<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Targetkan Seluruh Tanah di RI Kantongi Sertifikat pada 2025</title><description>Program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) merupakan revolusioner yang berhasil mempercepat pendaftaran tanah di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/13/470/2937855/pemerintah-targetkan-seluruh-tanah-di-ri-kantongi-sertifikat-pada-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/13/470/2937855/pemerintah-targetkan-seluruh-tanah-di-ri-kantongi-sertifikat-pada-2025"/><item><title>Pemerintah Targetkan Seluruh Tanah di RI Kantongi Sertifikat pada 2025</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/13/470/2937855/pemerintah-targetkan-seluruh-tanah-di-ri-kantongi-sertifikat-pada-2025</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/13/470/2937855/pemerintah-targetkan-seluruh-tanah-di-ri-kantongi-sertifikat-pada-2025</guid><pubDate>Rabu 13 Desember 2023 07:40 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/13/470/2937855/pemerintah-targetkan-seluruh-tanah-di-ri-kantongi-sertifikat-pada-2025-wzJujflM7Q.JPG" expression="full" type="image/jpeg">RI Targetkan seluruh masyarakat kantongi sertifikat tanah pada 2025. (Foto: Kementerian ATR/BPN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/13/470/2937855/pemerintah-targetkan-seluruh-tanah-di-ri-kantongi-sertifikat-pada-2025-wzJujflM7Q.JPG</image><title>RI Targetkan seluruh masyarakat kantongi sertifikat tanah pada 2025. (Foto: Kementerian ATR/BPN)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNi8xLzE3MTc3Ni81L3g4b2x3Yzg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) merupakan revolusioner yang berhasil mempercepat pendaftaran tanah di Indonesia.

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (Wamen ATR)/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Waka BPN), Raja Juli Antoni menargetkan pada tahun 2025 mendatang seluruh bidang tanah di Indonesia sudah mendapatkan sertifikat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wakil Menteri ATR Serahkan Sertifikat Tanah di Gowa: Modal Tingkatkan Kualitas Hidup

Hal itu diharapkan mampu mengurangi potensi konflik agraria yang terjadi di tengah masyarakat.

&amp;ldquo;Bidang tanah di seluruh wilayah Indonesia ini totalnya ada 126 juta bidang tanah, sebelum ada PTSL hanya 46 juta bidang yang sudah tersertifikasi,&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/12/2023).

Menurut Raja Juli, jika masih menggunakan cara pendaftaran tanah yang bersifat sporadis, kemungkinan proses pendaftaran seluruh bidang tanah di Indonesia akan memakan waktu panjang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menteri Hadi Serahkan 503 Sertifikat Tanah Warga Gunung Kidul, Dijadikan Kebun hingga Homestay

&quot;Dari 46 juta bidang tanah yang sudah tersertifikasi sebelum masa PTSL, artinya kita butuh waktu sebanyak kurang lebih 160 juta tahun agar seluruh tanah di Indonesia terdaftar. Apa Ibu dan Bapak mau seperti itu?&amp;rdquo; ungkapnya.

Oleh sebab itu, melihat capaian pendaftaran tanah yang cukup masif setelah ada PTSL, dia berharap seluruh bidang tanah akan seluruhnya terdaftar pada tahun 2025.



Dia juga mengapresiasi kinerja dan kerja keras seluruh insan Kementerian ATR/BPN yang tak kenal waktu mengerjakan PTSL.



&amp;ldquo;Saya berterima kasih kepada seluruh kolega di Kementerian ATR/BPN. Capaian pendaftaran tanah saat ini sudah sebanyak 6 hingga 7 juta per tahun. Ini kerja keras teman-teman semua. Semoga kerja keras ini diberkahi oleh Tuhan Yang Maha Esa karena sudah berdampak baik bagi bangsa dan negara,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8wNi8xLzE3MTc3Ni81L3g4b2x3Yzg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) merupakan revolusioner yang berhasil mempercepat pendaftaran tanah di Indonesia.

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (Wamen ATR)/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Waka BPN), Raja Juli Antoni menargetkan pada tahun 2025 mendatang seluruh bidang tanah di Indonesia sudah mendapatkan sertifikat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Wakil Menteri ATR Serahkan Sertifikat Tanah di Gowa: Modal Tingkatkan Kualitas Hidup

Hal itu diharapkan mampu mengurangi potensi konflik agraria yang terjadi di tengah masyarakat.

&amp;ldquo;Bidang tanah di seluruh wilayah Indonesia ini totalnya ada 126 juta bidang tanah, sebelum ada PTSL hanya 46 juta bidang yang sudah tersertifikasi,&amp;rdquo; ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/12/2023).

Menurut Raja Juli, jika masih menggunakan cara pendaftaran tanah yang bersifat sporadis, kemungkinan proses pendaftaran seluruh bidang tanah di Indonesia akan memakan waktu panjang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menteri Hadi Serahkan 503 Sertifikat Tanah Warga Gunung Kidul, Dijadikan Kebun hingga Homestay

&quot;Dari 46 juta bidang tanah yang sudah tersertifikasi sebelum masa PTSL, artinya kita butuh waktu sebanyak kurang lebih 160 juta tahun agar seluruh tanah di Indonesia terdaftar. Apa Ibu dan Bapak mau seperti itu?&amp;rdquo; ungkapnya.

Oleh sebab itu, melihat capaian pendaftaran tanah yang cukup masif setelah ada PTSL, dia berharap seluruh bidang tanah akan seluruhnya terdaftar pada tahun 2025.



Dia juga mengapresiasi kinerja dan kerja keras seluruh insan Kementerian ATR/BPN yang tak kenal waktu mengerjakan PTSL.



&amp;ldquo;Saya berterima kasih kepada seluruh kolega di Kementerian ATR/BPN. Capaian pendaftaran tanah saat ini sudah sebanyak 6 hingga 7 juta per tahun. Ini kerja keras teman-teman semua. Semoga kerja keras ini diberkahi oleh Tuhan Yang Maha Esa karena sudah berdampak baik bagi bangsa dan negara,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
