<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Belanja Perpajakan RI Capai Rp323,5 Triliun Sepanjang 2022</title><description>Pemerintah Indonesia telah merancang kebijakan belanja perpajakan yang terarah dan terukur.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/15/320/2939201/belanja-perpajakan-ri-capai-rp323-5-triliun-sepanjang-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/15/320/2939201/belanja-perpajakan-ri-capai-rp323-5-triliun-sepanjang-2022"/><item><title>Belanja Perpajakan RI Capai Rp323,5 Triliun Sepanjang 2022</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/15/320/2939201/belanja-perpajakan-ri-capai-rp323-5-triliun-sepanjang-2022</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/15/320/2939201/belanja-perpajakan-ri-capai-rp323-5-triliun-sepanjang-2022</guid><pubDate>Jum'at 15 Desember 2023 08:47 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/15/320/2939201/belanja-perpajakan-ri-capai-rp323-5-triliun-sepanjang-2022-qtQ4K4teG3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Belanja perpajakan RI sepanjang 2022 (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/15/320/2939201/belanja-perpajakan-ri-capai-rp323-5-triliun-sepanjang-2022-qtQ4K4teG3.jpg</image><title>Belanja perpajakan RI sepanjang 2022 (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMS8xLzE3NDk5OC81L3g4cWcxc3E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pemerintah Indonesia telah merancang kebijakan belanja perpajakan yang terarah dan terukur. Hal ini untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang optimal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kebijakan ini dirancang untuk mengatasi ketidakpastian ekonomi global dan domestik, mendukung pemulihan sektor kesehatan, menjaga kelangsungan bisnis, dan meningkatkan daya beli masyarakat. Belanja perpajakan didesain dengan mempertimbangkan kebutuhan sektor-sektor penting dalam perekonomian, termasuk investasi, riset, pengembangan SDM, dan UMKM.

BACA JUGA:
Berapa Pajak Mobil Toyota Calya Per Tahun? Ternyata Murah dan Terjangkau


Nilai belanja perpajakan secara keseluruhan meningkat secara terukur seiring dengan pertumbuhan ekonomi, kegiatan produksi, dan konsumsi masyarakat.
&quot;Nilai belanja perpajakan Indonesia tahun 2022 tercatat sebesar Rp323,5 triliun atau sebesar 1,65 persen dari PDB. Nilai tersebut secara nominal meningkat sebesar 4,4 persen dibandingkan nilai belanja perpajakan tahun 2021 yang bernilai Rp310,0 triliun atau 1,83 persen PDB yang disebabkan oleh mulai pulihnya perekonomian nasional,&quot; ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (BKF Kemenkeu), Febrio Kacaribu di Jakarta, Jumat (15/12/2023).

BACA JUGA:
Berapa Pajak Mobil Mercedes Benz C200?


