungkapkan masa uji coba dilakukan selama tiga hingga empat bulan.
&quot;3-4 bulan (uji coba) dan ini akan terus merambat kepada mereka untuk memikirkan bagaimana yang ideal,&quot; ujarnya.Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Isy Karim, menjelaskan bahwa dalam kerja sama ini masih terdapat banyak komponen yang perlu ditindaklanjuti. Oleh karena itu, pemerintah memberikan waktu sebagai masa transisi selama 3-4 bulan.
&amp;ldquo;Bahwa perlu adanya proses transisi dalam kerja sama ini. Oleh karena itu, pihaknya memberikan waktu selama 3-4 bulan untuk melakukan pemindahan pedagang, transaksi, dan berbagai aspek lainnya yang perlu diurus. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa seluruh proses transisi berjalan dengan baik dan dapat mengakomodasi kebutuhan semua pihak yang terlibat, ujar Isy&amp;rdquo;
Baca Selengkapnya: TikTok Shop Buka Lagi, Masa Uji Coba 4 Bulan</description><content:encoded>JAKARTA - TikTok Shop, platform belanja online yang disediakan oleh TikTok, kini hadir kembali di Indonesia setelah TikTok bekerja sama dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Dalam upaya untuk mengembangkan layanan ini, TikTok telah menginvestasikan sejumlah besar dana, yaitu USD1,5 miliar atau setara dengan Rp23,3 triliun (kurs Rp15,550 per USD). Investasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman belanja online bagi pengguna TikTok di Indonesia.

BACA JUGA:
Ternyata Ini Penyebab Saham GOTO Anjlok Usai Tokopedia Diambil Alih TikTok

Presiden Tokopedia, Melissa Siska Juminto, mengungkapkan bahwa saat ini kerja sama antara TikTok dan Tokopedia berada dalam tahap uji coba. Kerja sama ini merupakan langkah yang menarik dan menjanjikan bagi kedua perusahaan dalam menghadirkan pengalaman belanja online yang lebih baik bagi pengguna.
&quot;Ini memang masa uji coba dan fokus kami memang memajukan UMKM,&quot; kata Melissa saat ditemui di Tokopedia Tower, Jakarta, Selasa (12/12/2023).

BACA JUGA:
Ternyata Ini Alasan TikTok Investasi Rp23 Triliun ke GOTO

Untuk itu, pihaknya mengaku akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan. Melissa juga mengungkapkan masa uji coba dilakukan selama tiga hingga empat bulan.
&quot;3-4 bulan (uji coba) dan ini akan terus merambat kepada mereka untuk memikirkan bagaimana yang ideal,&quot; ujarnya.Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Isy Karim, menjelaskan bahwa dalam kerja sama ini masih terdapat banyak komponen yang perlu ditindaklanjuti. Oleh karena itu, pemerintah memberikan waktu sebagai masa transisi selama 3-4 bulan.
&amp;ldquo;Bahwa perlu adanya proses transisi dalam kerja sama ini. Oleh karena itu, pihaknya memberikan waktu selama 3-4 bulan untuk melakukan pemindahan pedagang, transaksi, dan berbagai aspek lainnya yang perlu diurus. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa seluruh proses transisi berjalan dengan baik dan dapat mengakomodasi kebutuhan semua pihak yang terlibat, ujar Isy&amp;rdquo;
Baca Selengkapnya: TikTok Shop Buka Lagi, Masa Uji Coba 4 Bulan</content:encoded></item></channel></rss>
