<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>7 Fakta Tol Cipali dari Pemilik hingga Titik Kemacetan Baru di Libur Nataru</title><description>Ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) di Provinsi Jawa Barat telah resmi beroperasi pada 13 Juni 2015.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/23/320/2942745/7-fakta-tol-cipali-dari-pemilik-hingga-titik-kemacetan-baru-di-libur-nataru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/23/320/2942745/7-fakta-tol-cipali-dari-pemilik-hingga-titik-kemacetan-baru-di-libur-nataru"/><item><title>7 Fakta Tol Cipali dari Pemilik hingga Titik Kemacetan Baru di Libur Nataru</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/23/320/2942745/7-fakta-tol-cipali-dari-pemilik-hingga-titik-kemacetan-baru-di-libur-nataru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/23/320/2942745/7-fakta-tol-cipali-dari-pemilik-hingga-titik-kemacetan-baru-di-libur-nataru</guid><pubDate>Sabtu 23 Desember 2023 06:04 WIB</pubDate><dc:creator>Arfiah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/21/320/2942745/7-fakta-tol-cipali-dari-pemilik-hingga-titik-kemacetan-baru-di-libur-nataru-2FkSyqT6f7.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Fakta Jalan Tol Cipali. (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/21/320/2942745/7-fakta-tol-cipali-dari-pemilik-hingga-titik-kemacetan-baru-di-libur-nataru-2FkSyqT6f7.JPG</image><title>Fakta Jalan Tol Cipali. (Foto: PUPR)</title></images><description>

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNi8xLzE3NTIwMy81L3g4cW01NDU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) di Provinsi Jawa Barat telah resmi beroperasi pada 13 Juni 2015.
Kehadiran Jalan Tol Cipali terbukti memangkas rute Cikampek-Palimanan hingga 40 KM dibanding melewati jalur Pantura.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Siapa Pemilik Jalan Tol Jagorawi? Ternyata Ini Sosoknya

Jalan Tol Cipali memiliki 6 Gerbang Tol, yaitu Gerbang Tol Kalijati, Subang, Cikedung, Kertajati, Sumberjaya dan Palimanan dengan total jumlah gardu 44 unit.

Selain itu, Tol Cipali juga memiliki 6 Interchange dan 99 unit jembatan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Jalan Tol Maut di Indonesia yang kerap Makan Korban Jiwa, Ada Cipali

Okezone telah merangkum enam fakta Tol Cipali dari pemilik hingga titik kemacetan baru di libur Natal dan tahun baru, Sabtu (23/12/2023):


1. Sosok Pemilik Tol Cipali

Sosok pemilik ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) adalah PT Lintas Marga Sedaya. Sebagai bagian dari Grup ASTRA, pada 28 November 2019 PT Lintas Marga Sedaya secara resmi memiliki branding name ASTRA Tol Cikopo-Palimanan (ASTRA Tol Cipali).

PT Lintas Marga Sedaya (ASTRA Tol Cipali) merupakan perusahaan Joint Venture antara PT ASTRA Tol Nusantara, anak perusahaan PT ASTRA Internasional, Tbk (55%) dan Canada Pension Plan Investment Board (45%).


2. Tol Cipali Terbentang di 5 Kabupaten

Diketahui bahwa Tol Cikopo-Palimanan alias Cipali ini memiliki konsesi selama 40 tahun dengan panjang 116,75 KM. Jalan Tol Cipali terbentang dari Cikopo KM 72 sampai dengan Palimanan KM 188 dengan melewati 5 Kabupaten, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka dan berakhir di Kabupaten Cirebon.

3. Bakal Jadi Titik Macet Baru saat Libur Nataru
&amp;nbsp;


Ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) bakal jadi titik kemacetan baru imbas beroperasinya jalan Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang- Dawuan).



Titik temu antara jalan tol Cisumdawu dan Cipali berada di KM 150, hal ini membuat jalan tol Cipali bakal lebih banyak menampung kendaraan baik dari arah tol Cisumdawu, maupun kendaraan yang dari arah tol Japek.



Hal ini didasari oleh ruas tol Cipali yang hanya berjumlah 2 lajur. Sedangkan tol tersebut harus siap untuk menampung kendaraan dari arah tol Cisumdawu yang berjumlah 4 lajur, dan tol Jakarta - Cikampek 4 lajur (Eleveted dan non Eleveted).



