<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri ESDM Tetapkan Formula Baru Harga Dasar Jenis BBM Tertentu</title><description>ESDM menerbitkan  Keputusan Menteri ESDM Nomor 439 K/MG.01/MEM.M/2023 tentang Formula  Harga Dasar Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/18/320/2940939/menteri-esdm-tetapkan-formula-baru-harga-dasar-jenis-bbm-tertentu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/18/320/2940939/menteri-esdm-tetapkan-formula-baru-harga-dasar-jenis-bbm-tertentu"/><item><title>Menteri ESDM Tetapkan Formula Baru Harga Dasar Jenis BBM Tertentu</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/18/320/2940939/menteri-esdm-tetapkan-formula-baru-harga-dasar-jenis-bbm-tertentu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/18/320/2940939/menteri-esdm-tetapkan-formula-baru-harga-dasar-jenis-bbm-tertentu</guid><pubDate>Senin 18 Desember 2023 17:21 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/18/320/2940939/menteri-esdm-tetapkan-formula-baru-harga-dasar-jenis-bbm-tertentu-P2l5GFo6M9.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">ESDM terbitkan formula baru harga BBM tertentu (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/18/320/2940939/menteri-esdm-tetapkan-formula-baru-harga-dasar-jenis-bbm-tertentu-P2l5GFo6M9.jpeg</image><title>ESDM terbitkan formula baru harga BBM tertentu (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yMy8xLzE3NDEzMi81L3g4cHZ5d2w=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian ESDM telah menerbitkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 439 K/MG.01/MEM.M/2023 tentang Formula Harga Dasar Jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) Tertentu. Formula Harga Dasar BBM digunakan Pemerintah untuk menghitung Harga Jual Eceran Jenis BBM Tertentu, yang nantinya sebagai dasar perhitungan kompensasi yang akan dibayarkan Negara kepada Badan Usaha Pelaksana Penugasan Penyediaan dan Pendistribusian Jenis BBM Tertentu.
Kepmen terbaru ini menetapkan formula harga dasar untuk Jenis BBM Tertentu (JBT) jenis Minyak Solar dan jenis Minyak Tanah yang merupakan jenis BBM yang diberikan subsidi oleh Pemerintah.

BACA JUGA:
Jelang Libur Natal, Stok BBM, Gas Elpiji hingga Avtur di Atas 17 Hari


&quot;Pada bagian kesatu Kepmen ini dijelaskan, harga dasar untuk Jenis BBM Tertentu (JBT), terdiri atas biaya perolehan, biaya distribusi, dan biaya penyimpanan, serta margin,&quot; ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji di Jakarta, Senin (18/12/2023).

BACA JUGA:
Bye BBM! 100 Mesin Kapal Nelayan Pakai BBG


Sementara pada bagian kedua Kepmen ini disampaikan, formula harga dasar untuk JBT jenis minyak tanah (kerosene) dengan formula 102,49% Harga Indeks Pasar (HIP) minyak tanah ditambah Rp263/liter. Kemudian, minyak solar (gasoil) dengan formula 100% HIP minyak solar ditambah Rp868/liter. Formula harga dasar ini, digunakan sebagai acuan untuk menetapkan harga dasar setiap liter JBT.
Selanjutnya, dengan berlakunya Kepmen ini, maka Kepmen ESDM Nomor 148 K/12/MEM/2020 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
Adapun Tutuka menegaskan bahwa perubahan formula harga dasar JBT Minyak Solar tidak mempengaruhi besaran subsidi solar.
&quot;Perubahan formula harga dasar JBT Minyak Solar tidak mempengaruhi  besaran subsidi minyak solar sebesar Rp 1.000/liter. Komponen harga  dasar JBT Minyak Solar ini terdiri atas biaya perolehan, biaya  distribusi, dan biaya penyimpanan serta margin. Di mana biaya perolehan  merupakan biaya penyediaan BBM dari produksi kilang dalam negeri  dan/atau impor sampai dengan terminal BBM/depot,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yMy8xLzE3NDEzMi81L3g4cHZ5d2w=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian ESDM telah menerbitkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 439 K/MG.01/MEM.M/2023 tentang Formula Harga Dasar Jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) Tertentu. Formula Harga Dasar BBM digunakan Pemerintah untuk menghitung Harga Jual Eceran Jenis BBM Tertentu, yang nantinya sebagai dasar perhitungan kompensasi yang akan dibayarkan Negara kepada Badan Usaha Pelaksana Penugasan Penyediaan dan Pendistribusian Jenis BBM Tertentu.
Kepmen terbaru ini menetapkan formula harga dasar untuk Jenis BBM Tertentu (JBT) jenis Minyak Solar dan jenis Minyak Tanah yang merupakan jenis BBM yang diberikan subsidi oleh Pemerintah.

BACA JUGA:
Jelang Libur Natal, Stok BBM, Gas Elpiji hingga Avtur di Atas 17 Hari


&quot;Pada bagian kesatu Kepmen ini dijelaskan, harga dasar untuk Jenis BBM Tertentu (JBT), terdiri atas biaya perolehan, biaya distribusi, dan biaya penyimpanan, serta margin,&quot; ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji di Jakarta, Senin (18/12/2023).

BACA JUGA:
Bye BBM! 100 Mesin Kapal Nelayan Pakai BBG


Sementara pada bagian kedua Kepmen ini disampaikan, formula harga dasar untuk JBT jenis minyak tanah (kerosene) dengan formula 102,49% Harga Indeks Pasar (HIP) minyak tanah ditambah Rp263/liter. Kemudian, minyak solar (gasoil) dengan formula 100% HIP minyak solar ditambah Rp868/liter. Formula harga dasar ini, digunakan sebagai acuan untuk menetapkan harga dasar setiap liter JBT.
Selanjutnya, dengan berlakunya Kepmen ini, maka Kepmen ESDM Nomor 148 K/12/MEM/2020 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
Adapun Tutuka menegaskan bahwa perubahan formula harga dasar JBT Minyak Solar tidak mempengaruhi besaran subsidi solar.
&quot;Perubahan formula harga dasar JBT Minyak Solar tidak mempengaruhi  besaran subsidi minyak solar sebesar Rp 1.000/liter. Komponen harga  dasar JBT Minyak Solar ini terdiri atas biaya perolehan, biaya  distribusi, dan biaya penyimpanan serta margin. Di mana biaya perolehan  merupakan biaya penyediaan BBM dari produksi kilang dalam negeri  dan/atau impor sampai dengan terminal BBM/depot,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
