<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: ASEAN-Jepang Perkuat Pengembangan Ekonomi Digital   </title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong penguatan kolaborasi antara ASEAN dan Jepang untuk menghadapi transformasi revolusi industri 5.0.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/17/320/2940391/jokowi-asean-jepang-perkuat-pengembangan-ekonomi-digital</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/17/320/2940391/jokowi-asean-jepang-perkuat-pengembangan-ekonomi-digital"/><item><title>Jokowi: ASEAN-Jepang Perkuat Pengembangan Ekonomi Digital   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/17/320/2940391/jokowi-asean-jepang-perkuat-pengembangan-ekonomi-digital</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/17/320/2940391/jokowi-asean-jepang-perkuat-pengembangan-ekonomi-digital</guid><pubDate>Minggu 17 Desember 2023 17:53 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/17/320/2940391/jokowi-asean-jepang-perkuat-pengembangan-ekonomi-digital-jBKoSvjaHq.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi Bahas Kerja Sama ASEAN-Jepang. (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/17/320/2940391/jokowi-asean-jepang-perkuat-pengembangan-ekonomi-digital-jBKoSvjaHq.JPG</image><title>Presiden Jokowi Bahas Kerja Sama ASEAN-Jepang. (Foto: Setpres)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNy8xLzE3NTIyNS81L3g4cW4wanE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong penguatan kolaborasi antara ASEAN dan Jepang untuk menghadapi transformasi revolusi industri 5.0.

&amp;ldquo;Selama 50 tahun ini, ASEAN-Jepang telah bahu-membahu memperkokoh kemitraan dan merekatkan masyarakat melalui program beasiswa dan pertukaran pemuda serta budaya. Namun, tantangan ke depan makin kompleks,&amp;rdquo; ujar Jokowi dalam keterangannya, Minggu (17/12/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Presiden Jokowi Hadiri KTT Perayaan 50 Tahun ASEAN-Jepang

Oleh karena itu, Kepala Negara menuturkan sejumlah hal untuk memperkuat kerjasama antara ASEAN dan Jepang.

Presiden menyebutkan salah satunya adalah dalam hal peningkatan kualitas talenta melalui kerja sama pendidikan dan pengembangan penelitian sesuai prioritas antarnegara.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jokowi Bakal Bahas Polemik Pengungsi Rohingya dengan Pemimpin Negara di Jepang

&amp;ldquo;Jejaring pebisnis muda dan startup harus diperkuat dan disiapkan untuk mempercepat pengembangan ekonomi digital dan industri strategis seperti manufaktur dan semikonduktor,&amp;rdquo; tuturnya.

Selain itu, Presiden juga menilai bahwa kemudahan mobilitas masyarakat juga perlu ditingkatkan.

Salah satunya melalui bantuan pelatihan bahasa hingga pengakuan bersama atau mutual recognition untuk keterampilan dan akademik.

&amp;ldquo;Tahun 2030, angkatan kerja ASEAN diproyeksikan capai 385 juta jiwa, ini dapat digunakan untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja, baik terampil dan profesional di Jepang,&amp;rdquo; imbuhnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Terbang ke Jepang, Jokowi Hadiri KTT ASEAN hingga KTT AZEC


Di samping itu, Presiden juga menilai bahwa kerjasama dalam sektor pariwisata dan inovasi teknologi pun harus ditingkatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan.



&amp;ldquo;Sektor pariwisata dan inovasi teknologi juga perlu terus kita tingkatkan guna mendorong mutual understanding dan pertumbuhan ekonomi di kawasan&amp;rdquo; pungkasnya.



Dalam kesempatan yang sama, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Indonesia meyakini hubungan antara ASEAN dan Jepang yang terjalin lintas generasi dan dari hati ke hati dapat menjembatani perbedaan di tengah dunia yang sedang terbelah.



&amp;ldquo;The bridge to peace and prosperity for mankind. That&amp;rsquo;s what we are,&amp;rdquo; tandasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNy8xLzE3NTIyNS81L3g4cW4wanE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong penguatan kolaborasi antara ASEAN dan Jepang untuk menghadapi transformasi revolusi industri 5.0.

&amp;ldquo;Selama 50 tahun ini, ASEAN-Jepang telah bahu-membahu memperkokoh kemitraan dan merekatkan masyarakat melalui program beasiswa dan pertukaran pemuda serta budaya. Namun, tantangan ke depan makin kompleks,&amp;rdquo; ujar Jokowi dalam keterangannya, Minggu (17/12/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Presiden Jokowi Hadiri KTT Perayaan 50 Tahun ASEAN-Jepang

Oleh karena itu, Kepala Negara menuturkan sejumlah hal untuk memperkuat kerjasama antara ASEAN dan Jepang.

Presiden menyebutkan salah satunya adalah dalam hal peningkatan kualitas talenta melalui kerja sama pendidikan dan pengembangan penelitian sesuai prioritas antarnegara.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jokowi Bakal Bahas Polemik Pengungsi Rohingya dengan Pemimpin Negara di Jepang

&amp;ldquo;Jejaring pebisnis muda dan startup harus diperkuat dan disiapkan untuk mempercepat pengembangan ekonomi digital dan industri strategis seperti manufaktur dan semikonduktor,&amp;rdquo; tuturnya.

Selain itu, Presiden juga menilai bahwa kemudahan mobilitas masyarakat juga perlu ditingkatkan.

Salah satunya melalui bantuan pelatihan bahasa hingga pengakuan bersama atau mutual recognition untuk keterampilan dan akademik.

&amp;ldquo;Tahun 2030, angkatan kerja ASEAN diproyeksikan capai 385 juta jiwa, ini dapat digunakan untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja, baik terampil dan profesional di Jepang,&amp;rdquo; imbuhnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Terbang ke Jepang, Jokowi Hadiri KTT ASEAN hingga KTT AZEC


Di samping itu, Presiden juga menilai bahwa kerjasama dalam sektor pariwisata dan inovasi teknologi pun harus ditingkatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan.



&amp;ldquo;Sektor pariwisata dan inovasi teknologi juga perlu terus kita tingkatkan guna mendorong mutual understanding dan pertumbuhan ekonomi di kawasan&amp;rdquo; pungkasnya.



Dalam kesempatan yang sama, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Indonesia meyakini hubungan antara ASEAN dan Jepang yang terjalin lintas generasi dan dari hati ke hati dapat menjembatani perbedaan di tengah dunia yang sedang terbelah.



&amp;ldquo;The bridge to peace and prosperity for mankind. That&amp;rsquo;s what we are,&amp;rdquo; tandasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
