<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3.000 Petani-Nelayan Bekasi Dukung Ganjar Turunkan Harga Pangan</title><description>Sebanyak 3.000 petani dan nelayan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mendukung Ganjar Pranowo menurunkan harga pangan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/14/320/2938940/3-000-petani-nelayan-bekasi-dukung-ganjar-turunkan-harga-pangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/14/320/2938940/3-000-petani-nelayan-bekasi-dukung-ganjar-turunkan-harga-pangan"/><item><title>3.000 Petani-Nelayan Bekasi Dukung Ganjar Turunkan Harga Pangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/14/320/2938940/3-000-petani-nelayan-bekasi-dukung-ganjar-turunkan-harga-pangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/14/320/2938940/3-000-petani-nelayan-bekasi-dukung-ganjar-turunkan-harga-pangan</guid><pubDate>Kamis 14 Desember 2023 18:01 WIB</pubDate><dc:creator> Royandi Hutasoit</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/14/320/2938940/3-000-petani-nelayan-bekasi-dukung-ganjar-turunkan-harga-pangan-hcM9yJRTFQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">3000 petani dan nelayan dukung Ganjar Pranowo turunkan harga pangan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/14/320/2938940/3-000-petani-nelayan-bekasi-dukung-ganjar-turunkan-harga-pangan-hcM9yJRTFQ.jpg</image><title>3000 petani dan nelayan dukung Ganjar Pranowo turunkan harga pangan (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMy8xLzE3NTExNS81L3g4cWlscno=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KABUPATEN BEKASI - Sebanyak 3.000 petani dan nelayan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mendukung Ganjar Pranowo menurunkan harga pangan dan buka lapangan kerja. Tiba di Taman Marakas Pondok Ungu, Babelan, Kabupaten Bekasi, Ganjar langsung disambut antusias. Baik petani maupun nelayan untuk berebut foto sembari meneriakkan &quot;Ganjar-Mahfud menang&quot;, berkali ulang.
Bukan hanya memberikan orasi, Ganjar mengajak dialog secara langsung untuk menyerap aspirasi dari nelayan dan petani. Yakni Norman, seorang buruh tani dan Nur Rohimin, nelayan.

BACA JUGA:
Ganjar Akan Terapkan Progam 1.000 Embung untuk Fasilitasi Petani saat Kemarau


Di atas panggung, Ganjar menekankan produksi pangan di tanah air perlu mendapat perhatian dari pemerintah. Hal itu untuk mendorong ketersediaan pangan dengan harga yang murah dan terjangkau.
&quot;Bapak, Ibu, mau harga beras murah atau mahal?&quot; tanya Ganjar, Kamis (14/12/2023).
Petani dan nelayan menjawab dengan lantang ingin harga beras dan bahan pangan yang lain murah.

BACA JUGA:
Komitmen Ganjar soal Kelangkaan Pupuk: PR yang Mesti Kita Tuntaskan


&quot;Mau murah. Iya murah, Pak,&quot; respons warga yang hadir.
Namun, ketentuan harga yang murah dan terjangkau oleh masyarakat itu tidak membuat rugi para petani. Oleh karena itu, biaya produksi petani harus ditekan agar tidak mahal.
&quot;Pupuk harus mudah. Maka, saya tegaskan satu data Indonesia harus segera dibereskan,&quot; katanya.
Menurutnya, dengan satu data tersebut pemerintah akan tahu berapa  alokasi anggaran, berapa kuota yang dibutuhkan dan cara distibusinya.
&quot;Jadi, jangan sampai produktivitas kita turun karena persoalan-persoalan itu,&quot; lanjutnya.
Politikus berambut putih itu juga akan menerapkan program yang sukses  saat menjabat Gubernur Jawa Tengah dua periode. Di antaranya gerakan  seribu embung, untuk irigasi pertanian dan asuransi petani.
&quot;Saya kira semakin banyak sumber air yang dimanfaatkan embung dan  memperbaiki saluran irigasi, termasuk modernisasi irigasi yang perlu  dilakukan. Asuransi petani juga sudah kita lakukan di Jateng saat itu  sebagai respons cepat dari pemerintah ketika ada gagal panen,&quot; ungkap  Ganjar.
Sementara, Norman, seorang buruh tani di Kabupaten Bekasi mendukung  program Ganjar dalam memberikan kemudahan kebutuhan produksi petani.
&quot;Ya, saya mendukung program Pak Ganjar. Dan, petani juga berharap  harga jual hasil panen juga pas untuk petani dan di pasaran terjangkau  oleh masyarakat,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMy8xLzE3NTExNS81L3g4cWlscno=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KABUPATEN BEKASI - Sebanyak 3.000 petani dan nelayan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mendukung Ganjar Pranowo menurunkan harga pangan dan buka lapangan kerja. Tiba di Taman Marakas Pondok Ungu, Babelan, Kabupaten Bekasi, Ganjar langsung disambut antusias. Baik petani maupun nelayan untuk berebut foto sembari meneriakkan &quot;Ganjar-Mahfud menang&quot;, berkali ulang.
Bukan hanya memberikan orasi, Ganjar mengajak dialog secara langsung untuk menyerap aspirasi dari nelayan dan petani. Yakni Norman, seorang buruh tani dan Nur Rohimin, nelayan.

BACA JUGA:
Ganjar Akan Terapkan Progam 1.000 Embung untuk Fasilitasi Petani saat Kemarau


Di atas panggung, Ganjar menekankan produksi pangan di tanah air perlu mendapat perhatian dari pemerintah. Hal itu untuk mendorong ketersediaan pangan dengan harga yang murah dan terjangkau.
&quot;Bapak, Ibu, mau harga beras murah atau mahal?&quot; tanya Ganjar, Kamis (14/12/2023).
Petani dan nelayan menjawab dengan lantang ingin harga beras dan bahan pangan yang lain murah.

BACA JUGA:
Komitmen Ganjar soal Kelangkaan Pupuk: PR yang Mesti Kita Tuntaskan


&quot;Mau murah. Iya murah, Pak,&quot; respons warga yang hadir.
Namun, ketentuan harga yang murah dan terjangkau oleh masyarakat itu tidak membuat rugi para petani. Oleh karena itu, biaya produksi petani harus ditekan agar tidak mahal.
&quot;Pupuk harus mudah. Maka, saya tegaskan satu data Indonesia harus segera dibereskan,&quot; katanya.
Menurutnya, dengan satu data tersebut pemerintah akan tahu berapa  alokasi anggaran, berapa kuota yang dibutuhkan dan cara distibusinya.
&quot;Jadi, jangan sampai produktivitas kita turun karena persoalan-persoalan itu,&quot; lanjutnya.
Politikus berambut putih itu juga akan menerapkan program yang sukses  saat menjabat Gubernur Jawa Tengah dua periode. Di antaranya gerakan  seribu embung, untuk irigasi pertanian dan asuransi petani.
&quot;Saya kira semakin banyak sumber air yang dimanfaatkan embung dan  memperbaiki saluran irigasi, termasuk modernisasi irigasi yang perlu  dilakukan. Asuransi petani juga sudah kita lakukan di Jateng saat itu  sebagai respons cepat dari pemerintah ketika ada gagal panen,&quot; ungkap  Ganjar.
Sementara, Norman, seorang buruh tani di Kabupaten Bekasi mendukung  program Ganjar dalam memberikan kemudahan kebutuhan produksi petani.
&quot;Ya, saya mendukung program Pak Ganjar. Dan, petani juga berharap  harga jual hasil panen juga pas untuk petani dan di pasaran terjangkau  oleh masyarakat,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