Berdasarkan jenis pajak, PPN masih mendominasi nilai belanja perpajakan yaitu mencapai lebih dari setengah total belanja perpajakan. Untuk tahun 2022, belanja perpajakan PPN mencapai Rp192,8 triliun atau sebesar 59,6 persen dari total belanja perpajakan tahun 2022. Sementara itu, belanja perpajakan PPh mencapai Rp113,9 triliun atau sebesar 35,2 persen dari total belanja perpajakan tahun 2022.
&amp;ldquo;Belanja perpajakan memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga daya beli masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi. Kebijakan belanja perpajakan telah dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan UMKM,&quot; tambah Febrio.
Selain itu belanja perpajakan juga berperan dalam menciptakan iklim  usaha yang kondusif dan meningkatkan daya saing serta memberikan  dorongan yang kuat untuk peningkatan aktivitas investasi dan mendorong  pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Berdasarkan tujuan kebijakannya, nilai belanja perpajakan terbesar  adalah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat yang mencapai Rp162,4  triliun atau sebesar 50,2 persen dari total belanja perpajakan tahun  2022. Mayoritas belanja ini diberikan dalam bentuk pengecualian barang  dan jasa kena pajak seperti bahan kebutuhan pokok sebesar Rp38,6  triliun, jasa angkutan umum sebesar Rp14,3 triliun, serta jasa  pendidikan dan kesehatan masing-masing sebesar Rp20,8 triliun dan Rp5,8  triliun.
&quot;Selanjutnya, UMKM menerima manfaat sebesar Rp69,7 triliun atau  sebesar 21,5 persen dari total belanja perpajakan. Insentif tersebut  diberikan untuk mewujudkan sistem perpajakan yang lebih adil yang dapat  mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah semakin berkembang,&quot; jelas  Febrio.
Sementara itu, untuk peningkatan iklim investasi dan dukungan kepada  dunia bisnis, Pemerintah memberikan berbagai fasilitas antara lain tax  holiday, tax allowance, dan penurunan tarif PPh bagi perseroan terbuka  yang pada tahun 2022 masing-masing bernilai Rp4,7 triliun, Rp416 miliar,  dan Rp8,0 triliun.
Upaya menjaga transparansi belanja perpajakan terus dilakukan melalui  publikasi laporan belanja perpajakan secara reguler. Laporan ini  disusun dengan memerhatikan elemen penting dalam prinsip transparansi  fiskal sebagaimana yang diperkenalkan oleh IMF melalui Fiscal  Transparency Code, yang menjadi salah satu acuan BPK. Terbitan tahun ini  juga mencantumkan proyeksi penghitungan belanja perpajakan sampai  dengan 3 tahun ke depan sesuai dengan rekomendasi BPK serta untuk  menyesuaikan dengan praktik umum yang dilakukan oleh negara-negara di  dunia.
&amp;ldquo;Penerbitan Laporan Belanja Perpajakan Tahun 2022 adalah bukti nyata  upaya Pemerintah dalam menjaga transparansi dalam pengelolaan keuangan  negara. Kami mengundang masyarakat luas dan dunia usaha untuk  memanfaatkan laporan ini sebagai sumber informasi yang penting. Selain  itu, kami juga mendorong partisipasi aktif dalam pengawasan pemanfaatan  berbagai insentif perpajakan yang diberikan Pemerintah, sehingga dapat  bersama-sama memastikan efektivitas kebijakan ini&amp;rdquo;, tutup Febrio.
Dalam menjalani tahun 2023, Pemerintah Indonesia tetap berkomitmen  untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.  Kebijakan fiskal yang tepat dan insentif perpajakan yang strategis akan  terus menjadi pilar dalam upaya mencapai tujuan tersebut. Kementerian  Keuangan percaya bahwa transparansi adalah salah satu kunci untuk  membangun kepercayaan dan kesejahteraan bersama.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMS8xLzE3NDk5OC81L3g4cWcxc3E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Pemerintah Indonesia telah merancang kebijakan belanja perpajakan yang terarah dan terukur. Hal ini untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang optimal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kebijakan ini dirancang untuk mengatasi ketidakpastian ekonomi global dan domestik, mendukung pemulihan sektor kesehatan, menjaga kelangsungan bisnis, dan meningkatkan daya beli masyarakat. Belanja perpajakan didesain dengan mempertimbangkan kebutuhan sektor-sektor penting dalam perekonomian, termasuk investasi, riset, pengembangan SDM, dan UMKM.

BACA JUGA:
Berapa Pajak Mobil Toyota Calya Per Tahun? Ternyata Murah dan Terjangkau


Nilai belanja perpajakan secara keseluruhan meningkat secara terukur seiring dengan pertumbuhan ekonomi, kegiatan produksi, dan konsumsi masyarakat.
&quot;Nilai belanja perpajakan Indonesia tahun 2022 tercatat sebesar Rp323,5 triliun atau sebesar 1,65 persen dari PDB. Nilai tersebut secara nominal meningkat sebesar 4,4 persen dibandingkan nilai belanja perpajakan tahun 2021 yang bernilai Rp310,0 triliun atau 1,83 persen PDB yang disebabkan oleh mulai pulihnya perekonomian nasional,&quot; ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (BKF Kemenkeu), Febrio Kacaribu di Jakarta, Jumat (15/12/2023).

