<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alam Ganjar Lihat Potensi Besar Industri Cokelat Indonesia   </title><description>Putra Ganjar Pranowo, Muhammad Zinedine Alam Ganjar berkunjung ke Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/19/455/2941353/alam-ganjar-lihat-potensi-besar-industri-cokelat-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/19/455/2941353/alam-ganjar-lihat-potensi-besar-industri-cokelat-indonesia"/><item><title>Alam Ganjar Lihat Potensi Besar Industri Cokelat Indonesia   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/19/455/2941353/alam-ganjar-lihat-potensi-besar-industri-cokelat-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/19/455/2941353/alam-ganjar-lihat-potensi-besar-industri-cokelat-indonesia</guid><pubDate>Selasa 19 Desember 2023 12:30 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/19/455/2941353/alam-ganjar-lihat-potensi-besar-industri-cokelat-indonesia-UgVyFEF41C.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alam Ganjar di Tabanan Bali. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/19/455/2941353/alam-ganjar-lihat-potensi-besar-industri-cokelat-indonesia-UgVyFEF41C.jpg</image><title>Alam Ganjar di Tabanan Bali. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA - Putra Ganjar Pranowo, Muhammad Zinedine Alam Ganjar berkunjung ke Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Alam Ganjar menyerap aspirasi dari para peternak dan petani di Bali.
Alam Ganjar menilai Kabupaten Tabanan merupakan salah satu dari beberapa kota kabupaten yang memiliki produksi pertanian dan pertenakan cukup potensial. Tak hanya sebagai lumbung padi terbesar, Tabanan memiliki varietas tanaman holtikultura yang cukup melimpah. Salah satunya adalah tanaman stroberi, aplukat dan coklat.

BACA JUGA:
Kumpul Bersama Petani, Alam Ganjar Dengarkan Curhatan soal Pupuk dan Irigasi di Bali

Untuk peternakan sendiri, Tabanan kerap memproduksi hewan ternak seperti ayam dan babi. Namun, ada persoalan yang timbul dan mengancam keberlangsungan petani dan peternak di Tabanan, yakni dihadapi oleh tingginya biaya produksi pakan dan bibit yang sulit dengan harga tinggi.
Alam ditemani langsung oleh CEO Cau Coklat Kadek Surya untuk melihat seluruh proses hulu sampai hilir pengolahan coklat tersebut. Alam pun merasa senang dapat kesempatan mengunjungi proses pengolahan coklat tersebut.
&quot;Sebagai penggemar coklat seneng banget sih di kasih lihat proses pembuatan coklat dari awal penanaman, pemotongan kakao dan proses pengolahan hingga jadi coklatnya,&quot; kata Alam dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/12/2023).

BACA JUGA:
Pengelolaan Sampah Buruk, Alam Ganjar Ajak Masyarakat Bali Peduli Lingkungan

&quot;Ini jadi optimisme baru bagaimana pengembangan pertanian cokelat di Indonesia bisa jadi edukasi untuk para petani muda untuk bisa mengadopsi ilmu tersebut,&quot; sambungnya.
Alam melihat adanya peluang besar dalam mengembangkan industri coklat di Indonesia.
&quot;Ternyata coklat Indonesia ini cukup besar dan pasarnya juga luar biasa, cuma belum terlihat optimalisasinya seperti kopi,&quot; lanjut Alam.Pada kesempatan yang sama, CEO Cau Coklat Kadek Surya menyampaikan kebutuhan coklat Indonesia luar biasa banyak. Saat ini, menurutnya, Indonesia bukan lagi eksportir melainkan importir coklat.
Dengan demikian Surya mengajak warga kepada petani muda tidak ragu kita menanam coklat. &quot;Ayo para petani muda jangan ragu kita tanem coklat nanti kita bisa jual coklat dengan harga sesuai, jadi semua petani bisa sejahtera,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Putra Ganjar Pranowo, Muhammad Zinedine Alam Ganjar berkunjung ke Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Alam Ganjar menyerap aspirasi dari para peternak dan petani di Bali.
Alam Ganjar menilai Kabupaten Tabanan merupakan salah satu dari beberapa kota kabupaten yang memiliki produksi pertanian dan pertenakan cukup potensial. Tak hanya sebagai lumbung padi terbesar, Tabanan memiliki varietas tanaman holtikultura yang cukup melimpah. Salah satunya adalah tanaman stroberi, aplukat dan coklat.

BACA JUGA:
Kumpul Bersama Petani, Alam Ganjar Dengarkan Curhatan soal Pupuk dan Irigasi di Bali

Untuk peternakan sendiri, Tabanan kerap memproduksi hewan ternak seperti ayam dan babi. Namun, ada persoalan yang timbul dan mengancam keberlangsungan petani dan peternak di Tabanan, yakni dihadapi oleh tingginya biaya produksi pakan dan bibit yang sulit dengan harga tinggi.
Alam ditemani langsung oleh CEO Cau Coklat Kadek Surya untuk melihat seluruh proses hulu sampai hilir pengolahan coklat tersebut. Alam pun merasa senang dapat kesempatan mengunjungi proses pengolahan coklat tersebut.
&quot;Sebagai penggemar coklat seneng banget sih di kasih lihat proses pembuatan coklat dari awal penanaman, pemotongan kakao dan proses pengolahan hingga jadi coklatnya,&quot; kata Alam dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/12/2023).

BACA JUGA:
Pengelolaan Sampah Buruk, Alam Ganjar Ajak Masyarakat Bali Peduli Lingkungan

&quot;Ini jadi optimisme baru bagaimana pengembangan pertanian cokelat di Indonesia bisa jadi edukasi untuk para petani muda untuk bisa mengadopsi ilmu tersebut,&quot; sambungnya.
Alam melihat adanya peluang besar dalam mengembangkan industri coklat di Indonesia.
&quot;Ternyata coklat Indonesia ini cukup besar dan pasarnya juga luar biasa, cuma belum terlihat optimalisasinya seperti kopi,&quot; lanjut Alam.Pada kesempatan yang sama, CEO Cau Coklat Kadek Surya menyampaikan kebutuhan coklat Indonesia luar biasa banyak. Saat ini, menurutnya, Indonesia bukan lagi eksportir melainkan importir coklat.
Dengan demikian Surya mengajak warga kepada petani muda tidak ragu kita menanam coklat. &quot;Ayo para petani muda jangan ragu kita tanem coklat nanti kita bisa jual coklat dengan harga sesuai, jadi semua petani bisa sejahtera,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
