<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Respons Erick Thohir soal Suspensi Saham WIKA dan WSKT</title><description>Kementerian BUMN buka suara soal perdagangan saham dua emiten konstruksi pelat merah yang disuspensi atau dihentikan sementara oleh BEI.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/19/278/2941517/respons-erick-thohir-soal-suspensi-saham-wika-dan-wskt</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/19/278/2941517/respons-erick-thohir-soal-suspensi-saham-wika-dan-wskt"/><item><title>Respons Erick Thohir soal Suspensi Saham WIKA dan WSKT</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/19/278/2941517/respons-erick-thohir-soal-suspensi-saham-wika-dan-wskt</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/19/278/2941517/respons-erick-thohir-soal-suspensi-saham-wika-dan-wskt</guid><pubDate>Selasa 19 Desember 2023 16:02 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/19/278/2941517/respons-erick-thohir-soal-suspensi-saham-wika-dan-wskt-33DNasNnSE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kata Erick soal suspensi saham WSKT dan WIKA (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/19/278/2941517/respons-erick-thohir-soal-suspensi-saham-wika-dan-wskt-33DNasNnSE.jpg</image><title>Kata Erick soal suspensi saham WSKT dan WIKA (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMy8xLzE3NTEwMy81L3g4cWk4azQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian BUMN buka suara soal perdagangan saham dua emiten konstruksi pelat merah yang disuspensi atau dihentikan sementara oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Keduanya adalah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, atau WIKA dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk, atau WSKT.
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan penghentian sementara perdagangan saham WIKA dan WSKT di pasar modal disebabkan oleh keterlambatan pembayaran utang yang dilakukan kedua BUMN karya itu.

BACA JUGA:
BEI Suspensi Saham CUAN, Ini Penyebabnya


Tercatat, WIKA gagal melunasi pokok Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I tahun 2020 Seri A yang jatuh tempo pada 18 Desember 2023. Sementara, WSKT menunda pembayaran Bunga Ke-18 Obligasi Berkelanjutan III Waskita Karya Tahap IV Tahun 2019 Seri B (WSKT03BCN4).
Kendati begitu, Erick menegaskan penghentian perdagangan saham kedua emiten itu bukan mengindikasikan bahwa perusahaan tidak ingin membayar atau memenuhi tanggung jawabnya. Tetapi suspensi menjadi bagian dari negosiasi (part of negotiation).

BACA JUGA:
Sudah 3,5 Tahun Disuspensi, BEI Bakal Coret Saham POOL 


&amp;ldquo;Nah yang ini (BUMN karya) belum (berhasil), makanya kemarin sempet suspensi karena telat pembayaran, tapi itu part of negotiation, bukannya kita gak mau bayar, pasti kita akan lakukan,&amp;rdquo; papar Erick dalam sesi diskusi dengan wartawan, Jakarta Pusat, Selasa (19/12/2023).
Terkait pembayaran kewajiban WIKA dan WSKT, Kementerian BUMN masih terus bernegosiasi dengan pemegang sukuk dan obligasi. Erick menyebut ada opsi pembayaran bisa saja dilakukan tahun ini namun tidak langsung dilunasi, sehingga proses negosiasi dilanjutkan pada tahun depan.
&amp;ldquo;Jadi kemarin kita akan coba negosiasi, apakah nanti kita bayar dulu tahun ini, tahun depan negosiasi lagi, itu part of negosiasi dan itu perlu waktu,&amp;rdquo; bebernya.
&amp;ldquo;Tapi kalo ada korupsinya kita gigit, kita bedain restrukturisasi  sama kasus korupsi, seperti di Garuda prosesnya kan berbeda, Jiwasraya  berbeda, isunya satu tapi prosesnya beda, jadi WIKA akan kita coba  dorong cari win win solution tahun ini,&amp;rdquo; lanjut dia.
Keuangan emiten konstruksi pelat merah ini memang tengah tertekan  akibat beban utang bernilai jumbo. Kendati begitu, pemegang saham  menyiapkan beberapa langkah penyehatan.
Untuk Waskita Karya, pemegang saham terus mendorong restrukturisasi  keuangan, pemberian penyertaan modal negara (PMN), rights issue, merger  atau penggabungan ke BUMN karya lain, divestasi ruas tol ke Indonesia  Investment Authority (INA) atau strategic partnership.
Kemudian, fasilitas kredit dengan penjaminan pemerintah,  restrukturisasi anak perusahaan, transformasi bisnis, penyelesaian ruas  Tol Sumatera, serta perbaikan tata kelola dan manajemen risiko.
&amp;ldquo;Iya sama, sama (WSKT), kalau itu kan nanti ada PMN ke HK, nanti HK  yang coba bantu Waskita dan Dirut-nya baru ganti kemaren, nanti coba  panggil aja Dirut-nya, rencananya apa pak Dirut? ini Dirut Waskita udah  3-4 kali, &amp;lsquo;Pak Dirut ayo semangat&amp;rsquo;, musti disemangatin, jangan  dijejelin,&amp;rdquo; tutur Erick.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMy8xLzE3NTEwMy81L3g4cWk4azQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian BUMN buka suara soal perdagangan saham dua emiten konstruksi pelat merah yang disuspensi atau dihentikan sementara oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). Keduanya adalah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, atau WIKA dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk, atau WSKT.
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan penghentian sementara perdagangan saham WIKA dan WSKT di pasar modal disebabkan oleh keterlambatan pembayaran utang yang dilakukan kedua BUMN karya itu.