4. Langkah Antisipasi Kementerian PUPR



Direktur Jalan Bebas Hambatan, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Triono Junoasmono mengatakan, bahwa untuk mengantisipasi bottleneck pada titik tersebut pihaknya telah membangun jalur transisi sepanjang 300 meter untuk masuk ruas tol Cipali.





&quot;Saat ini di pertemuan Cisumdawu dan Cipali sementara kita buat jalur transisi (tapper) sepanjang 300 meter supaya aman kendaraan ke jalur Cipali,&quot; ujar Triono.





5. LMS Diminta untuk Tambah Lajur Tol



Direktur Jalan Bebas Hambatan, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Triono Junoasmono menjelaskan, saat ini pihaknya telah meminta PT Lintas Marga Sedaya (LMS) selaku pemegang konsesi tol Cipali, untuk menambah 1 lajur, menjadi 3 lajur. Sehingga bisa lebih banyak menampung kendaraan dari arah Cisumdawu dan Japek.



&quot;Kita merencanakan pelebaran Cipali secara bertahap. Namun untuk lokasi-lokasi krusial rawan kemacetan akan kita dahulukan. Saya sudah minta BUJT LMS untuk segera memprogramkan pelebaran di lokasi-lokasi tersebut secara bertahap,&quot; katanya.



6. Tol Cisumdawu Bakal Geser Titik Macet
&amp;nbsp;




Juru bicara Kementerian PUPR, Endra S Atmawidjaya mengatakan, lewat pengoperasian seluruh Seksi tol Cisumdawu akan menggeser titik kemacetan yang biasanya terjadi di KM 47 tol Japek, imbas pertemuan Tol Layang MBZ dan Japek non elevated ke KM 150 ruas tol Cipali (Cikopo-Palimanan).





&quot;Berarti kita menggeser dari Jakarta hampir 75 km, titik kemacetan, nah kita harus lakukan modeling lagi, nanti bagaimana pola operasi jalan tolnya untuk nanti menjelang mudik. Tapi kita sudah bisa pastikan titik kemacetan ada disana (KM150), karena dari arah Cikampek 4 lajur, Cisumdawu 4 lajur, ketemumya cuma 2 lajur (Cipali), makanya ini harus diperlebar,&quot; kata Endra.





7. Pelebaran Jalur di Tol Cipali





Kementerian PUPR menyampaikan saat ini tengah dilakukan pelebaran jalan pada ruas Tol Cikopo-Palimanan di KM 71 sampai KM 85 dari 2 lajur menjadi 3 lajur.



Direktur Jendral Bina Marga Hedy Rahadian menjelaskan, penambahan lajur diharapkan mampu untuk memperlancar arus kendaraan terutama ketika volume kendaraan meningkat ketika masuk musim libur Natal dan Tahun Baru 2024.



&quot;Saat ini sedang dilakukan pelebaran, khususnya di KM 71 sampai dengan KM 85 di tol Cipali. Kita harapkan nanti H-10 pelebaran KM 71 sampai dengan KM 85 ini sudah tuntas,&quot; ujar Hedy.</description><content:encoded>

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNi8xLzE3NTIwMy81L3g4cW01NDU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) di Provinsi Jawa Barat telah resmi beroperasi pada 13 Juni 2015.
Kehadiran Jalan Tol Cipali terbukti memangkas rute Cikampek-Palimanan hingga 40 KM dibanding melewati jalur Pantura.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Siapa Pemilik Jalan Tol Jagorawi? Ternyata Ini Sosoknya

Jalan Tol Cipali memiliki 6 Gerbang Tol, yaitu Gerbang Tol Kalijati, Subang, Cikedung, Kertajati, Sumberjaya dan Palimanan dengan total jumlah gardu 44 unit.

Selain itu, Tol Cipali juga memiliki 6 Interchange dan 99 unit jembatan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

5 Jalan Tol Maut di Indonesia yang kerap Makan Korban Jiwa, Ada Cipali

Okezone telah merangkum enam fakta Tol Cipali dari pemilik hingga titik kemacetan baru di libur Natal dan tahun baru, Sabtu (23/12/2023):


1. Sosok Pemilik Tol Cipali

Sosok pemilik ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) adalah PT Lintas Marga Sedaya. Sebagai bagian dari Grup ASTRA, pada 28 November 2019 PT Lintas Marga Sedaya secara resmi memiliki branding name ASTRA Tol Cikopo-Palimanan (ASTRA Tol Cipali).

