<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Daftar Perusahaan IPO Diprediksi Ramai Usai Pemilu 2024</title><description>Perusahaan yang melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) diprediksi ramai.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/19/278/2941526/daftar-perusahaan-ipo-diprediksi-ramai-usai-pemilu-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/19/278/2941526/daftar-perusahaan-ipo-diprediksi-ramai-usai-pemilu-2024"/><item><title>Daftar Perusahaan IPO Diprediksi Ramai Usai Pemilu 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/19/278/2941526/daftar-perusahaan-ipo-diprediksi-ramai-usai-pemilu-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/19/278/2941526/daftar-perusahaan-ipo-diprediksi-ramai-usai-pemilu-2024</guid><pubDate>Selasa 19 Desember 2023 16:22 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/19/278/2941526/daftar-perusahaan-ipo-diprediksi-ramai-usai-pemilu-2024-yrtqViHX2e.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Antrian perusahaan yang IPO akan ramai usai Pemilu (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/19/278/2941526/daftar-perusahaan-ipo-diprediksi-ramai-usai-pemilu-2024-yrtqViHX2e.jpg</image><title>Antrian perusahaan yang IPO akan ramai usai Pemilu (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Perusahaan yang melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) diprediksi ramai pada semester kedua tahun 2024.

BACA JUGA:
7 Aksi Emiten dari UNVR, META hingga KKGI 


Direktur Utama Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana mengatakan, hal tersebut biasa dilakukan oleh perusahaan. Namun, keputusan tersebut juga mempertimbangkan kondisi pasar.
&amp;ldquo;Tapi ada juga yang benar-benar mendorong untuk IPO lebih awal. Biasanya memang di pertengahan tahun,&amp;rdquo; kata Oki dalam Media Gathering di Jakarta pada Selasa (19/12/2023).

BACA JUGA:
14 Aksi Korporasi Hari Ini, Emiten Low Tuck Kwong Tebar Dividen


Oki melanjutkan, sebelum memutuskan untuk menggelar IPO, perusahaan akan terlebih dahulu mempertimbangkan kondisi fundamental dan faktor pertumbuhan perusahaan. Menurut Oki, jika perusahaan memiliki faktor pertumbuhan baik, maka akan lebih mendukung untuk melakukan IPO.
&amp;ldquo;Jadi akan melihat faktor pertumbuhannya, kalau tidak ada faktor pertumbuhannya pasti tidak akan laku juga,&amp;rdquo; ujar Oki.
Terkait sektor, Oki menyebut bahwa tahun depan seluruh sektor akan  memiliki growth story-nya masing-masing. Ia menilai, tidak hanya sektor  energi baru dan terbarukan (EBT) yang akan unjuk gigi.
Melansir laman e-ipo, saat ini terdapat tujuh perusahaan yang tengah  memasuki masa penawaran awal atau bookbuilding dan dijadwalkan melantai  di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2024 mendatang yakni, PT Multi  Spunindo Jaya Tbk, PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk, PT Sinergi Multi  Lestarindo Tbk, PT Adhi Kartiko Pratama Tbk, PT Citra Nusantara Gemilang  Tbk, PT Manggung Polahraya Tbk dan PT Asri Karya Lestari Tbk.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Perusahaan yang melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) diprediksi ramai pada semester kedua tahun 2024.

BACA JUGA:
7 Aksi Emiten dari UNVR, META hingga KKGI 


Direktur Utama Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana mengatakan, hal tersebut biasa dilakukan oleh perusahaan. Namun, keputusan tersebut juga mempertimbangkan kondisi pasar.
&amp;ldquo;Tapi ada juga yang benar-benar mendorong untuk IPO lebih awal. Biasanya memang di pertengahan tahun,&amp;rdquo; kata Oki dalam Media Gathering di Jakarta pada Selasa (19/12/2023).

BACA JUGA:
14 Aksi Korporasi Hari Ini, Emiten Low Tuck Kwong Tebar Dividen


Oki melanjutkan, sebelum memutuskan untuk menggelar IPO, perusahaan akan terlebih dahulu mempertimbangkan kondisi fundamental dan faktor pertumbuhan perusahaan. Menurut Oki, jika perusahaan memiliki faktor pertumbuhan baik, maka akan lebih mendukung untuk melakukan IPO.
&amp;ldquo;Jadi akan melihat faktor pertumbuhannya, kalau tidak ada faktor pertumbuhannya pasti tidak akan laku juga,&amp;rdquo; ujar Oki.
Terkait sektor, Oki menyebut bahwa tahun depan seluruh sektor akan  memiliki growth story-nya masing-masing. Ia menilai, tidak hanya sektor  energi baru dan terbarukan (EBT) yang akan unjuk gigi.
Melansir laman e-ipo, saat ini terdapat tujuh perusahaan yang tengah  memasuki masa penawaran awal atau bookbuilding dan dijadwalkan melantai  di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2024 mendatang yakni, PT Multi  Spunindo Jaya Tbk, PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk, PT Sinergi Multi  Lestarindo Tbk, PT Adhi Kartiko Pratama Tbk, PT Citra Nusantara Gemilang  Tbk, PT Manggung Polahraya Tbk dan PT Asri Karya Lestari Tbk.</content:encoded></item></channel></rss>
