<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kurangi Beban Keuangan, Waskita Karya Lakukan Efisiensi</title><description>PT Waskita Karya Tbk melakukan efisiensi bisnis untuk mengurangi beban keuagan dan memulihkan kondisi perusahaan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/27/320/2945547/kurangi-beban-keuangan-waskita-karya-lakukan-efisiensi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/27/320/2945547/kurangi-beban-keuangan-waskita-karya-lakukan-efisiensi"/><item><title>Kurangi Beban Keuangan, Waskita Karya Lakukan Efisiensi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/27/320/2945547/kurangi-beban-keuangan-waskita-karya-lakukan-efisiensi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/27/320/2945547/kurangi-beban-keuangan-waskita-karya-lakukan-efisiensi</guid><pubDate>Rabu 27 Desember 2023 12:27 WIB</pubDate><dc:creator>Meliana Tesa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/27/320/2945547/kurangi-beban-keuangan-waskita-karya-lakukan-efisiensi-M8Q4bSIO0p.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Waskita Karya lakukan efisiensi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/27/320/2945547/kurangi-beban-keuangan-waskita-karya-lakukan-efisiensi-M8Q4bSIO0p.jpeg</image><title>Waskita Karya lakukan efisiensi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xNS8xLzE2NzIwNS81L3g4bHNmNDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; PT Waskita Karya Tbk melakukan efisiensi bisnis untuk mengurangi beban keuagan dan memulihkan kondisi perusahaan. Efisiensi bisnis diyakini bisa memulihkan perusahaan.
Efisiensi dalam bentuk pemangkasan jumlah pekerja itu pun dapat mengurangi beban keuangan perusahaan sebesar 8% sehingga perseroan memiliki kemampuan untuk melakukan pengelolaan atas kinerja keuangan.

BACA JUGA:
Begini Skema Integrasi Waskita (WSKT) dan Hutama Karya Melalui PMN


Pengamat Pasar Modal Reza Priyambada menilai, upaya efisiensi perlu dilakukan agar perusahaan yang sedang menghadapi masalah keuangan dapat segera sehat sehingga mampu menjalankan bisnis dengan optimal.
&quot;Langkah efisiensi perlu dilihat secara menyeluruh. Setiap bidang harus dicek di mana upaya efisiensi yang bisa dilakukan. Selain itu, efisiensi ini perlu dibarengi dengan perencanaan bisnis jangka panjang. Jadi harus diperhatikan juga aspek langkah strategis perusahaan dalam melakukan ekspansi maupun upaya untuk bertumbuh baik secara organik maupun anorganik,&amp;rdquo; katanya, Rabu (27/12/2023).

BACA JUGA:
Waskita Karya Tekankan Pentingnya Transparansi Pelayanan Informasi


Dia menambahkan, efisiensi tak hanya bisa dilakukan dengan memangkas jumlah pekerja, tetapi juga mengurangi beban operasional dari sektor lain, misalnya aktivitas rapat perusahaan hingga penunjukan vendor.
Selain itu, perseroan juga perlu melakukan negosiasi agar proses restrukturisasi berjalan maksimal sehingga mendukung fungsi Waskita Karya untuk kembali fokus ke bisnis inti. &quot;Untuk utang bond bisa dibahas di RUPO apakah bisa minta keringanan maupun restrukturisasi,&quot; ujarnya.
Sementara itu, SVP Corporate Secretary Perseroan, Ermy Puspa Yunita  mengatakan Waskita fokus melakukan upaya perbaikan tata kelola dan  kinerja perusahaan melalui program transformasi bisnis.
Transformasi Bisnis yang saat ini Waskita lakukan yaitu fokus kepada  core business sebagai kontraktor murni yang menyebabkan perubahan  organisasi dan peran karyawan dengan melakukan proses rightsizing agar  proses bisnis Perseroan semakin efisien dan efektif.
&quot;Rightsizing merupakan sebuah upaya memastikan sumber daya perusahaan dipergunakan secara tepat dan efektif,&quot; katanya.
Dia menambahkan, proses ini tidak selalu berkaitan dengan perampingan  tetapi juga bagaimana Perseroan dapat melakukan optimalisasi dengan  menempatkan karyawan pada posisi atau jabatan yang tepat, the right man  on the right place agar kinerja perseroan semakin maksimal.
Proses rightsizing ini membuat Perseroan menata ulang deskripsi  pekerjaan dan struktur karyawan di kantor maupun proyek sehingga potensi  yang dimiliki oleh Perseroan dapat dimaksimalkan dengan baik dan  mewujudkan kinerja perusahaan yang lebih efektif dan efisien serta fokus  pada core bisnis sebagai kontraktor murni.
Selain itu, Perseroan juga telah melakukan perbaikan &amp;ndash; perbaikan tata  kelola perusahaan diantaranya melalui penerapan komite manajemen risiko  konstruksi untuk memastikan setiap proyek yang akan diambil merupakan  proyek sehat dengan risiko finansial yang rendah seperti adanya  ketentuan monthly payment, uang muka dan adanya kepastian pembayaran  dari owner, sehingga proyek-proyek yang didapatkan oleh Waskita dapat  berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu serta memberikan dampak  positif bagi kinerja perusahaan.
Perseroan juga membentuk financial controller sebagai pengendalian  sistem keuangan dan mewujudkan kesatuan likuiditas dalam bentuk  sentralisasi pembayaran. Perbaikan kinerja perusahaan juga terus  dilakukan diantaranya melalui lean construction agar proyek-proyek  melakukan efisiensi minimum 1% dari sisa nilai kontrak melalui metode  material manajemen yang lebih efektif dan efisien.
&amp;rdquo;Untuk menghadapi tahun 2024, Perseroan optimis dengan  langkah-langkah yang dijalankan dapat menciptakan bisnis yang lebih  sehat dan prudent , sehingga kepercayaan yang diberikan oleh publik  dapat kami jaga dengan baik,&amp;rdquo; tutup Ermy.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8xNS8xLzE2NzIwNS81L3g4bHNmNDY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; PT Waskita Karya Tbk melakukan efisiensi bisnis untuk mengurangi beban keuagan dan memulihkan kondisi perusahaan. Efisiensi bisnis diyakini bisa memulihkan perusahaan.
Efisiensi dalam bentuk pemangkasan jumlah pekerja itu pun dapat mengurangi beban keuangan perusahaan sebesar 8% sehingga perseroan memiliki kemampuan untuk melakukan pengelolaan atas kinerja keuangan.