PT Lintas Marga Sedaya (ASTRA Tol Cipali) merupakan perusahaan Joint Venture antara PT ASTRA Tol Nusantara, anak perusahaan PT ASTRA Internasional, Tbk (55%) dan Canada Pension Plan Investment Board (45%).


2. Tol Cipali Terbentang di 5 Kabupaten

Diketahui bahwa Tol Cikopo-Palimanan alias Cipali ini memiliki konsesi selama 40 tahun dengan panjang 116,75 KM. Jalan Tol Cipali terbentang dari Cikopo KM 72 sampai dengan Palimanan KM 188 dengan melewati 5 Kabupaten, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka dan berakhir di Kabupaten Cirebon.

3. Bakal Jadi Titik Macet Baru saat Libur Nataru
&amp;nbsp;


Ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) bakal jadi titik kemacetan baru imbas beroperasinya jalan Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang- Dawuan).



Titik temu antara jalan tol Cisumdawu dan Cipali berada di KM 150, hal ini membuat jalan tol Cipali bakal lebih banyak menampung kendaraan baik dari arah tol Cisumdawu, maupun kendaraan yang dari arah tol Japek.



Hal ini didasari oleh ruas tol Cipali yang hanya berjumlah 2 lajur. Sedangkan tol tersebut harus siap untuk menampung kendaraan dari arah tol Cisumdawu yang berjumlah 4 lajur, dan tol Jakarta - Cikampek 4 lajur (Eleveted dan non Eleveted).



4. Langkah Antisipasi Kementerian PUPR



Direktur Jalan Bebas Hambatan, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Triono Junoasmono mengatakan, bahwa untuk mengantisipasi bottleneck pada titik tersebut pihaknya telah membangun jalur transisi sepanjang 300 meter untuk masuk ruas tol Cipali.





&quot;Saat ini di pertemuan Cisumdawu dan Cipali sementara kita buat jalur transisi (tapper) sepanjang 300 meter supaya aman kendaraan ke jalur Cipali,&quot; ujar Triono.





5. LMS Diminta untuk Tambah Lajur Tol



Direktur Jalan Bebas Hambatan, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Triono Junoasmono menjelaskan, saat ini pihaknya telah meminta PT Lintas Marga Sedaya (LMS) selaku pemegang konsesi tol Cipali, untuk menambah 1 lajur, menjadi 3 lajur. Sehingga bisa lebih banyak menampung kendaraan dari arah Cisumdawu dan Japek.



&quot;Kita merencanakan pelebaran Cipali secara bertahap. Namun untuk lokasi-lokasi krusial rawan kemacetan akan kita dahulukan. Saya sudah minta BUJT LMS untuk segera memprogramkan pelebaran di lokasi-lokasi tersebut secara bertahap,&quot; katanya.



6. Tol Cisumdawu Bakal Geser Titik Macet
&amp;nbsp;




Juru bicara Kementerian PUPR, Endra S Atmawidjaya mengatakan, lewat pengoperasian seluruh Seksi tol Cisumdawu akan menggeser titik kemacetan yang biasanya terjadi di KM 47 tol Japek, imbas pertemuan Tol Layang MBZ dan Japek non elevated ke KM 150 ruas tol Cipali (Cikopo-Palimanan).





&quot;Berarti kita menggeser dari Jakarta hampir 75 km, titik kemacetan, nah kita harus lakukan modeling lagi, nanti bagaimana pola operasi jalan tolnya untuk nanti menjelang mudik. Tapi kita sudah bisa pastikan titik kemacetan ada disana (KM150), karena dari arah Cikampek 4 lajur, Cisumdawu 4 lajur, ketemumya cuma 2 lajur (Cipali), makanya ini harus diperlebar,&quot; kata Endra.





7. Pelebaran Jalur di Tol Cipali





Kementerian PUPR menyampaikan saat ini tengah dilakukan pelebaran jalan pada ruas Tol Cikopo-Palimanan di KM 71 sampai KM 85 dari 2 lajur menjadi 3 lajur.



Direktur Jendral Bina Marga Hedy Rahadian menjelaskan, penambahan lajur diharapkan mampu untuk memperlancar arus kendaraan terutama ketika volume kendaraan meningkat ketika masuk musim libur Natal dan Tahun Baru 2024.



&quot;Saat ini sedang dilakukan pelebaran, khususnya di KM 71 sampai dengan KM 85 di tol Cipali. Kita harapkan nanti H-10 pelebaran KM 71 sampai dengan KM 85 ini sudah tuntas,&quot; ujar Hedy.</content:encoded></item></channel></rss>
