<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3.889 Spesies Hidup di Kawasan IKN, Ada yang Terancam Punah!</title><description>Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengungkapkan ada 3.889 spesies yang hidup di sekitar kawasan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/27/470/2945755/3-889-spesies-hidup-di-kawasan-ikn-ada-yang-terancam-punah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/27/470/2945755/3-889-spesies-hidup-di-kawasan-ikn-ada-yang-terancam-punah"/><item><title>3.889 Spesies Hidup di Kawasan IKN, Ada yang Terancam Punah!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/27/470/2945755/3-889-spesies-hidup-di-kawasan-ikn-ada-yang-terancam-punah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/27/470/2945755/3-889-spesies-hidup-di-kawasan-ikn-ada-yang-terancam-punah</guid><pubDate>Rabu 27 Desember 2023 17:33 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/27/470/2945755/3-889-spesies-hidup-di-kawasan-ikn-ada-yang-terancam-punah-rxmqr1Jsfp.jfif" expression="full" type="image/jpeg">3.889 spesies di kawasan IKN ada yang terancam punah. (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/27/470/2945755/3-889-spesies-hidup-di-kawasan-ikn-ada-yang-terancam-punah-rxmqr1Jsfp.jfif</image><title>3.889 spesies di kawasan IKN ada yang terancam punah. (Foto: PUPR)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMS8xLzE3NTM1NS81L3g4cXJmbXc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengungkapkan ada 3.889 spesies yang hidup di sekitar kawasan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Direktur Pengembangan, Pemanfaatan Kehutanan, dan Sumber Daya Air OIKN Pungky Widiaryanto mengatakan data tersebut dihimpun berdasarkan observasi langsung oleh badan otorita.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Groundbreaking IKN Tahap 4 Digelar pada Januari 2024

&quot;Keanekaragaman hayati dari segi spesies di IKN, IKN memiliki kurang lebih 3.800 spesies,&quot; ujar Pungky dalam acara konsultasi publik secara virtual, Rabu (27/12/2023).

Lebih lanjut, Pungky merinci spesies tersebut terdiri dari 168 mamalia, 454 burung, 206 herpetofauna, 1.369 ikan, 126 serangga, 5 arachnida, 826 invertebrata laut, 735 tumbuhan, dan 1 jamur yang terancam punah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pabrik Air Minum Milik Konglomerat Hermanto Tanoko (CLEO) Resmi Beroperasi di IKN

&quot;Untuk spesies endemik ada sekitar 168 spesies endemik atau penyebaran secara terbatas di IKN,&quot; sambungnya.

Di antara spesies tersebut, 75 spesies diantaranya masuk dalam spesies dilindungi, terdiri dari 54 mamalia, 109 burung, 9 herpetofauna, 7 ikan, dan 1 tanaman bindang.



Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Yayasan RASI, sejalan dengan pembangunan IKN, populasi pesut di Kalimantan tepatnya di teluk Balikpapan juga mengalami penurunan populasi. Berdasarkan hasil survei tersebut yang dilakukan di Teluk Balikpapan dan Muara Jawa, tim survei hanya menjumpai 13 kali pesut dan 2 kali lumba-lumba.



&quot;Memang diduga terjadi penurunan kerapatan populasi pesut, masih dalam pengamatan lebih lanjut,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMS8xLzE3NTM1NS81L3g4cXJmbXc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengungkapkan ada 3.889 spesies yang hidup di sekitar kawasan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Direktur Pengembangan, Pemanfaatan Kehutanan, dan Sumber Daya Air OIKN Pungky Widiaryanto mengatakan data tersebut dihimpun berdasarkan observasi langsung oleh badan otorita.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Groundbreaking IKN Tahap 4 Digelar pada Januari 2024

&quot;Keanekaragaman hayati dari segi spesies di IKN, IKN memiliki kurang lebih 3.800 spesies,&quot; ujar Pungky dalam acara konsultasi publik secara virtual, Rabu (27/12/2023).

Lebih lanjut, Pungky merinci spesies tersebut terdiri dari 168 mamalia, 454 burung, 206 herpetofauna, 1.369 ikan, 126 serangga, 5 arachnida, 826 invertebrata laut, 735 tumbuhan, dan 1 jamur yang terancam punah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pabrik Air Minum Milik Konglomerat Hermanto Tanoko (CLEO) Resmi Beroperasi di IKN

&quot;Untuk spesies endemik ada sekitar 168 spesies endemik atau penyebaran secara terbatas di IKN,&quot; sambungnya.

Di antara spesies tersebut, 75 spesies diantaranya masuk dalam spesies dilindungi, terdiri dari 54 mamalia, 109 burung, 9 herpetofauna, 7 ikan, dan 1 tanaman bindang.



Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Yayasan RASI, sejalan dengan pembangunan IKN, populasi pesut di Kalimantan tepatnya di teluk Balikpapan juga mengalami penurunan populasi. Berdasarkan hasil survei tersebut yang dilakukan di Teluk Balikpapan dan Muara Jawa, tim survei hanya menjumpai 13 kali pesut dan 2 kali lumba-lumba.



&quot;Memang diduga terjadi penurunan kerapatan populasi pesut, masih dalam pengamatan lebih lanjut,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
