<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir: SGIE Bukan Topik Sembarangan</title><description>Topik State of Global Islamic Economy (SGIE) menjadi ramai usai debat Cawapres pekan lalu.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/26/320/2944959/erick-thohir-sgie-bukan-topik-sembarangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/26/320/2944959/erick-thohir-sgie-bukan-topik-sembarangan"/><item><title>Erick Thohir: SGIE Bukan Topik Sembarangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/26/320/2944959/erick-thohir-sgie-bukan-topik-sembarangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/26/320/2944959/erick-thohir-sgie-bukan-topik-sembarangan</guid><pubDate>Selasa 26 Desember 2023 09:15 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/26/320/2944959/erick-thohir-sgie-bukan-topik-sembarangan-nQZPx9hQff.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick sebut SGIE bukan topik sembarangan (Foto: BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/26/320/2944959/erick-thohir-sgie-bukan-topik-sembarangan-nQZPx9hQff.jpg</image><title>Erick sebut SGIE bukan topik sembarangan (Foto: BUMN)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMi8xLzE3NTQyMS81L3g4cXN4cnY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Topik State of Global Islamic Economy (SGIE) menjadi ramai usai debat Cawapres pekan lalu. Menteri BUMN sekaligus Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Erick Thohir merespon isu SGIE yang sempat disinggung dalam debat Cawapres.
Erick menilai SGIE adalah sektor krusial yang harus mendapat perhatian besar para pemimpin Indonesia. Menurutnya, industri ini menjadi penopang pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di Tanah Air.

BACA JUGA:
Potensi Industri Asuransi Syariah di RI, Ini Pesan Wapres

Apalagi populasi Indonesia merupakan muslim terbesar pertama di dunia, sehingga menjadi pasar yang sangat potensial.
&amp;ldquo;Topik SGIE ini adalah topik yang hangat dibahas di debat Cawapres tadi. Dan saya sebagai Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah punya beberapa pemikiran untuk dibagi,&amp;rdquo; ucap Erick melalui akun Instagramnya, dikutip Selasa (26/12/2023).

BACA JUGA:
OJK Sebut Perbankan Syariah Didominasi 1 Bank Besar dengan Aset Rp100 Triliun

&amp;ldquo;Apresiasi untuk mas Gibran yang sudah mengangkat isu SGIE. Ini bukan topik sembarangan, ekonomi dan keuangan syariah itu krusial, terutama bagi kita di Indonesia,&amp;rdquo; lanjutnya.
Erick mencatat, Indonesia berada di posisi keempat dalam sektor ekonomi syariah dunia, di bawah Malaysia, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA). Kendati begitu, Indonesia bisa merangkak naik ke posisi pertama bila industri ini terus digenjot.
&amp;ldquo;Mungkin banyak yang belum tahu, tapi kita berada di posisi keempat dalam sektor ekonomi syariah. Di bawah Malaysia, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA),&amp;rdquo; papar dia.&amp;ldquo;Tapi Indonesia memiliki potensi yang sangat besar menjadi nomor satu di SGIE karena secara statistik Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbanyak di dunia,&amp;rdquo; bebernya.
Karena itu, dia berharap para calon pemimpin Indonesia bisa memahami konsep SGIE dan pentingnya untuk Indonesia. Erick yakin SGIE menjadi satu topangan baru untuk kemajuan ekonomi yang adil, cepat, dan stabil.
&amp;ldquo;Mungkin banyak yang belum tahu, tapi kita berada di posisi keempat dalam sektor ekonomi syariah. Di bawah Malaysia, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA). Tapi Indonesia memiliki potensi yang sangat besar menjadi nomor satu di SGIE karena secara statistik Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbanyak di dunia,&amp;rdquo; kata Erick.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMi8xLzE3NTQyMS81L3g4cXN4cnY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Topik State of Global Islamic Economy (SGIE) menjadi ramai usai debat Cawapres pekan lalu. Menteri BUMN sekaligus Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Erick Thohir merespon isu SGIE yang sempat disinggung dalam debat Cawapres.
Erick menilai SGIE adalah sektor krusial yang harus mendapat perhatian besar para pemimpin Indonesia. Menurutnya, industri ini menjadi penopang pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di Tanah Air.

BACA JUGA:
Potensi Industri Asuransi Syariah di RI, Ini Pesan Wapres

Apalagi populasi Indonesia merupakan muslim terbesar pertama di dunia, sehingga menjadi pasar yang sangat potensial.
&amp;ldquo;Topik SGIE ini adalah topik yang hangat dibahas di debat Cawapres tadi. Dan saya sebagai Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah punya beberapa pemikiran untuk dibagi,&amp;rdquo; ucap Erick melalui akun Instagramnya, dikutip Selasa (26/12/2023).

BACA JUGA:
OJK Sebut Perbankan Syariah Didominasi 1 Bank Besar dengan Aset Rp100 Triliun

&amp;ldquo;Apresiasi untuk mas Gibran yang sudah mengangkat isu SGIE. Ini bukan topik sembarangan, ekonomi dan keuangan syariah itu krusial, terutama bagi kita di Indonesia,&amp;rdquo; lanjutnya.
Erick mencatat, Indonesia berada di posisi keempat dalam sektor ekonomi syariah dunia, di bawah Malaysia, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA). Kendati begitu, Indonesia bisa merangkak naik ke posisi pertama bila industri ini terus digenjot.
&amp;ldquo;Mungkin banyak yang belum tahu, tapi kita berada di posisi keempat dalam sektor ekonomi syariah. Di bawah Malaysia, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA),&amp;rdquo; papar dia.&amp;ldquo;Tapi Indonesia memiliki potensi yang sangat besar menjadi nomor satu di SGIE karena secara statistik Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbanyak di dunia,&amp;rdquo; bebernya.
Karena itu, dia berharap para calon pemimpin Indonesia bisa memahami konsep SGIE dan pentingnya untuk Indonesia. Erick yakin SGIE menjadi satu topangan baru untuk kemajuan ekonomi yang adil, cepat, dan stabil.
&amp;ldquo;Mungkin banyak yang belum tahu, tapi kita berada di posisi keempat dalam sektor ekonomi syariah. Di bawah Malaysia, Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA). Tapi Indonesia memiliki potensi yang sangat besar menjadi nomor satu di SGIE karena secara statistik Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbanyak di dunia,&amp;rdquo; kata Erick.</content:encoded></item></channel></rss>
