<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KAI Gelontorkan Rp18 Miliar Pasang PLTS di 40 Stasiun</title><description>PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atau solar panel di 40 stasiun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/28/320/2946094/kai-gelontorkan-rp18-miliar-pasang-plts-di-40-stasiun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/28/320/2946094/kai-gelontorkan-rp18-miliar-pasang-plts-di-40-stasiun"/><item><title>KAI Gelontorkan Rp18 Miliar Pasang PLTS di 40 Stasiun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/28/320/2946094/kai-gelontorkan-rp18-miliar-pasang-plts-di-40-stasiun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/28/320/2946094/kai-gelontorkan-rp18-miliar-pasang-plts-di-40-stasiun</guid><pubDate>Kamis 28 Desember 2023 11:40 WIB</pubDate><dc:creator>Zuhirna Wulan Dilla</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/28/320/2946094/kai-gelontorkan-rp18-miliar-pasang-plts-di-40-stasiun-IjUuEg8ODx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KAI pasang PLTS di 40 stasiun dan 2 balai yasa (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/28/320/2946094/kai-gelontorkan-rp18-miliar-pasang-plts-di-40-stasiun-IjUuEg8ODx.jpg</image><title>KAI pasang PLTS di 40 stasiun dan 2 balai yasa (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMy8xLzE3NTQyOS81L3g4cXRqMzk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atau solar panel di 40 stasiun dan 2 balai yasa di Balai Yasa Manggarai.
Direktur Utama KAI Didie Hartantyo mengatakan kalau pemasangan ini menggelontorkan dana sebesar Rp18 miliar.

BACA JUGA:
Tekan Emisi Karbon, KAI Pasang PLTS di 40 Stasiun dan 2 Balai Yasa


&quot;Investasi Rp18 miliar dengan kapasitas dengan total kapasitas 1.072,5 kWp berkontribusi rata-rata sebesar 49,63 % dari kebutuhan listrik bangunan, serta 2 balai yasa dengan total kapasitas 594,6 kWp berkontribusi rata-rata sebesar 39% dari kebutuhan listrik bangunan,&quot; kata Didiek saat ditemui di Jakarta, Kamis (28/12/2023).
Adapun untuk mengawasi sistem ini, Didiek menyebut kalau sistem monitoring terus dilakukan untuk meningkatkan pemakaian dan menjaga perawatan.

BACA JUGA:
PLTS di IKN Sudah Bisa Digunakan Mulai Juli 2024


Diketahui pemasangan PLTS ini dilakukan di 40 stasiun yaitu Stasiun Pasarsenen, Tanjungpriok, Depok, Citayam, Jakartakota, Duri, Serpong, Parungpanjang, Cikini, Bogor, Gondangdia, Juanda, Manggabesar, Sawahbesar, Cirebon, Cirebonprujakan, Brebes, Purwokerto, Kutoarjo, Kroya, Cilacap, Yogyakarta, Ketapang, Probolinggo, Jember, Rangkasbitung, Tangerang, Univ. Indonesia, Cawang, Semarang Tawang Bank Jateng, Semarang Poncol, Tegal, Pekalongan, Solo Balapan, Madiun, Surabaya Pasarturi, Surabaya Gubeng, Malang, Bojonegoro, dan Wonokromo.
Sistem PLTS yang dibangun KAI ini menggunakan sistem On Grid di mana  sistem PLTS terhubung dengan jaringan listrik PLN sehingga listrik pada  bangunan aset KAI tetap andal dalam melayani kebutuhan pelanggan KAI.
&quot;Sistem PLTS yang terpasang sudah terhubung dengan jaringan internet  sehingga energi yang dihasilkan oleh PLTS dapat dimonitor secara  realtime melalui komputer ataupun aplikasi pada perangkat handphone,&quot;  pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMy8xLzE3NTQyOS81L3g4cXRqMzk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atau solar panel di 40 stasiun dan 2 balai yasa di Balai Yasa Manggarai.
Direktur Utama KAI Didie Hartantyo mengatakan kalau pemasangan ini menggelontorkan dana sebesar Rp18 miliar.

BACA JUGA:
Tekan Emisi Karbon, KAI Pasang PLTS di 40 Stasiun dan 2 Balai Yasa


&quot;Investasi Rp18 miliar dengan kapasitas dengan total kapasitas 1.072,5 kWp berkontribusi rata-rata sebesar 49,63 % dari kebutuhan listrik bangunan, serta 2 balai yasa dengan total kapasitas 594,6 kWp berkontribusi rata-rata sebesar 39% dari kebutuhan listrik bangunan,&quot; kata Didiek saat ditemui di Jakarta, Kamis (28/12/2023).
Adapun untuk mengawasi sistem ini, Didiek menyebut kalau sistem monitoring terus dilakukan untuk meningkatkan pemakaian dan menjaga perawatan.

BACA JUGA:
PLTS di IKN Sudah Bisa Digunakan Mulai Juli 2024


Diketahui pemasangan PLTS ini dilakukan di 40 stasiun yaitu Stasiun Pasarsenen, Tanjungpriok, Depok, Citayam, Jakartakota, Duri, Serpong, Parungpanjang, Cikini, Bogor, Gondangdia, Juanda, Manggabesar, Sawahbesar, Cirebon, Cirebonprujakan, Brebes, Purwokerto, Kutoarjo, Kroya, Cilacap, Yogyakarta, Ketapang, Probolinggo, Jember, Rangkasbitung, Tangerang, Univ. Indonesia, Cawang, Semarang Tawang Bank Jateng, Semarang Poncol, Tegal, Pekalongan, Solo Balapan, Madiun, Surabaya Pasarturi, Surabaya Gubeng, Malang, Bojonegoro, dan Wonokromo.
Sistem PLTS yang dibangun KAI ini menggunakan sistem On Grid di mana  sistem PLTS terhubung dengan jaringan listrik PLN sehingga listrik pada  bangunan aset KAI tetap andal dalam melayani kebutuhan pelanggan KAI.
&quot;Sistem PLTS yang terpasang sudah terhubung dengan jaringan internet  sehingga energi yang dihasilkan oleh PLTS dapat dimonitor secara  realtime melalui komputer ataupun aplikasi pada perangkat handphone,&quot;  pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
