<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Defisit APBN 2023 Hanya 0,17%, Sri Mulyani: Lebih Kecil dari Desain Awal   </title><description>Sri Mulyani Indrawati mencatat defisit APBN hingga 12 Desember 2023 sangat rendah</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/15/320/2939437/defisit-apbn-2023-hanya-0-17-sri-mulyani-lebih-kecil-dari-desain-awal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/15/320/2939437/defisit-apbn-2023-hanya-0-17-sri-mulyani-lebih-kecil-dari-desain-awal"/><item><title>Defisit APBN 2023 Hanya 0,17%, Sri Mulyani: Lebih Kecil dari Desain Awal   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/15/320/2939437/defisit-apbn-2023-hanya-0-17-sri-mulyani-lebih-kecil-dari-desain-awal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/15/320/2939437/defisit-apbn-2023-hanya-0-17-sri-mulyani-lebih-kecil-dari-desain-awal</guid><pubDate>Jum'at 15 Desember 2023 14:42 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/15/320/2939437/defisit-apbn-2023-hanya-0-17-sri-mulyani-lebih-kecil-dari-desain-awal-9ltDiLOUiG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani Jelaskan Soal Defisit APBN 2023. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/15/320/2939437/defisit-apbn-2023-hanya-0-17-sri-mulyani-lebih-kecil-dari-desain-awal-9ltDiLOUiG.jpg</image><title>Sri Mulyani Jelaskan Soal Defisit APBN 2023. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mencatat defisit APBN hingga 12 Desember 2023 sangat rendah.
&quot;Hingga 12 Desember 2023, APBN defisit Rp35 triliun atau hanya 0,17% dari PDB,&quot; ujar Sri dalam Konferensi Pers APBN KITA edisi Desember 2023 di Jakarta, Jumat (15/12/2023).
Sri menyebut bahwa di UU APBN awal, defisitnya itu didesain di Rp598,2, triliun, atau 2,8% dark PDB.

BACA JUGA:
Jokowi Minta Serapan APBN sampai Akhir Tahun 95%&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Jadi defisit kita di 12 Desember ini lebih kecil dari desain defisit awal,&quot; ungkap Sri.
Dia mencatat keseimbangan primer sampai dengan 12 Desember masih surplus Rp378,6 triliun. Menurut Sri, ini adalah hal positif.
&quot;Target pembiayaan diturunkan dari Rp598,2 triliun menjadi Rp479,9 triliun. Ini sejalan dengan outlook defisit yang lebih rendah,&quot; terang Sri.
Hingga 12 Desember 2023, pendapatan negara tercatat sebesar Rp2.553,2 triliun. &quot;Angka ini sudah melebihi dari angka pendapatan negara yang ada di UUD APBN awal 2023 yang hanya sebesar Rp2.463 triliun,&quot; tambah Sri.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Sebut APBN Tak Cukup Wujudkan Transisi Energi

Namun, pada pertengahan tahun laporan semester, APBN 2023 direvisi targetnya menjadi Rp2.637,2 triliun melalui Perpres 75 tahun 2023.
&quot;Jadi kalau dibandingkan dengan target Perpres 75/2023 yang direvisi ke atas, kita masih belum mencapai target. Tapi dari target APBN awal, pendapatan ini sudah melewati target sebesar 103,6%,&quot; ungkap Sri.Selain itu, hingga 12 Desember 2023, belanja negara sudah mencapai Rp2.588,2 triliun. UU APBN 2023 awalnya menargetkan total belanja sebesar Rp3.061,2 triliun.
&quot;Sehingga kalau dibandingkan UU APBN awal, belanja sampai dengan 12 Desember 2023 porsinya sebesar 84,55%,&quot; ucap Sri.
Pada pertengahan tahun, melalui Perpres 75/2023, target belanja negara ini dinaikkan mejadi Rp3.117,2 triliun. &quot;Jadi, kalau dibandingkan dengan Perpres 75/2023, angka belanja negara sudah menyentuh 83,03% dari target,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mencatat defisit APBN hingga 12 Desember 2023 sangat rendah.
&quot;Hingga 12 Desember 2023, APBN defisit Rp35 triliun atau hanya 0,17% dari PDB,&quot; ujar Sri dalam Konferensi Pers APBN KITA edisi Desember 2023 di Jakarta, Jumat (15/12/2023).
Sri menyebut bahwa di UU APBN awal, defisitnya itu didesain di Rp598,2, triliun, atau 2,8% dark PDB.

BACA JUGA:
Jokowi Minta Serapan APBN sampai Akhir Tahun 95%&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Jadi defisit kita di 12 Desember ini lebih kecil dari desain defisit awal,&quot; ungkap Sri.
Dia mencatat keseimbangan primer sampai dengan 12 Desember masih surplus Rp378,6 triliun. Menurut Sri, ini adalah hal positif.
&quot;Target pembiayaan diturunkan dari Rp598,2 triliun menjadi Rp479,9 triliun. Ini sejalan dengan outlook defisit yang lebih rendah,&quot; terang Sri.
Hingga 12 Desember 2023, pendapatan negara tercatat sebesar Rp2.553,2 triliun. &quot;Angka ini sudah melebihi dari angka pendapatan negara yang ada di UUD APBN awal 2023 yang hanya sebesar Rp2.463 triliun,&quot; tambah Sri.

BACA JUGA:
Sri Mulyani Sebut APBN Tak Cukup Wujudkan Transisi Energi

Namun, pada pertengahan tahun laporan semester, APBN 2023 direvisi targetnya menjadi Rp2.637,2 triliun melalui Perpres 75 tahun 2023.
&quot;Jadi kalau dibandingkan dengan target Perpres 75/2023 yang direvisi ke atas, kita masih belum mencapai target. Tapi dari target APBN awal, pendapatan ini sudah melewati target sebesar 103,6%,&quot; ungkap Sri.Selain itu, hingga 12 Desember 2023, belanja negara sudah mencapai Rp2.588,2 triliun. UU APBN 2023 awalnya menargetkan total belanja sebesar Rp3.061,2 triliun.
&quot;Sehingga kalau dibandingkan UU APBN awal, belanja sampai dengan 12 Desember 2023 porsinya sebesar 84,55%,&quot; ucap Sri.
Pada pertengahan tahun, melalui Perpres 75/2023, target belanja negara ini dinaikkan mejadi Rp3.117,2 triliun. &quot;Jadi, kalau dibandingkan dengan Perpres 75/2023, angka belanja negara sudah menyentuh 83,03% dari target,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
