<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekspor RI Capai USD22 Miliar di November 2023</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa ekspor November 2023 mencapai USD22 miliar, turun 0,67% dibanding Oktober 2023.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/15/320/2939241/ekspor-ri-capai-usd22-miliar-di-november-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/15/320/2939241/ekspor-ri-capai-usd22-miliar-di-november-2023"/><item><title>Ekspor RI Capai USD22 Miliar di November 2023</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/15/320/2939241/ekspor-ri-capai-usd22-miliar-di-november-2023</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/15/320/2939241/ekspor-ri-capai-usd22-miliar-di-november-2023</guid><pubDate>Jum'at 15 Desember 2023 10:14 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/15/320/2939241/ekspor-ri-capai-usd22-miliar-di-november-2023-ngKSMcSJuB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekspor RI pada november mengalami penurunan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/15/320/2939241/ekspor-ri-capai-usd22-miliar-di-november-2023-ngKSMcSJuB.jpg</image><title>Ekspor RI pada november mengalami penurunan (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yNC80LzE2OTYyNC81L3g4bmcwdzQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa ekspor November 2023 mencapai USD22 miliar, turun 0,67% dibanding Oktober 2023. Dibanding November 2022, nilai ekspor turun sebesar 8,56%.
&quot;Ekspor nonmigas November 2023 mencapai USD20,72 miliar, turun 0,29% dibanding Oktober 2023 dan turun 9,76% jika dibanding ekspor nonmigas November 2022,&quot; ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini di Jakarta, Jumat (15/12/2023).

BACA JUGA:
Mengejutkan! Zulhas Jadi Host Shopee Live, Bagikan Kisah Sukses Pelaku UMKM Ekspor


Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari&amp;ndash;November 2023 mencapai USD236,41 miliar atau turun 11,83% dibanding periode yang sama tahun 2022.
Sementara itu, ekspor nonmigas mencapai USD221,96 miliar atau turun 12,47%.

BACA JUGA:
Jadi Host Shopee Live Dadakan, Zulhas Sambut Harbolnas bersama UMKM yang Sukses Ekspor


&quot;Penurunan terbesar ekspor nonmigas November 2023 terhadap Oktober 2023 terjadi pada komoditas besi dan baja sebesar USD167,1 juta (6,82%), sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada lemak dan minyak hewan/nabati sebesar USD159,7 juta (6,56%),&quot; ucap Pudji.
Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari&amp;ndash;November 2023 turun 9,70% dibanding periode yang sama tahun 2022, demikian juga ekspor hasil pertanian, kehutanan, dan perikanan turun 10,55% dan ekspor hasil pertambangan dan lainnya turun 21,47%.
&quot;Ekspor nonmigas November 2023 terbesar adalah ke China, yaitu  USD5,41 miliar, disusul India USD2,01 miliar dan Amerika Serikat USD1,94  miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 45,16%,&quot; sambung Pudji.
Sementara itu, ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (27 negara) masing-masing sebesar USD3,78 miliar dan USD1,29 miliar.
&quot;Menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada  Januari&amp;ndash;November 2023 berasal dari Jawa Barat dengan nilai USD33,76  miliar (14,28%), diikuti Kalimantan Timur USD25,78 miliar (10,91%) dan  Jawa Timur USD20,33 miliar (8,60%),&quot; pungkas Pudji.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOC8yNC80LzE2OTYyNC81L3g4bmcwdzQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa ekspor November 2023 mencapai USD22 miliar, turun 0,67% dibanding Oktober 2023. Dibanding November 2022, nilai ekspor turun sebesar 8,56%.
&quot;Ekspor nonmigas November 2023 mencapai USD20,72 miliar, turun 0,29% dibanding Oktober 2023 dan turun 9,76% jika dibanding ekspor nonmigas November 2022,&quot; ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini di Jakarta, Jumat (15/12/2023).

BACA JUGA:
Mengejutkan! Zulhas Jadi Host Shopee Live, Bagikan Kisah Sukses Pelaku UMKM Ekspor


Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari&amp;ndash;November 2023 mencapai USD236,41 miliar atau turun 11,83% dibanding periode yang sama tahun 2022.
Sementara itu, ekspor nonmigas mencapai USD221,96 miliar atau turun 12,47%.

BACA JUGA:
Jadi Host Shopee Live Dadakan, Zulhas Sambut Harbolnas bersama UMKM yang Sukses Ekspor


&quot;Penurunan terbesar ekspor nonmigas November 2023 terhadap Oktober 2023 terjadi pada komoditas besi dan baja sebesar USD167,1 juta (6,82%), sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada lemak dan minyak hewan/nabati sebesar USD159,7 juta (6,56%),&quot; ucap Pudji.
Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari&amp;ndash;November 2023 turun 9,70% dibanding periode yang sama tahun 2022, demikian juga ekspor hasil pertanian, kehutanan, dan perikanan turun 10,55% dan ekspor hasil pertambangan dan lainnya turun 21,47%.
&quot;Ekspor nonmigas November 2023 terbesar adalah ke China, yaitu  USD5,41 miliar, disusul India USD2,01 miliar dan Amerika Serikat USD1,94  miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 45,16%,&quot; sambung Pudji.
Sementara itu, ekspor ke ASEAN dan Uni Eropa (27 negara) masing-masing sebesar USD3,78 miliar dan USD1,29 miliar.
&quot;Menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada  Januari&amp;ndash;November 2023 berasal dari Jawa Barat dengan nilai USD33,76  miliar (14,28%), diikuti Kalimantan Timur USD25,78 miliar (10,91%) dan  Jawa Timur USD20,33 miliar (8,60%),&quot; pungkas Pudji.</content:encoded></item></channel></rss>
