<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Literasi Keuangan Meningkat, OJK: Masyarakat Terhindar dari Penipuan</title><description>Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat skor indeks literasi keuangan kini cukup tinggi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/13/320/2937857/literasi-keuangan-meningkat-ojk-masyarakat-terhindar-dari-penipuan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/13/320/2937857/literasi-keuangan-meningkat-ojk-masyarakat-terhindar-dari-penipuan"/><item><title>Literasi Keuangan Meningkat, OJK: Masyarakat Terhindar dari Penipuan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/13/320/2937857/literasi-keuangan-meningkat-ojk-masyarakat-terhindar-dari-penipuan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/13/320/2937857/literasi-keuangan-meningkat-ojk-masyarakat-terhindar-dari-penipuan</guid><pubDate>Rabu 13 Desember 2023 07:43 WIB</pubDate><dc:creator>Arfiah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/13/320/2937857/literasi-keuangan-meningkat-ojk-masyarakat-terhindar-dari-penipuan-QhQAcZkTcc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">OJK Sebut Literasi Keuangan Meningkat. (Foto: OJK)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/13/320/2937857/literasi-keuangan-meningkat-ojk-masyarakat-terhindar-dari-penipuan-QhQAcZkTcc.jpg</image><title>OJK Sebut Literasi Keuangan Meningkat. (Foto: OJK)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNi8xLzE3MTIxNi81L3g4b2JwZ3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat skor indeks literasi keuangan kini cukup tinggi. Hal ini terbilang positif karena menandakan masyarakat mulai teredukasi literasi keuangan dengan baik.

Berdasarkan indeks Literasi dan Inklusi Keuangan (LINK) 2023, Indonesia mendapat skor indeks literasi keuangan sebesar 69,7. Selain itu, hasil riset juga menunjukkan inklusi keuangan nasional memperoleh skor awareness sebesar 64,3%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pinjol Belum Mau IPO, Begini Kata OJK

&amp;ldquo;Kalau masyarakat teredukasi dengan baik, ini bisa menghindarkan masyarakat dari skema penipuan, namun di sisi lain juga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,&amp;rdquo; ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan dan Perlindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi di Jakarta, Rabu (13/12/2023) malam.

Pada indeks ini, terdapat tiga parameter pengukuran, yakni perilaku keuangan, sikap terkait keuangan, dan pengetahuan keuangan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Daftar 173 Pinjol Ilegal Terbaru dari OJK

Indeks Link dibuat menggunakan metode kuantitatif survei terhadap 5.000 responden berusia 18-55 tahun. Riset dilakukan dengan platform data collection tSurvey yang mampu menjangkau responden secara akurat dengan memanfaatkan kapabilitas telco data insight. Sedangkan penyelenggaraannya digelar pada 12-16 Juni 2023.

Sebelumnya, dalam indeks literasi keuangan yang dikeluarkan oleh Organisation for Economic CO-Operation Development (OECD) 2020, Indonesia memperoleh skor 66,5. Skor ini menempatkan Indonesia pada peringkat ke-6 di lingkup global.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

OJK Minta Masyarakat Jangan Utang Pinjol Buat Gaya Hidup


Di sisi lain, Direktur Human Capital and Compliance BNI Mucharom, mengatakan hasil indeks ini menunjukkan kemajuan pada literasi keuangan di Indonesia. Perbandingan itu dapat dilihat lewat indeks literasi keuangan OJK pada 2019 yang hanya memperoleh skor 38,03%.



&amp;ldquo;Ini menjadi modal penting dan fondasi kuat untuk kesejahteraan finansial masyarakat di Indonesia,&amp;rdquo; kata Mucharom.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNi8xLzE3MTIxNi81L3g4b2JwZ3g=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat skor indeks literasi keuangan kini cukup tinggi. Hal ini terbilang positif karena menandakan masyarakat mulai teredukasi literasi keuangan dengan baik.

Berdasarkan indeks Literasi dan Inklusi Keuangan (LINK) 2023, Indonesia mendapat skor indeks literasi keuangan sebesar 69,7. Selain itu, hasil riset juga menunjukkan inklusi keuangan nasional memperoleh skor awareness sebesar 64,3%.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pinjol Belum Mau IPO, Begini Kata OJK

&amp;ldquo;Kalau masyarakat teredukasi dengan baik, ini bisa menghindarkan masyarakat dari skema penipuan, namun di sisi lain juga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,&amp;rdquo; ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan dan Perlindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi di Jakarta, Rabu (13/12/2023) malam.

Pada indeks ini, terdapat tiga parameter pengukuran, yakni perilaku keuangan, sikap terkait keuangan, dan pengetahuan keuangan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Daftar 173 Pinjol Ilegal Terbaru dari OJK

Indeks Link dibuat menggunakan metode kuantitatif survei terhadap 5.000 responden berusia 18-55 tahun. Riset dilakukan dengan platform data collection tSurvey yang mampu menjangkau responden secara akurat dengan memanfaatkan kapabilitas telco data insight. Sedangkan penyelenggaraannya digelar pada 12-16 Juni 2023.

Sebelumnya, dalam indeks literasi keuangan yang dikeluarkan oleh Organisation for Economic CO-Operation Development (OECD) 2020, Indonesia memperoleh skor 66,5. Skor ini menempatkan Indonesia pada peringkat ke-6 di lingkup global.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

OJK Minta Masyarakat Jangan Utang Pinjol Buat Gaya Hidup


Di sisi lain, Direktur Human Capital and Compliance BNI Mucharom, mengatakan hasil indeks ini menunjukkan kemajuan pada literasi keuangan di Indonesia. Perbandingan itu dapat dilihat lewat indeks literasi keuangan OJK pada 2019 yang hanya memperoleh skor 38,03%.



&amp;ldquo;Ini menjadi modal penting dan fondasi kuat untuk kesejahteraan finansial masyarakat di Indonesia,&amp;rdquo; kata Mucharom.</content:encoded></item></channel></rss>