BACA JUGA:
BEI Suspensi Saham CUAN, Ini Penyebabnya


Tercatat, WIKA gagal melunasi pokok Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I tahun 2020 Seri A yang jatuh tempo pada 18 Desember 2023. Sementara, WSKT menunda pembayaran Bunga Ke-18 Obligasi Berkelanjutan III Waskita Karya Tahap IV Tahun 2019 Seri B (WSKT03BCN4).
Kendati begitu, Erick menegaskan penghentian perdagangan saham kedua emiten itu bukan mengindikasikan bahwa perusahaan tidak ingin membayar atau memenuhi tanggung jawabnya. Tetapi suspensi menjadi bagian dari negosiasi (part of negotiation).

BACA JUGA:
Sudah 3,5 Tahun Disuspensi, BEI Bakal Coret Saham POOL 


&amp;ldquo;Nah yang ini (BUMN karya) belum (berhasil), makanya kemarin sempet suspensi karena telat pembayaran, tapi itu part of negotiation, bukannya kita gak mau bayar, pasti kita akan lakukan,&amp;rdquo; papar Erick dalam sesi diskusi dengan wartawan, Jakarta Pusat, Selasa (19/12/2023).
Terkait pembayaran kewajiban WIKA dan WSKT, Kementerian BUMN masih terus bernegosiasi dengan pemegang sukuk dan obligasi. Erick menyebut ada opsi pembayaran bisa saja dilakukan tahun ini namun tidak langsung dilunasi, sehingga proses negosiasi dilanjutkan pada tahun depan.
&amp;ldquo;Jadi kemarin kita akan coba negosiasi, apakah nanti kita bayar dulu tahun ini, tahun depan negosiasi lagi, itu part of negosiasi dan itu perlu waktu,&amp;rdquo; bebernya.
&amp;ldquo;Tapi kalo ada korupsinya kita gigit, kita bedain restrukturisasi  sama kasus korupsi, seperti di Garuda prosesnya kan berbeda, Jiwasraya  berbeda, isunya satu tapi prosesnya beda, jadi WIKA akan kita coba  dorong cari win win solution tahun ini,&amp;rdquo; lanjut dia.
Keuangan emiten konstruksi pelat merah ini memang tengah tertekan  akibat beban utang bernilai jumbo. Kendati begitu, pemegang saham  menyiapkan beberapa langkah penyehatan.
Untuk Waskita Karya, pemegang saham terus mendorong restrukturisasi  keuangan, pemberian penyertaan modal negara (PMN), rights issue, merger  atau penggabungan ke BUMN karya lain, divestasi ruas tol ke Indonesia  Investment Authority (INA) atau strategic partnership.
Kemudian, fasilitas kredit dengan penjaminan pemerintah,  restrukturisasi anak perusahaan, transformasi bisnis, penyelesaian ruas  Tol Sumatera, serta perbaikan tata kelola dan manajemen risiko.
&amp;ldquo;Iya sama, sama (WSKT), kalau itu kan nanti ada PMN ke HK, nanti HK  yang coba bantu Waskita dan Dirut-nya baru ganti kemaren, nanti coba  panggil aja Dirut-nya, rencananya apa pak Dirut? ini Dirut Waskita udah  3-4 kali, &amp;lsquo;Pak Dirut ayo semangat&amp;rsquo;, musti disemangatin, jangan  dijejelin,&amp;rdquo; tutur Erick.</content:encoded></item></channel></rss>
