<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nasib Investasi RI di Tahun Politik 2024 Bergantung Ini </title><description>CORE Indonesia menilai nasib investasi Indonesia akan bergantung kepada siapa calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) terpilih</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/13/320/2937979/nasib-investasi-ri-di-tahun-politik-2024-bergantung-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/13/320/2937979/nasib-investasi-ri-di-tahun-politik-2024-bergantung-ini"/><item><title>Nasib Investasi RI di Tahun Politik 2024 Bergantung Ini </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/13/320/2937979/nasib-investasi-ri-di-tahun-politik-2024-bergantung-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/13/320/2937979/nasib-investasi-ri-di-tahun-politik-2024-bergantung-ini</guid><pubDate>Rabu 13 Desember 2023 11:45 WIB</pubDate><dc:creator>Pika Piqhaniah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/13/320/2937979/nasib-investasi-ri-di-tahun-politik-2024-bergantung-ini-YJND9F2C99.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Nasib Investasi Indonesia di 2024. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/13/320/2937979/nasib-investasi-ri-di-tahun-politik-2024-bergantung-ini-YJND9F2C99.jfif</image><title>Nasib Investasi Indonesia di 2024. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menilai nasib investasi Indonesia akan bergantung kepada siapa calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) terpilih di 2024.
Founder CORE Indonesia Hendri Saparini menyebutkan, Indonesia tidak akan mengikuti pola investasi yang lalu. Hal ini dikarenakan investasi yang terjadi dalam kurun waktu tiga tahun terakhir adalah investasi sektor primer dan sekunder.

BACA JUGA:
Ganjar Jawab Prabowo Soal Sulitnya Masyarakat Dapat Kerja: Kita Buka Ruang Investasi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Menurut CORE Indonesia, kita tidak akan mengikuti pola ini. Mengapa? Karena investasi yang terjadi paling tidak tiga tahun terakhir ini adalah investasi sektor primer, ya terutama tambang dan juga sektor sekunder seperti di logam dasar, petrokimia dan sebagainya,&amp;rdquo; kata Hendri, Rabu (13/12/2023).
Hendri menyebut tren pertumbuhan investasi pada pemilu-pemilu sebelumnya cenderung menurun. Namun, CORE Indonesia sendiri memiliki prediksi bahwa tren investasi pada Pemilu 2024 akan berbeda.

BACA JUGA:
Ternyata Ini Alasan TikTok Investasi Rp23 Triliun ke GOTO

&amp;ldquo;Tren nya itu sedang naik itu tadi data sudah disebutkan. Artinya, apakah 2024 ini tiba-tiba mereka akan menukik? Tidak, ya, malah secara political economy, ini akan berlanjut sampai dengan pemerintahan yang sekarang pemilu,&amp;rdquo; ujar Hendri.Meski demikian, kata Hendri, nasib investasi berada di ambang ketidakpastian. Namun dirinya menyatakan sikap optimis bahwa ekonomi Indonesia akan meningkat sekitar 4,9% pada 2024.
&amp;ldquo;Karena ada ketidakpastian apakah pemerintah dinyatakan data siapa yang menang, itu akan melanjutkan kemudahan investasi di sektor ini. Sehingga Itu sebabnya kemudian CORE cukup optimis bahwa ekonomi akan tumbuh 4,9% sampai 5%. Ini kira-kira yang akan terjadi di 2024,&amp;rdquo; tegasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menilai nasib investasi Indonesia akan bergantung kepada siapa calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) terpilih di 2024.
Founder CORE Indonesia Hendri Saparini menyebutkan, Indonesia tidak akan mengikuti pola investasi yang lalu. Hal ini dikarenakan investasi yang terjadi dalam kurun waktu tiga tahun terakhir adalah investasi sektor primer dan sekunder.

BACA JUGA:
Ganjar Jawab Prabowo Soal Sulitnya Masyarakat Dapat Kerja: Kita Buka Ruang Investasi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Menurut CORE Indonesia, kita tidak akan mengikuti pola ini. Mengapa? Karena investasi yang terjadi paling tidak tiga tahun terakhir ini adalah investasi sektor primer, ya terutama tambang dan juga sektor sekunder seperti di logam dasar, petrokimia dan sebagainya,&amp;rdquo; kata Hendri, Rabu (13/12/2023).
Hendri menyebut tren pertumbuhan investasi pada pemilu-pemilu sebelumnya cenderung menurun. Namun, CORE Indonesia sendiri memiliki prediksi bahwa tren investasi pada Pemilu 2024 akan berbeda.

BACA JUGA:
Ternyata Ini Alasan TikTok Investasi Rp23 Triliun ke GOTO

&amp;ldquo;Tren nya itu sedang naik itu tadi data sudah disebutkan. Artinya, apakah 2024 ini tiba-tiba mereka akan menukik? Tidak, ya, malah secara political economy, ini akan berlanjut sampai dengan pemerintahan yang sekarang pemilu,&amp;rdquo; ujar Hendri.Meski demikian, kata Hendri, nasib investasi berada di ambang ketidakpastian. Namun dirinya menyatakan sikap optimis bahwa ekonomi Indonesia akan meningkat sekitar 4,9% pada 2024.
&amp;ldquo;Karena ada ketidakpastian apakah pemerintah dinyatakan data siapa yang menang, itu akan melanjutkan kemudahan investasi di sektor ini. Sehingga Itu sebabnya kemudian CORE cukup optimis bahwa ekonomi akan tumbuh 4,9% sampai 5%. Ini kira-kira yang akan terjadi di 2024,&amp;rdquo; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
