<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Siapkan Rencana Besar untuk BUMN Karya</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir menyiapkan rencana besarnya untuk perusahaan pelat merah di sektor konstruksi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/19/320/2941483/erick-thohir-siapkan-rencana-besar-untuk-bumn-karya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/19/320/2941483/erick-thohir-siapkan-rencana-besar-untuk-bumn-karya"/><item><title>Erick Thohir Siapkan Rencana Besar untuk BUMN Karya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/19/320/2941483/erick-thohir-siapkan-rencana-besar-untuk-bumn-karya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/19/320/2941483/erick-thohir-siapkan-rencana-besar-untuk-bumn-karya</guid><pubDate>Selasa 19 Desember 2023 15:02 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/19/320/2941483/erick-thohir-siapkan-rencana-besar-untuk-bumn-karya-L0zWMsvVOo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rencana Besar Erick Thohir untuk BUMN Karya (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/19/320/2941483/erick-thohir-siapkan-rencana-besar-untuk-bumn-karya-L0zWMsvVOo.jpg</image><title>Rencana Besar Erick Thohir untuk BUMN Karya (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMy8xLzE3NTEwMy81L3g4cWk4azQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menyiapkan rencana besarnya untuk perusahaan pelat merah di sektor konstruksi. Kendati kondisi keuangan perseroan saat ini masih tertekan akibat beban utang dan permasalahan lainnya.
Menurut dia, perbaikan bisnis BUMN karya menjadi satu keharusan yang mendasar saat ini. Lantaran, pemegang saham berencana mendorong perusahaan melakukan investasi ke lini-lini bisnis yang strategis.

BACA JUGA:
Erick Thohir Sebut Restrukturisasi BUMN Karya Butuh Waktu hingga 3 Tahun


Karena itu perbaikan di sisi Good Corporate Governance (GCG), kepemimpinan, hingga aspek lain dalam satu sistem bisnis perusahaan harus dilakukan.
&amp;ldquo;Karya ini kita ada tiga opsi waktu itu, istilah BUMN karya yang sangat sehat, GCG bagus, leadership bagus, nanti akan investasi BUMN karya yang tentu perlu diperbaiki, sudah ada matriksnya silakan tanya, termasuk yang PPA juga,&amp;rdquo; ungkap Erick saat sesi diskusi di Kementerian BUMN, Selasa (19/12/2023).

BACA JUGA:
Soal Harga Saham Vale, Erick Thohir: Negosiasi Sampai Dapat yang Kita Mau


Aspek lain yang juga diperbaiki di internal BUMN karya adalah soal pendanaan, salah satunya melalui skema Penyertaan Modal Negara (PMN). Selama ini perseroan kerap menggarap proyek jangka panjang, namun secara pendanaannya justru bersifat jangka pendek.
Soal ini, Erick juga menginginkan agar anggaran yang diperoleh perusahaan tidak disuntik lagi ke induk holding, namun langsung ke anak perusahaan yang ditunjuk mengerjakan project yang dimaksud.
&amp;ldquo;Ada juga yang istilahnya karena ini ada PMN, ada juga pendanaan dari perbankan, kita tidak mau lagi ke holding-nya, tapi langsung ke project-nya. supaya tadi pembayaran vendor gak muter-muter,&amp;rdquo; katanya.
&amp;ldquo;Itu vendor ada yang 2016, masa posisi kita sebagai benteng ekonomi  nasional, tapi menyulitkan UMKM yang kecil-kecil, makanya kita bilang  panggil Direksi yang lama biar tanggung jawab, sama komisi IV juga  sepakat panggil,&amp;rdquo; lanjut dia.
Untuk membuat bisnis BUMN karya menjadi sehat, pemegang saham juga  menempuh skema restrukturisasi keuangan. Pada konteks ini, pemerintah  selaku pemegang saham mengusulkan agar tenor atau jangka waktu  pembayaran utang perusahaan bisa diperpanjang menjadi 8 tahun, dari  sebelumnya 3 tahun saja.
Pada kasus PT Waskita Karya (Persero) Tbk misalnya, baru 80% kreditur  asal perbankan telah menyetujui skema restrukturisasi. Perbankan  terdiri dari Himbara dan swasta. Sedangkan pemegang obligasi dan vendor  masih menolak skema tersebut.
&amp;ldquo;Restrukturisasi, contoh, ada juga yang pelepasan aset, sebagian aset  ke INA, ada juga yang nego perbankan 90% sudah berhasil, tapi yang  sukuk, macam-macam, belum,&amp;rdquo; beber dia.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMy8xLzE3NTEwMy81L3g4cWk4azQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir menyiapkan rencana besarnya untuk perusahaan pelat merah di sektor konstruksi. Kendati kondisi keuangan perseroan saat ini masih tertekan akibat beban utang dan permasalahan lainnya.
Menurut dia, perbaikan bisnis BUMN karya menjadi satu keharusan yang mendasar saat ini. Lantaran, pemegang saham berencana mendorong perusahaan melakukan investasi ke lini-lini bisnis yang strategis.

