<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Covid-19 Kembali Naik, Masyarakat Diimbau Pakai Masker Lagi</title><description>Kasus Covid-19 kembali meningkat termasuk di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk kembali memakai masker.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/25/320/2944493/covid-19-kembali-naik-masyarakat-diimbau-pakai-masker-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/25/320/2944493/covid-19-kembali-naik-masyarakat-diimbau-pakai-masker-lagi"/><item><title>Covid-19 Kembali Naik, Masyarakat Diimbau Pakai Masker Lagi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/25/320/2944493/covid-19-kembali-naik-masyarakat-diimbau-pakai-masker-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/25/320/2944493/covid-19-kembali-naik-masyarakat-diimbau-pakai-masker-lagi</guid><pubDate>Senin 25 Desember 2023 06:47 WIB</pubDate><dc:creator>Arfiah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/25/320/2944493/covid-19-kembali-naik-masyarakat-diimbau-pakai-masker-lagi-dWn8KuNtJS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kasus Covid-19 Marak Kembali (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/25/320/2944493/covid-19-kembali-naik-masyarakat-diimbau-pakai-masker-lagi-dWn8KuNtJS.jpg</image><title>Kasus Covid-19 Marak Kembali (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMS84LzE3NTM1MS81L3g4cXJkajI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kasus Covid-19 kembali meningkat termasuk di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk kembali memakai masker saat berada di luar ruangan seperti naik transportasi umum.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), kasus Covid-19 per 18 Desember 2023 telah mencapai angka sebanyak 243 orang yang terkonfirmasi positif. Sementara itu, terdapat 2.204 kasus aktif dan 2 kasus yang dilaporkan meninggal.

BACA JUGA:
Sri Mulyani: Anggaran Pemilu Sudah Habiskan Rp23,4 Triliun per 2 Desember 2023

Mantan Direktur WHO, Profesor Tjandra Yoga Aditama memberikan saran untuk kembali memberlakukan penggunaan masker di sejumlah tempat keramaian. Hal ini dipicu lonjakan Covid-19 terjadi.
&amp;ldquo;Pemerintah Singapura amat menganjurkan penggunaan masker di tempat kerumunan, apalagi kalau di dalam ruangan dan kalau mengunjungi kelompok rentan,&amp;rdquo; kata Prof Tjandra, dikutip dalam keterangan tertulis.

BACA JUGA:
Ciri Khas Covid-19 Varian JN.1 Bisa Terlihat dari Lidah Pasien

Menurutnya, dengan pengetatan yang dilakukan, maka hal ini bisa membantu menurunkan angka Covid-19 yang terjadi. Selain itu, upaya tersebut juga tetap harus dibantu dengan vaksinasi Covid-19.Diketahui, menurut Profesor Tjandra Yoga Aditama, varian yang saat ini beredar di Singapura secara rinci menyebutkan bahwa lebih dari 60 Persen penduduk Singapura disebabkan oleh virus Covid-19 jenis JN.1 yang merupakan bagian dari varian BA.2.86.
Sehingga, pemerintah Singapura menyatakan bahwa sampai akhir November 2023 maka lebih dari 70 Persen kasus Covid-19 disebabkan oleh varian EG.5 dengan sub lineage HK.3.
Baca selengkapnya: 6 Fakta Naik Transportasi Umum Bakal Wajib Pakai Masker Lagi</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMS84LzE3NTM1MS81L3g4cXJkajI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kasus Covid-19 kembali meningkat termasuk di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk kembali memakai masker saat berada di luar ruangan seperti naik transportasi umum.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), kasus Covid-19 per 18 Desember 2023 telah mencapai angka sebanyak 243 orang yang terkonfirmasi positif. Sementara itu, terdapat 2.204 kasus aktif dan 2 kasus yang dilaporkan meninggal.

BACA JUGA:
Sri Mulyani: Anggaran Pemilu Sudah Habiskan Rp23,4 Triliun per 2 Desember 2023

Mantan Direktur WHO, Profesor Tjandra Yoga Aditama memberikan saran untuk kembali memberlakukan penggunaan masker di sejumlah tempat keramaian. Hal ini dipicu lonjakan Covid-19 terjadi.
&amp;ldquo;Pemerintah Singapura amat menganjurkan penggunaan masker di tempat kerumunan, apalagi kalau di dalam ruangan dan kalau mengunjungi kelompok rentan,&amp;rdquo; kata Prof Tjandra, dikutip dalam keterangan tertulis.

BACA JUGA:
Ciri Khas Covid-19 Varian JN.1 Bisa Terlihat dari Lidah Pasien

Menurutnya, dengan pengetatan yang dilakukan, maka hal ini bisa membantu menurunkan angka Covid-19 yang terjadi. Selain itu, upaya tersebut juga tetap harus dibantu dengan vaksinasi Covid-19.Diketahui, menurut Profesor Tjandra Yoga Aditama, varian yang saat ini beredar di Singapura secara rinci menyebutkan bahwa lebih dari 60 Persen penduduk Singapura disebabkan oleh virus Covid-19 jenis JN.1 yang merupakan bagian dari varian BA.2.86.
Sehingga, pemerintah Singapura menyatakan bahwa sampai akhir November 2023 maka lebih dari 70 Persen kasus Covid-19 disebabkan oleh varian EG.5 dengan sub lineage HK.3.
Baca selengkapnya: 6 Fakta Naik Transportasi Umum Bakal Wajib Pakai Masker Lagi</content:encoded></item></channel></rss>
