<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi Janji Tambah Subsidi Pupuk</title><description>Presiden Jokowi janji menambah subsidi pupuk untuk meningkatkan produksi pangan para petani.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/13/320/2938159/presiden-jokowi-janji-tambah-subsidi-pupuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/13/320/2938159/presiden-jokowi-janji-tambah-subsidi-pupuk"/><item><title>Presiden Jokowi Janji Tambah Subsidi Pupuk</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/13/320/2938159/presiden-jokowi-janji-tambah-subsidi-pupuk</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/13/320/2938159/presiden-jokowi-janji-tambah-subsidi-pupuk</guid><pubDate>Rabu 13 Desember 2023 15:52 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/13/320/2938159/presiden-jokowi-janji-tambah-subsidi-pupuk-8RR813aFFe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi janji tambah pupuk subsidi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/13/320/2938159/presiden-jokowi-janji-tambah-subsidi-pupuk-8RR813aFFe.jpg</image><title>Presiden Jokowi janji tambah pupuk subsidi (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMi8xLzE3NTA2My81L3g4cWhob3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Jokowi janji menambah subsidi pupuk untuk meningkatkan produksi pangan para petani. Presiden pun menyampaikan bahwa pemerintah akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk mencegah terjadinya permasalahan yang saat ini dikeluhkan oleh para petani.
Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya pada acara Pembinaan Petani, Penyuluh Pertanian, dan Babinsa se-Provinsi Jawa Tengah, di Alun-alun Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, pada Rabu, 13 Desember 2023.

BACA JUGA:
Solusi Ganjar Atasi Pupuk Langka di Papua-Kaltim dengan Satu Data Petani


&quot;Tadi disampaikan oleh Pak Menteri Pertanian, urusan pupuk, Pak Mentan tadi sudah menyanggupi pupuk 2024, 2023 akhir dan 2024 awal, beliau akan kontrol terus agar tidak ada masalah di lapangan. Subsidi pupuknya, subsidi pupuknya akan saya tambah, karena suplai pupuknya juga ada,&quot; kata Presiden.
Adapun terkait dengan angka subsidi pupuk, Presiden menyampaikan bahwa pemerintah masih akan menghitung angka tersebut terlebih dahulu. Presiden akan meminta Menteri Keuangan untuk menghitung kekurangan anggarannya.

BACA JUGA:
Ganjar Bantah Langsung Prabowo Soal Masalah Petani Sulit Dapat Pupuk di Jawa Tengah


&quot;Nanti akan saya umumkan kalau saya sudah ketemu Menteri Keuangan, sebentar, semuanya itu dihitung, kurangnya berapa itu yang akan saya minta untuk diselesaikan oleh Menteri Keuangan. Pak Mentan ngitung dulu--memang prosedurnya seperti itu--minta persetujuan oleh DPR RI baru Menteri Keuangan bisa menambah,&quot; kata Presiden.
Selanjutnya, Kepala Negara menyebut bahwa ia memahami segala keluhan petani terkait permasalahan pupuk. Kepala Negara pun memastikan bahwa permasalahan pupuk akan menjadi fokus penyelesaian oleh pemerintah.
&quot;Urusan pupuk, karena saya ini ngerti, Pak Menteri Pertanian itu juga  bekas PPL (penyuluh pertanian lapangan), saya juga tiap hari masuk ke  sawah ke desa untuk bertanya kepada petani. Problemnya memang di tahun  tahun terakhir ini memang semuanya mengeluhkan para petani urusan  pupuk,&quot; kata Presiden.
&quot;Urusan pupuk akan menjadi fokus Menteri Pertanian dan akan kita selesaikan,&quot; sambungnya.
Selain itu, Presiden pun telah menyetujui prosedur pembelian pupuk  subsidi agar lebih mudah diakses. Menurutnya, pembelian pupuk subsidi  tidak hanya dapat menggunakan Kartu Tani, tetapi juga dengan menggunakan  KTP.
&quot;Saya sudah menyetujui, untuk pembelian pupuk asal di KTP-nya itu ada  tulisan petani, silakan itu dipakai. Jadi bisa pakai Kartu Tani, bisa  memakai juga KTP. Tapi jangan sampai KTP-nya nanti di sini tertulis  pengusaha, beli pupuk,&quot; tuturnya.
Lebih lanjut, Presiden Jokowi menginstruksikan PPL dan Babinsa untuk  mendampingi para petani agar produksi beras di Provinsi Jawa Tengah  dapat meningkat dengan baik. Kepala Negara pun mendorong peningkatan  produksi bahan pangan agar harga tetap stabil.
&quot;Kita semuanya bertekad agar produktivitas gabah, padi, dan beras di  Jawa Tengah tahun depan sudah meningkat dan surplus sehingga seluruh  petani sejahtera,&quot; ucap Presiden.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMi8xLzE3NTA2My81L3g4cWhob3U=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Jokowi janji menambah subsidi pupuk untuk meningkatkan produksi pangan para petani. Presiden pun menyampaikan bahwa pemerintah akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk mencegah terjadinya permasalahan yang saat ini dikeluhkan oleh para petani.
Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya pada acara Pembinaan Petani, Penyuluh Pertanian, dan Babinsa se-Provinsi Jawa Tengah, di Alun-alun Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, pada Rabu, 13 Desember 2023.