BACA JUGA:
Erick Thohir Sebut Restrukturisasi BUMN Karya Butuh Waktu hingga 3 Tahun


Karena itu perbaikan di sisi Good Corporate Governance (GCG), kepemimpinan, hingga aspek lain dalam satu sistem bisnis perusahaan harus dilakukan.
&amp;ldquo;Karya ini kita ada tiga opsi waktu itu, istilah BUMN karya yang sangat sehat, GCG bagus, leadership bagus, nanti akan investasi BUMN karya yang tentu perlu diperbaiki, sudah ada matriksnya silakan tanya, termasuk yang PPA juga,&amp;rdquo; ungkap Erick saat sesi diskusi di Kementerian BUMN, Selasa (19/12/2023).

BACA JUGA:
Soal Harga Saham Vale, Erick Thohir: Negosiasi Sampai Dapat yang Kita Mau


Aspek lain yang juga diperbaiki di internal BUMN karya adalah soal pendanaan, salah satunya melalui skema Penyertaan Modal Negara (PMN). Selama ini perseroan kerap menggarap proyek jangka panjang, namun secara pendanaannya justru bersifat jangka pendek.
Soal ini, Erick juga menginginkan agar anggaran yang diperoleh perusahaan tidak disuntik lagi ke induk holding, namun langsung ke anak perusahaan yang ditunjuk mengerjakan project yang dimaksud.
&amp;ldquo;Ada juga yang istilahnya karena ini ada PMN, ada juga pendanaan dari perbankan, kita tidak mau lagi ke holding-nya, tapi langsung ke project-nya. supaya tadi pembayaran vendor gak muter-muter,&amp;rdquo; katanya.
&amp;ldquo;Itu vendor ada yang 2016, masa posisi kita sebagai benteng ekonomi  nasional, tapi menyulitkan UMKM yang kecil-kecil, makanya kita bilang  panggil Direksi yang lama biar tanggung jawab, sama komisi IV juga  sepakat panggil,&amp;rdquo; lanjut dia.
Untuk membuat bisnis BUMN karya menjadi sehat, pemegang saham juga  menempuh skema restrukturisasi keuangan. Pada konteks ini, pemerintah  selaku pemegang saham mengusulkan agar tenor atau jangka waktu  pembayaran utang perusahaan bisa diperpanjang menjadi 8 tahun, dari  sebelumnya 3 tahun saja.
Pada kasus PT Waskita Karya (Persero) Tbk misalnya, baru 80% kreditur  asal perbankan telah menyetujui skema restrukturisasi. Perbankan  terdiri dari Himbara dan swasta. Sedangkan pemegang obligasi dan vendor  masih menolak skema tersebut.
&amp;ldquo;Restrukturisasi, contoh, ada juga yang pelepasan aset, sebagian aset  ke INA, ada juga yang nego perbankan 90% sudah berhasil, tapi yang  sukuk, macam-macam, belum,&amp;rdquo; beber dia.</content:encoded></item></channel></rss>
