<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ramalan BI Soal Ekonomi Indonesia 2024</title><description>Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2024 tetap akan tumbuh baik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/30/320/2947138/ramalan-bi-soal-ekonomi-indonesia-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2023/12/30/320/2947138/ramalan-bi-soal-ekonomi-indonesia-2024"/><item><title>Ramalan BI Soal Ekonomi Indonesia 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2023/12/30/320/2947138/ramalan-bi-soal-ekonomi-indonesia-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2023/12/30/320/2947138/ramalan-bi-soal-ekonomi-indonesia-2024</guid><pubDate>Sabtu 30 Desember 2023 10:33 WIB</pubDate><dc:creator>Asla Lupanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/30/320/2947138/ramalan-bi-soal-ekonomi-indonesia-2024-PcNzeaE87a.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ramalan BI soal ekonomi 2024 (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/30/320/2947138/ramalan-bi-soal-ekonomi-indonesia-2024-PcNzeaE87a.jpg</image><title>Ramalan BI soal ekonomi 2024 (Foto: Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMi8xLzE3NTQxMi81L3g4cXN1ajU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2024 tetap akan tumbuh baik. Deputi Gubernur Bank Indonesia Doni P Jarwono menyatakan lebih tepatnya berkisar di angka 4,5-5,3%.
Perkembangan ini diketahui dari beberapa indikator utama selama tahun 2023 yaitu keyakinan konsumen, penjualan eceran hingga Purchasing Managers&amp;rsquo; Index (PMI) Manufaktur.

BACA JUGA:
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,3% di 2023 Capai Target?

&quot;Di tahun 2024 diperkirakan kinerja konsumsi baik dari swasta, pemerintah dan investasi akan terus meningkat sejalan dengan keyakinan konsumsi masyarakat yang kuat, dampak positif pemilu dan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berkelanjutan,&quot; kata Doni&amp;nbsp;pada webinar &quot;Economic Outlook 2024&quot; dalam Wedangan IKA UNS seri ke-114, semalam.

BACA JUGA:
Ganjar-Mahfud Bisa Wujudkan Target Pertumbuhan Ekonomi RI 7%

Doni juga menjelaskan, kinerja NPI di tahun 2023 surplus sebesar 0,4% sampai dengan defisit 0,4% dari PDB. Sedang untuk 2024 mendatang diperkirakan kinerja positif NPI akan terus berlanjut karena masuknya modal asing sejalan dengan prospek perekonomian domestik yang meningkat. Defisit transaksi berjalan tetap rendah kisaran 0,1% sampai dengan defisit 0,9% dari PDB.
Dinilai nilai tukar rupiah akan meningkat. Dilihat dari 20 Desember 2023, nilai tukar rupiah naik di angka 0,44% dibanding bulan lalu. Naiknya nilai rupiah dipengaruhi oleh adanya aliran portofolio asing, menariknya hasil aset keuangan domestik dan juga prospek ekonomi yang positif.Bank Indonesia memastikan akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, perbankan, dan dunia usaha dalam mendukung implementasi instrumen penempatan valas Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) berdasarkan PP Nomor 36 Tahun 2023.
Indonesia akan mengalami inflasi inti yang cukup rendah yaitu diangka 1,87% (yoy) beriringan dengan kebijakan suku bunga yang konsisten dan nilai tukar rupiah yang stabil. Inflasi administered prices juga berada diangka yang rendah yaitu 2,07% (yoy) dan inflasi volatile food naik sebesar 7,59% (yoy).</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMi8xLzE3NTQxMi81L3g4cXN1ajU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2024 tetap akan tumbuh baik. Deputi Gubernur Bank Indonesia Doni P Jarwono menyatakan lebih tepatnya berkisar di angka 4,5-5,3%.
Perkembangan ini diketahui dari beberapa indikator utama selama tahun 2023 yaitu keyakinan konsumen, penjualan eceran hingga Purchasing Managers&amp;rsquo; Index (PMI) Manufaktur.

BACA JUGA:
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,3% di 2023 Capai Target?

&quot;Di tahun 2024 diperkirakan kinerja konsumsi baik dari swasta, pemerintah dan investasi akan terus meningkat sejalan dengan keyakinan konsumsi masyarakat yang kuat, dampak positif pemilu dan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berkelanjutan,&quot; kata Doni&amp;nbsp;pada webinar &quot;Economic Outlook 2024&quot; dalam Wedangan IKA UNS seri ke-114, semalam.

BACA JUGA:
Ganjar-Mahfud Bisa Wujudkan Target Pertumbuhan Ekonomi RI 7%

Doni juga menjelaskan, kinerja NPI di tahun 2023 surplus sebesar 0,4% sampai dengan defisit 0,4% dari PDB. Sedang untuk 2024 mendatang diperkirakan kinerja positif NPI akan terus berlanjut karena masuknya modal asing sejalan dengan prospek perekonomian domestik yang meningkat. Defisit transaksi berjalan tetap rendah kisaran 0,1% sampai dengan defisit 0,9% dari PDB.
Dinilai nilai tukar rupiah akan meningkat. Dilihat dari 20 Desember 2023, nilai tukar rupiah naik di angka 0,44% dibanding bulan lalu. Naiknya nilai rupiah dipengaruhi oleh adanya aliran portofolio asing, menariknya hasil aset keuangan domestik dan juga prospek ekonomi yang positif.Bank Indonesia memastikan akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, perbankan, dan dunia usaha dalam mendukung implementasi instrumen penempatan valas Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) berdasarkan PP Nomor 36 Tahun 2023.
Indonesia akan mengalami inflasi inti yang cukup rendah yaitu diangka 1,87% (yoy) beriringan dengan kebijakan suku bunga yang konsisten dan nilai tukar rupiah yang stabil. Inflasi administered prices juga berada diangka yang rendah yaitu 2,07% (yoy) dan inflasi volatile food naik sebesar 7,59% (yoy).</content:encoded></item></channel></rss>
