<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Catatan Ekonom soal Debat Capres-Cawapres</title><description>INDEF menyoroti debat Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden sejauh ini belum memberikan solusi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/28/320/2946445/ini-catatan-ekonom-soal-debat-capres-cawapres</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/28/320/2946445/ini-catatan-ekonom-soal-debat-capres-cawapres"/><item><title>Ini Catatan Ekonom soal Debat Capres-Cawapres</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/28/320/2946445/ini-catatan-ekonom-soal-debat-capres-cawapres</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/28/320/2946445/ini-catatan-ekonom-soal-debat-capres-cawapres</guid><pubDate>Kamis 28 Desember 2023 21:51 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/28/320/2946445/ini-catatan-ekonom-soal-debat-capres-cawapres-kek5bNguau.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi Beri Catatan Debat Capres-Cawapres (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/28/320/2946445/ini-catatan-ekonom-soal-debat-capres-cawapres-kek5bNguau.jpg</image><title>Ekonomi Beri Catatan Debat Capres-Cawapres (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yNC8xLzE3NTQ1OS81L3g4cXVtczc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menyoroti debat Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden sejauh ini belum memberikan solusi jitu terhadap masalah ekonomi Indonesia.
Direktur Indef Esther Sri Astuti menyatakan ide dan argumen yang diajukan ketiga pasangan perlu melihat permasalahan yang ada.

BACA JUGA:
Pemerintah Diminta Cepat Buat Aturan Atasi Krisis Ekonomi

&amp;ldquo;Saya katakan demikian karena pada saat ide-ide yang dikemukakan para pasangan Capres dan Cawapres itu belum membumi,&amp;rdquo; kata Esther dalam Diskusi Publik Ekonom Perempuan INDEF, Kamis (28/12/2023).
Esther menilai ketiga calon pasangan memiliki tujuan mulia ingin mewujudkan Indonesia Emas pada 2045 lantaran terdapat bonus demografi, tetapi disebut belum dibekali dengan investasi Sumber Daya Manusia (SDM) yang cukup.

BACA JUGA:
Ganjar-Mahfud Siap Wujudkan Cita-Cita Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Beberapa program malah justru diarahan terhadap masalah infrastruktur dan pembangunan ibu kota yang dinilai bukan menjadi  prioritas.Esther menilai selama lebih dari 30 tahun, RI masih terjebak dengan middle-income trap, yang merupakan suatu keadaan saat negara berhasil mencapai tingkat pendapatan menengah tetapi tidak dapat keluar dari level tersebut untuk menjadi negara maju.
&amp;ldquo;Untuk menjadi Indonesia Emas kita perlu membutuhkan investasi SDM, modal yang besar, dan teknologi. Namun di sini, selama 30 tahun kita masih terjebak middle income trap,&amp;rdquo; paparnya.
Sebagaimana diketahui, Debat Pilpres Ketiga akan berlangsung pada Januari 2024. Sesuai jadwal Komisi Pemilihan Umum (KPU), debat ketiga akan mempertemukan Calon Presiden dengan tema Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional dan Geopolitik.
Pemungutan suara akan digelar pada 14 Februari 2024 yang diikuti oleh tiga pasangan calon presiden-wakil presiden. Pasangan nomor urut 1 adalah Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, pasangan nomor urut 2 adalah Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, sedangkan pasangan nomor urut 3 adalah Ganjar Pranowo-Mahfud MD.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yNC8xLzE3NTQ1OS81L3g4cXVtczc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menyoroti debat Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden sejauh ini belum memberikan solusi jitu terhadap masalah ekonomi Indonesia.
Direktur Indef Esther Sri Astuti menyatakan ide dan argumen yang diajukan ketiga pasangan perlu melihat permasalahan yang ada.

BACA JUGA:
Pemerintah Diminta Cepat Buat Aturan Atasi Krisis Ekonomi

&amp;ldquo;Saya katakan demikian karena pada saat ide-ide yang dikemukakan para pasangan Capres dan Cawapres itu belum membumi,&amp;rdquo; kata Esther dalam Diskusi Publik Ekonom Perempuan INDEF, Kamis (28/12/2023).
Esther menilai ketiga calon pasangan memiliki tujuan mulia ingin mewujudkan Indonesia Emas pada 2045 lantaran terdapat bonus demografi, tetapi disebut belum dibekali dengan investasi Sumber Daya Manusia (SDM) yang cukup.

BACA JUGA:
Ganjar-Mahfud Siap Wujudkan Cita-Cita Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Beberapa program malah justru diarahan terhadap masalah infrastruktur dan pembangunan ibu kota yang dinilai bukan menjadi  prioritas.Esther menilai selama lebih dari 30 tahun, RI masih terjebak dengan middle-income trap, yang merupakan suatu keadaan saat negara berhasil mencapai tingkat pendapatan menengah tetapi tidak dapat keluar dari level tersebut untuk menjadi negara maju.
&amp;ldquo;Untuk menjadi Indonesia Emas kita perlu membutuhkan investasi SDM, modal yang besar, dan teknologi. Namun di sini, selama 30 tahun kita masih terjebak middle income trap,&amp;rdquo; paparnya.
Sebagaimana diketahui, Debat Pilpres Ketiga akan berlangsung pada Januari 2024. Sesuai jadwal Komisi Pemilihan Umum (KPU), debat ketiga akan mempertemukan Calon Presiden dengan tema Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional dan Geopolitik.
Pemungutan suara akan digelar pada 14 Februari 2024 yang diikuti oleh tiga pasangan calon presiden-wakil presiden. Pasangan nomor urut 1 adalah Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, pasangan nomor urut 2 adalah Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, sedangkan pasangan nomor urut 3 adalah Ganjar Pranowo-Mahfud MD.</content:encoded></item></channel></rss>