BACA JUGA:
Begini Skema Integrasi Waskita (WSKT) dan Hutama Karya Melalui PMN


Pengamat Pasar Modal Reza Priyambada menilai, upaya efisiensi perlu dilakukan agar perusahaan yang sedang menghadapi masalah keuangan dapat segera sehat sehingga mampu menjalankan bisnis dengan optimal.
&quot;Langkah efisiensi perlu dilihat secara menyeluruh. Setiap bidang harus dicek di mana upaya efisiensi yang bisa dilakukan. Selain itu, efisiensi ini perlu dibarengi dengan perencanaan bisnis jangka panjang. Jadi harus diperhatikan juga aspek langkah strategis perusahaan dalam melakukan ekspansi maupun upaya untuk bertumbuh baik secara organik maupun anorganik,&amp;rdquo; katanya, Rabu (27/12/2023).

BACA JUGA:
Waskita Karya Tekankan Pentingnya Transparansi Pelayanan Informasi


Dia menambahkan, efisiensi tak hanya bisa dilakukan dengan memangkas jumlah pekerja, tetapi juga mengurangi beban operasional dari sektor lain, misalnya aktivitas rapat perusahaan hingga penunjukan vendor.
Selain itu, perseroan juga perlu melakukan negosiasi agar proses restrukturisasi berjalan maksimal sehingga mendukung fungsi Waskita Karya untuk kembali fokus ke bisnis inti. &quot;Untuk utang bond bisa dibahas di RUPO apakah bisa minta keringanan maupun restrukturisasi,&quot; ujarnya.
Sementara itu, SVP Corporate Secretary Perseroan, Ermy Puspa Yunita  mengatakan Waskita fokus melakukan upaya perbaikan tata kelola dan  kinerja perusahaan melalui program transformasi bisnis.
Transformasi Bisnis yang saat ini Waskita lakukan yaitu fokus kepada  core business sebagai kontraktor murni yang menyebabkan perubahan  organisasi dan peran karyawan dengan melakukan proses rightsizing agar  proses bisnis Perseroan semakin efisien dan efektif.
&quot;Rightsizing merupakan sebuah upaya memastikan sumber daya perusahaan dipergunakan secara tepat dan efektif,&quot; katanya.
Dia menambahkan, proses ini tidak selalu berkaitan dengan perampingan  tetapi juga bagaimana Perseroan dapat melakukan optimalisasi dengan  menempatkan karyawan pada posisi atau jabatan yang tepat, the right man  on the right place agar kinerja perseroan semakin maksimal.
Proses rightsizing ini membuat Perseroan menata ulang deskripsi  pekerjaan dan struktur karyawan di kantor maupun proyek sehingga potensi  yang dimiliki oleh Perseroan dapat dimaksimalkan dengan baik dan  mewujudkan kinerja perusahaan yang lebih efektif dan efisien serta fokus  pada core bisnis sebagai kontraktor murni.
Selain itu, Perseroan juga telah melakukan perbaikan &amp;ndash; perbaikan tata  kelola perusahaan diantaranya melalui penerapan komite manajemen risiko  konstruksi untuk memastikan setiap proyek yang akan diambil merupakan  proyek sehat dengan risiko finansial yang rendah seperti adanya  ketentuan monthly payment, uang muka dan adanya kepastian pembayaran  dari owner, sehingga proyek-proyek yang didapatkan oleh Waskita dapat  berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu serta memberikan dampak  positif bagi kinerja perusahaan.
Perseroan juga membentuk financial controller sebagai pengendalian  sistem keuangan dan mewujudkan kesatuan likuiditas dalam bentuk  sentralisasi pembayaran. Perbaikan kinerja perusahaan juga terus  dilakukan diantaranya melalui lean construction agar proyek-proyek  melakukan efisiensi minimum 1% dari sisa nilai kontrak melalui metode  material manajemen yang lebih efektif dan efisien.
&amp;rdquo;Untuk menghadapi tahun 2024, Perseroan optimis dengan  langkah-langkah yang dijalankan dapat menciptakan bisnis yang lebih  sehat dan prudent , sehingga kepercayaan yang diberikan oleh publik  dapat kami jaga dengan baik,&amp;rdquo; tutup Ermy.
</content:encoded></item></channel></rss>
