<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Begini Taktik BEI Jaga Pasar Modal Indonesia 2024</title><description>Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) terus berupaya menjaga keberlangsungan pertumbuhan pasar modal.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/30/278/2947080/begini-taktik-bei-jaga-pasar-modal-indonesia-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/30/278/2947080/begini-taktik-bei-jaga-pasar-modal-indonesia-2024"/><item><title>Begini Taktik BEI Jaga Pasar Modal Indonesia 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/30/278/2947080/begini-taktik-bei-jaga-pasar-modal-indonesia-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/30/278/2947080/begini-taktik-bei-jaga-pasar-modal-indonesia-2024</guid><pubDate>Sabtu 30 Desember 2023 07:44 WIB</pubDate><dc:creator>Arfiah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/30/278/2947080/begini-taktik-bei-jaga-pasar-modal-indonesia-2024-LCPqsXE1H7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Begini taktik BEI jaga pasar modal Indonesia di 2024 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/30/278/2947080/begini-taktik-bei-jaga-pasar-modal-indonesia-2024-LCPqsXE1H7.jpg</image><title>Begini taktik BEI jaga pasar modal Indonesia di 2024 (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) terus berupaya menjaga keberlangsungan pertumbuhan pasar modal di Indonesia untuk tahun 2024 mendatang.
&quot;Dengan tetap berfokus kepada tiga hal, yang pertama perlindungan investor, kedua pengalaman pasar, dan ketiga adalah sinergi dan konektivitas realitas dengan integritas pasar,&quot; ujar Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Iman Rachman saat konferensi pers, Jakarta, dikutip Sabtu (30/12/2023).

BACA JUGA:
Rata-Rata Transaksi Harian Saham di BEI Rp10,7 Triliun pada 2023

Iman menjelaskan, bahwa upaya tersebut dilakukan untuk menghadapi tahun 2024 dan tahun-tahun berikutnya karena akan penuh dengan tantangan baru.
&quot;Dan perlindungan investor selanjutnya kita mulai, sudah mulai, bahkan ada sebelumnya terkait dengan notasi papan modal khusus yang kita mulai tahun ini, notasi khusus setelah tindakan pencegahan dan edukasi stakeholder pasar modal,&quot; kata Iman.

BACA JUGA:
BEI Targetkan IPO 62 Perusahaan dan 2 Juta Investor pada 2024

Lanjutnya, fokus ini bertujuan untuk menumbuhkan sejumlah produk dan layanan yang kredibel bagi seluruh stakeholders dengan didukung pemanfaatan teknologi terkini. Serta mampu melindungi kepentingan investor pasar modal.Dirinya mengatakan, pada tahun 2024, BEI dengan dukungan seluruh stakeholders di pasar modal optimis dapat mencapai target yang lebih tinggi dibandingkan tahun 2023. Di antaranya, seperti peningkatan likuiditas perdagangan sebesar Rp12,25 triliun, 230 pencatatan efek baru, serta penambahan 2 juta investor baru.
Tak hanya itu, sambung Iman, pada tahun 2024 rencananya akan diluncurkan pula Single Stock Futures,dan Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif (SPPA) Repo.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) terus berupaya menjaga keberlangsungan pertumbuhan pasar modal di Indonesia untuk tahun 2024 mendatang.
&quot;Dengan tetap berfokus kepada tiga hal, yang pertama perlindungan investor, kedua pengalaman pasar, dan ketiga adalah sinergi dan konektivitas realitas dengan integritas pasar,&quot; ujar Direktur Utama Bursa Efek Indonesia, Iman Rachman saat konferensi pers, Jakarta, dikutip Sabtu (30/12/2023).

BACA JUGA:
Rata-Rata Transaksi Harian Saham di BEI Rp10,7 Triliun pada 2023

Iman menjelaskan, bahwa upaya tersebut dilakukan untuk menghadapi tahun 2024 dan tahun-tahun berikutnya karena akan penuh dengan tantangan baru.
&quot;Dan perlindungan investor selanjutnya kita mulai, sudah mulai, bahkan ada sebelumnya terkait dengan notasi papan modal khusus yang kita mulai tahun ini, notasi khusus setelah tindakan pencegahan dan edukasi stakeholder pasar modal,&quot; kata Iman.

BACA JUGA:
BEI Targetkan IPO 62 Perusahaan dan 2 Juta Investor pada 2024

Lanjutnya, fokus ini bertujuan untuk menumbuhkan sejumlah produk dan layanan yang kredibel bagi seluruh stakeholders dengan didukung pemanfaatan teknologi terkini. Serta mampu melindungi kepentingan investor pasar modal.Dirinya mengatakan, pada tahun 2024, BEI dengan dukungan seluruh stakeholders di pasar modal optimis dapat mencapai target yang lebih tinggi dibandingkan tahun 2023. Di antaranya, seperti peningkatan likuiditas perdagangan sebesar Rp12,25 triliun, 230 pencatatan efek baru, serta penambahan 2 juta investor baru.
Tak hanya itu, sambung Iman, pada tahun 2024 rencananya akan diluncurkan pula Single Stock Futures,dan Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif (SPPA) Repo.</content:encoded></item></channel></rss>
