<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Pranowo Siap Tambah Pupuk Khusus Petani</title><description>Calon Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo siap menambah pupuk khusus petani.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/02/320/2948425/ganjar-pranowo-siap-tambah-pupuk-khusus-petani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/02/320/2948425/ganjar-pranowo-siap-tambah-pupuk-khusus-petani"/><item><title>Ganjar Pranowo Siap Tambah Pupuk Khusus Petani</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/02/320/2948425/ganjar-pranowo-siap-tambah-pupuk-khusus-petani</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/02/320/2948425/ganjar-pranowo-siap-tambah-pupuk-khusus-petani</guid><pubDate>Selasa 02 Januari 2024 15:18 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/02/320/2948425/ganjar-pranowo-siap-tambah-pupuk-khusus-petani-MzTMgFpHbm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo bertemu petani (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/02/320/2948425/ganjar-pranowo-siap-tambah-pupuk-khusus-petani-MzTMgFpHbm.jpg</image><title>Ganjar Pranowo bertemu petani (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wMS8xLzE3NTY5My81L3g4cjI3bzI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
DEMAK &amp;ndash; Calon Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo siap menambah pupuk khusus petani. Hal ini dia sampaikan di hadapan seribu lebih petani di Kabupaten Demak yang antusias menyambut kedatangannya.
Ganjar berkomitmen akan menambah kuota pupuk khusus petani untuk mengatasi kelangkaan saat ini. Ganjar tiba di lokasi disambut petani dengan memberikan caping. Selanjutnya, mantan Gubernur Jawa Tengah itu melayani permintaan berjabat tangan dan swafoto, untuk kemudian berdialog dengan petani.

BACA JUGA:
Relawan Perluas Struktur Pemenangan Ganjar-Mahfud di Kabupaten Batang


Ada seribu lebih petani yang antusias mengikuti dialog. Mereka curhat ke Ganjar, mulai dari air irigasi, kelangkaan pupuk hingga utang kredit usaha rakyat (KUR) untuk modal tanam.
Menurut Ganjar, pupuk sudah menjadi kebutuhan pokok petani dalam berproduksi. Sehingga, pemerintah harus menyediakan pupuk sesuai dengan kuota yang dibutuhkan petani.
&quot;Maka Ganjar-Mahfud berkomitmen negara harus memenuhi kebutuhan pupuk petani,&quot; paparnya di Desa Wilalung, Kecamatan Gajah, Demak, Selasa (2/1/2024).

BACA JUGA:
 Selain Kebutuhan Dasar Alutsista, Ganjar Juga Fokus Isu Pekerja Migran Indonesia 


Salah satunya adalah dengan mendirikan pabrik pupuk. Untuk distribusinya, akan dilakukan melalui satu data KTP Sakti.
&quot;Biar juga tepat sasaran, nanti pendataan hanya pakai KTP. Ya, KTP Sakti,&quot; tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Ganjar juga menyampaikan soal program pemutihan utang bagi petani.
&quot;Kemarin nelayan, nah sekarang ini untuk petani. Kemarin saya buka datanya petani, kita hitung untuk kredit macet kurang lebih angkanya Rp600 miliar,&quot; ujar Ganjar.
Dari angka itu, menurut Ganjar, dapat dilakukan pemutihan. Sehingga petani merasa terbantu terutama mereka yang mengambil KUR.
&quot;Karena petani merasa kesulitan, maka kita akan hapus (pemutihan) yang kurang lebih Rp600 miliar itu,&quot; paparnya.
Sementara itu, Adi Leo Saputra, salah satu petani mengaku bahwa  program Ganjar berpihak pada petani. Baik soal pupuk hingga pemutihan  utang.
&quot;Kami dukung Pak Ganjar sepenuhnya karena programnya bagus untuk petani,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wMS8xLzE3NTY5My81L3g4cjI3bzI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
DEMAK &amp;ndash; Calon Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo siap menambah pupuk khusus petani. Hal ini dia sampaikan di hadapan seribu lebih petani di Kabupaten Demak yang antusias menyambut kedatangannya.
Ganjar berkomitmen akan menambah kuota pupuk khusus petani untuk mengatasi kelangkaan saat ini. Ganjar tiba di lokasi disambut petani dengan memberikan caping. Selanjutnya, mantan Gubernur Jawa Tengah itu melayani permintaan berjabat tangan dan swafoto, untuk kemudian berdialog dengan petani.

BACA JUGA:
Relawan Perluas Struktur Pemenangan Ganjar-Mahfud di Kabupaten Batang


Ada seribu lebih petani yang antusias mengikuti dialog. Mereka curhat ke Ganjar, mulai dari air irigasi, kelangkaan pupuk hingga utang kredit usaha rakyat (KUR) untuk modal tanam.
Menurut Ganjar, pupuk sudah menjadi kebutuhan pokok petani dalam berproduksi. Sehingga, pemerintah harus menyediakan pupuk sesuai dengan kuota yang dibutuhkan petani.
&quot;Maka Ganjar-Mahfud berkomitmen negara harus memenuhi kebutuhan pupuk petani,&quot; paparnya di Desa Wilalung, Kecamatan Gajah, Demak, Selasa (2/1/2024).

BACA JUGA:
 Selain Kebutuhan Dasar Alutsista, Ganjar Juga Fokus Isu Pekerja Migran Indonesia 


Salah satunya adalah dengan mendirikan pabrik pupuk. Untuk distribusinya, akan dilakukan melalui satu data KTP Sakti.
&quot;Biar juga tepat sasaran, nanti pendataan hanya pakai KTP. Ya, KTP Sakti,&quot; tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Ganjar juga menyampaikan soal program pemutihan utang bagi petani.
&quot;Kemarin nelayan, nah sekarang ini untuk petani. Kemarin saya buka datanya petani, kita hitung untuk kredit macet kurang lebih angkanya Rp600 miliar,&quot; ujar Ganjar.
Dari angka itu, menurut Ganjar, dapat dilakukan pemutihan. Sehingga petani merasa terbantu terutama mereka yang mengambil KUR.
&quot;Karena petani merasa kesulitan, maka kita akan hapus (pemutihan) yang kurang lebih Rp600 miliar itu,&quot; paparnya.
Sementara itu, Adi Leo Saputra, salah satu petani mengaku bahwa  program Ganjar berpihak pada petani. Baik soal pupuk hingga pemutihan  utang.
&quot;Kami dukung Pak Ganjar sepenuhnya karena programnya bagus untuk petani,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