BACA JUGA:
Solusi Ganjar Atasi Pupuk Langka di Papua-Kaltim dengan Satu Data Petani


&quot;Tadi disampaikan oleh Pak Menteri Pertanian, urusan pupuk, Pak Mentan tadi sudah menyanggupi pupuk 2024, 2023 akhir dan 2024 awal, beliau akan kontrol terus agar tidak ada masalah di lapangan. Subsidi pupuknya, subsidi pupuknya akan saya tambah, karena suplai pupuknya juga ada,&quot; kata Presiden.
Adapun terkait dengan angka subsidi pupuk, Presiden menyampaikan bahwa pemerintah masih akan menghitung angka tersebut terlebih dahulu. Presiden akan meminta Menteri Keuangan untuk menghitung kekurangan anggarannya.

BACA JUGA:
Ganjar Bantah Langsung Prabowo Soal Masalah Petani Sulit Dapat Pupuk di Jawa Tengah


&quot;Nanti akan saya umumkan kalau saya sudah ketemu Menteri Keuangan, sebentar, semuanya itu dihitung, kurangnya berapa itu yang akan saya minta untuk diselesaikan oleh Menteri Keuangan. Pak Mentan ngitung dulu--memang prosedurnya seperti itu--minta persetujuan oleh DPR RI baru Menteri Keuangan bisa menambah,&quot; kata Presiden.
Selanjutnya, Kepala Negara menyebut bahwa ia memahami segala keluhan petani terkait permasalahan pupuk. Kepala Negara pun memastikan bahwa permasalahan pupuk akan menjadi fokus penyelesaian oleh pemerintah.
&quot;Urusan pupuk, karena saya ini ngerti, Pak Menteri Pertanian itu juga  bekas PPL (penyuluh pertanian lapangan), saya juga tiap hari masuk ke  sawah ke desa untuk bertanya kepada petani. Problemnya memang di tahun  tahun terakhir ini memang semuanya mengeluhkan para petani urusan  pupuk,&quot; kata Presiden.
&quot;Urusan pupuk akan menjadi fokus Menteri Pertanian dan akan kita selesaikan,&quot; sambungnya.
Selain itu, Presiden pun telah menyetujui prosedur pembelian pupuk  subsidi agar lebih mudah diakses. Menurutnya, pembelian pupuk subsidi  tidak hanya dapat menggunakan Kartu Tani, tetapi juga dengan menggunakan  KTP.
&quot;Saya sudah menyetujui, untuk pembelian pupuk asal di KTP-nya itu ada  tulisan petani, silakan itu dipakai. Jadi bisa pakai Kartu Tani, bisa  memakai juga KTP. Tapi jangan sampai KTP-nya nanti di sini tertulis  pengusaha, beli pupuk,&quot; tuturnya.
Lebih lanjut, Presiden Jokowi menginstruksikan PPL dan Babinsa untuk  mendampingi para petani agar produksi beras di Provinsi Jawa Tengah  dapat meningkat dengan baik. Kepala Negara pun mendorong peningkatan  produksi bahan pangan agar harga tetap stabil.
&quot;Kita semuanya bertekad agar produktivitas gabah, padi, dan beras di  Jawa Tengah tahun depan sudah meningkat dan surplus sehingga seluruh  petani sejahtera,&quot; ucap Presiden.</content:encoded></item></channel></rss>