BACA JUGA:
Berapa Pajak Mobil Mercedes Benz C200?


Berdasarkan jenis pajak, PPN masih mendominasi nilai belanja perpajakan yaitu mencapai lebih dari setengah total belanja perpajakan. Untuk tahun 2022, belanja perpajakan PPN mencapai Rp192,8 triliun atau sebesar 59,6 persen dari total belanja perpajakan tahun 2022. Sementara itu, belanja perpajakan PPh mencapai Rp113,9 triliun atau sebesar 35,2 persen dari total belanja perpajakan tahun 2022.
&amp;ldquo;Belanja perpajakan memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga daya beli masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi. Kebijakan belanja perpajakan telah dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan UMKM,&quot; tambah Febrio.
Selain itu belanja perpajakan juga berperan dalam menciptakan iklim  usaha yang kondusif dan meningkatkan daya saing serta memberikan  dorongan yang kuat untuk peningkatan aktivitas investasi dan mendorong  pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Berdasarkan tujuan kebijakannya, nilai belanja perpajakan terbesar  adalah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat yang mencapai Rp162,4  triliun atau sebesar 50,2 persen dari total belanja perpajakan tahun  2022. Mayoritas belanja ini diberikan dalam bentuk pengecualian barang  dan jasa kena pajak seperti bahan kebutuhan pokok sebesar Rp38,6  triliun, jasa angkutan umum sebesar Rp14,3 triliun, serta jasa  pendidikan dan kesehatan masing-masing sebesar Rp20,8 triliun dan Rp5,8  triliun.
&quot;Selanjutnya, UMKM menerima manfaat sebesar Rp69,7 triliun atau  sebesar 21,5 persen dari total belanja perpajakan. Insentif tersebut  diberikan untuk mewujudkan sistem perpajakan yang lebih adil yang dapat  mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah semakin berkembang,&quot; jelas  Febrio.
Sementara itu, untuk peningkatan iklim investasi dan dukungan kepada  dunia bisnis, Pemerintah memberikan berbagai fasilitas antara lain tax  holiday, tax allowance, dan penurunan tarif PPh bagi perseroan terbuka  yang pada tahun 2022 masing-masing bernilai Rp4,7 triliun, Rp416 miliar,  dan Rp8,0 triliun.
Upaya menjaga transparansi belanja perpajakan terus dilakukan melalui  publikasi laporan belanja perpajakan secara reguler. Laporan ini  disusun dengan memerhatikan elemen penting dalam prinsip transparansi  fiskal sebagaimana yang diperkenalkan oleh IMF melalui Fiscal  Transparency Code, yang menjadi salah satu acuan BPK. Terbitan tahun ini  juga mencantumkan proyeksi penghitungan belanja perpajakan sampai  dengan 3 tahun ke depan sesuai dengan rekomendasi BPK serta untuk  menyesuaikan dengan praktik umum yang dilakukan oleh negara-negara di  dunia.
&amp;ldquo;Penerbitan Laporan Belanja Perpajakan Tahun 2022 adalah bukti nyata  upaya Pemerintah dalam menjaga transparansi dalam pengelolaan keuangan  negara. Kami mengundang masyarakat luas dan dunia usaha untuk  memanfaatkan laporan ini sebagai sumber informasi yang penting. Selain  itu, kami juga mendorong partisipasi aktif dalam pengawasan pemanfaatan  berbagai insentif perpajakan yang diberikan Pemerintah, sehingga dapat  bersama-sama memastikan efektivitas kebijakan ini&amp;rdquo;, tutup Febrio.
Dalam menjalani tahun 2023, Pemerintah Indonesia tetap berkomitmen  untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.  Kebijakan fiskal yang tepat dan insentif perpajakan yang strategis akan  terus menjadi pilar dalam upaya mencapai tujuan tersebut. Kementerian  Keuangan percaya bahwa transparansi adalah salah satu kunci untuk  membangun kepercayaan dan kesejahteraan bersama.</content:encoded></item></channel></rss>
