<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri ESDM Minta DEN Segera Rampungkan RPP Kebijakan Energi Nasional</title><description>Menteri ESDM Arifin Tasrif memimpin Sidang Anggota DEN melalui konferensi video.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/14/320/2938873/menteri-esdm-minta-den-segera-rampungkan-rpp-kebijakan-energi-nasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/14/320/2938873/menteri-esdm-minta-den-segera-rampungkan-rpp-kebijakan-energi-nasional"/><item><title>Menteri ESDM Minta DEN Segera Rampungkan RPP Kebijakan Energi Nasional</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/14/320/2938873/menteri-esdm-minta-den-segera-rampungkan-rpp-kebijakan-energi-nasional</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/14/320/2938873/menteri-esdm-minta-den-segera-rampungkan-rpp-kebijakan-energi-nasional</guid><pubDate>Kamis 14 Desember 2023 16:29 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/14/320/2938873/menteri-esdm-minta-den-segera-rampungkan-rpp-kebijakan-energi-nasional-Pf6qQu0JNh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri ESDM minta DEN rampungkan RPP kebijakan energi (Foto: ESDM)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/14/320/2938873/menteri-esdm-minta-den-segera-rampungkan-rpp-kebijakan-energi-nasional-Pf6qQu0JNh.jpg</image><title>Menteri ESDM minta DEN rampungkan RPP kebijakan energi (Foto: ESDM)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wMS8xLzE3NDU0My81L3g4cTR6ZDM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri ESDM Arifin Tasrif memimpin Sidang Anggota DEN melalui konferensi video. Dalam sidang dibahas Rencana Strategis DEN Tahun 2021 - 2025, di mana pembaruan Kebijakan Energi Nasional (KEN) menjadi salah satu program kerja yang menjadi perhatian.
&quot;Saat ini, Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Kebijakan Energi Nasional (RPP KEN) tengah memasuki tahap pembahasan oleh Panitia Antar Kementerian dan pembahasan dengan Komisi VII DPR RI. RPP KEN agar bisa segera diselesaikan,&quot; jelas Arifin dikutip Kamis (14/12/2023).

BACA JUGA:
4 Fakta Harga Pertalite Bakal Turun, Begini Kata Menteri ESDM


Ditambahkannya, Peta Jalan Transisi Energi 2060 yang menjadi acuan target RPP KEN dapat dikaji lebih mendalam dengan mempertimbangkan empat isu, diantaranya penyebab terjadinya kondisi over capacity listrik, infrastruktur untuk meningkatkan bauran EBT, program peningkatan permintaan listrik melalui konversi untuk transportasi dan insentif lainnya, serta kesadaran masyarakat.
Selain RPP KEN, turut dibahas juga progres Komite Pelaksana Program Energi Nuklir (KPPEN) untuk persiapan pembangunan PLTN di Indonesia. Mempertimbangkan adanya moratorium pembentukan organisasi, KPPEN diarahkan untuk dapat dioptimalkan kepada organisasi yang telah ada.

BACA JUGA:
Menteri ESDM Kunjungi Freeport, Bahas Kontrak?


Menanggapi hal tersebut, Arifin merekomendasikan dilakukannya pendalaman dengan melibatkan BAPETEN, BRIN dan ahli dari perguruan tinggi. &quot;
Ada baiknya dibuat grup kecil supaya bisa dibahas bagaimana efektifnya organisasi ini bisa berjalan,&quot; sambungnya.
Adapun tema-tema bahasan Sidang Anggota DEN seperti Peta Jalan  Transisi Energi yang meliputi RPP KEN dan pembangunan PLTN ini  selanjutnya diusulkan untuk turut dibahas dalam Sidang Paripurna DEN  bersamaan dengan mengangkat isu energi murah sebagai rekomendasi dari  DEN.
Sidang Anggota DEN kali ini dihadiri Anggota DEN dari Pemangku  Kepentingan yaitu Agus Puji Prasetyono, Musri, Eri Purnomohadi, As Natio  Lasman, Yusra Khan, Sekretaris Jenderal DEN Djoko Siswanto, Wakil Tetap  dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian  Perindustrian, Kementerian Keuangan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,  Riset dan Teknologi, serta perwakilan Anggota DEN dari Kementerian  Perhubungan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, dan  Kementerian Pertanian.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wMS8xLzE3NDU0My81L3g4cTR6ZDM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri ESDM Arifin Tasrif memimpin Sidang Anggota DEN melalui konferensi video. Dalam sidang dibahas Rencana Strategis DEN Tahun 2021 - 2025, di mana pembaruan Kebijakan Energi Nasional (KEN) menjadi salah satu program kerja yang menjadi perhatian.
&quot;Saat ini, Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Kebijakan Energi Nasional (RPP KEN) tengah memasuki tahap pembahasan oleh Panitia Antar Kementerian dan pembahasan dengan Komisi VII DPR RI. RPP KEN agar bisa segera diselesaikan,&quot; jelas Arifin dikutip Kamis (14/12/2023).

BACA JUGA:
4 Fakta Harga Pertalite Bakal Turun, Begini Kata Menteri ESDM


Ditambahkannya, Peta Jalan Transisi Energi 2060 yang menjadi acuan target RPP KEN dapat dikaji lebih mendalam dengan mempertimbangkan empat isu, diantaranya penyebab terjadinya kondisi over capacity listrik, infrastruktur untuk meningkatkan bauran EBT, program peningkatan permintaan listrik melalui konversi untuk transportasi dan insentif lainnya, serta kesadaran masyarakat.
Selain RPP KEN, turut dibahas juga progres Komite Pelaksana Program Energi Nuklir (KPPEN) untuk persiapan pembangunan PLTN di Indonesia. Mempertimbangkan adanya moratorium pembentukan organisasi, KPPEN diarahkan untuk dapat dioptimalkan kepada organisasi yang telah ada.

BACA JUGA:
Menteri ESDM Kunjungi Freeport, Bahas Kontrak?


Menanggapi hal tersebut, Arifin merekomendasikan dilakukannya pendalaman dengan melibatkan BAPETEN, BRIN dan ahli dari perguruan tinggi. &quot;
Ada baiknya dibuat grup kecil supaya bisa dibahas bagaimana efektifnya organisasi ini bisa berjalan,&quot; sambungnya.
Adapun tema-tema bahasan Sidang Anggota DEN seperti Peta Jalan  Transisi Energi yang meliputi RPP KEN dan pembangunan PLTN ini  selanjutnya diusulkan untuk turut dibahas dalam Sidang Paripurna DEN  bersamaan dengan mengangkat isu energi murah sebagai rekomendasi dari  DEN.
Sidang Anggota DEN kali ini dihadiri Anggota DEN dari Pemangku  Kepentingan yaitu Agus Puji Prasetyono, Musri, Eri Purnomohadi, As Natio  Lasman, Yusra Khan, Sekretaris Jenderal DEN Djoko Siswanto, Wakil Tetap  dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian  Perindustrian, Kementerian Keuangan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,  Riset dan Teknologi, serta perwakilan Anggota DEN dari Kementerian  Perhubungan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, dan  Kementerian Pertanian.</content:encoded></item></channel></rss>
