<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terowongan Cisumdawu Retak Usai Gempa Sumedang</title><description>Gempa Bumi yang terjadi di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mengguncang sebanyak tiga kali pada pergantian tahun kemarin.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/02/470/2947934/terowongan-cisumdawu-retak-usai-gempa-sumedang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/02/470/2947934/terowongan-cisumdawu-retak-usai-gempa-sumedang"/><item><title>Terowongan Cisumdawu Retak Usai Gempa Sumedang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/02/470/2947934/terowongan-cisumdawu-retak-usai-gempa-sumedang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/02/470/2947934/terowongan-cisumdawu-retak-usai-gempa-sumedang</guid><pubDate>Selasa 02 Januari 2024 06:10 WIB</pubDate><dc:creator>Fadila Nur Hasan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/01/470/2947934/terowongan-cisumdawu-retak-usai-gempa-sumedang-i1yxqJKx6D.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Terowongan cisumdawu retak usai gempa (Foto: PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/01/470/2947934/terowongan-cisumdawu-retak-usai-gempa-sumedang-i1yxqJKx6D.jpg</image><title>Terowongan cisumdawu retak usai gempa (Foto: PUPR)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xMS80LzE2Nzk4Mi81L3g4bWZ0bjM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Gempa Bumi yang terjadi di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mengguncang sebanyak tiga kali pada pergantian tahun kemarin.
Diketahui, Gempa bumi yang pertama dengan kekuatan 4.1 magnitudo terjadi pada pukul 14.35 WIB, 3.4 magnitudo pada pukul 15.38 WIB dan 4,8 magnitudo pada pukul 20.34 WIB.

BACA JUGA:
Penampakan Keretakan Terowongan Tol Cisumdawu Usai Gempa Sumedang

Peristiwa tersebut memicu kerusakan di Terowongan kembar Tol Cisumdawu. Hal itu terlihat pada dinding terowongan yang terjadi keretakan.
&quot;Terpantau pasca Gempa Sumedang 31 Desember 2023, twintunnel Tol Cisumdawu terdapat 4 retakan. Lalu lintas masih terbuka. Semoga mandali&quot; tulis X @bulatuk, Senin (1/1/2023).

BACA JUGA:
Gempa Sumedang, Terowongan Tol Cisumdawu Retak

Postingan X tersebut banyak dikomentari netizen karena khawatir terhadap kondisi usai gempa Sumedang.
Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengungkapkan, BPBD setempat telah melakukan kaji cepat situasi dan mendata dampak kerusakan di lapangan, dengan laporan visual yang sementara.Menurut Muhari, terdapat kerusakan ringan hingga sedang di beberapa rumah dan sekolah khususnya di daerah Babakan Hurip, Sumedang.
&quot;Gempa bumi yang M 4.8 (ketiga) menyebabkan adanya sedikit keretakan di dinding Terowongan Kembar Tol Cisumdawu. Pihak pengelola melakukan asesmen dan tindakan lainnya yang dianggap perlu. Namun atas keretakan itu, dipastikan sementara tidak mengganggu lalu lintas dan kondisi masih aman terkendali,&quot; ucapnya, dikutip dari Antara, Senin (1/1/2023).
Selain itu, Gempa tersebut juga turut menyebabkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kecamatan Sumedang Selatan mengalami kerusakan ringan di bagian langit-langit dan keretakan pada dinding. Pihak Pemerintah Kabupaten Sumedang telah meminta agar seluruh pasien dan petugas RS keluar sementara dari gedung sebagai antisipasi hingga keadaan dapat dipastikan aman.
Baca Selengkapnya:&amp;nbsp;Penampakan Keretakan Terowongan Tol Cisumdawu Usai Gempa Sumedang</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8xMS80LzE2Nzk4Mi81L3g4bWZ0bjM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Gempa Bumi yang terjadi di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mengguncang sebanyak tiga kali pada pergantian tahun kemarin.
Diketahui, Gempa bumi yang pertama dengan kekuatan 4.1 magnitudo terjadi pada pukul 14.35 WIB, 3.4 magnitudo pada pukul 15.38 WIB dan 4,8 magnitudo pada pukul 20.34 WIB.

BACA JUGA:
Penampakan Keretakan Terowongan Tol Cisumdawu Usai Gempa Sumedang

Peristiwa tersebut memicu kerusakan di Terowongan kembar Tol Cisumdawu. Hal itu terlihat pada dinding terowongan yang terjadi keretakan.
&quot;Terpantau pasca Gempa Sumedang 31 Desember 2023, twintunnel Tol Cisumdawu terdapat 4 retakan. Lalu lintas masih terbuka. Semoga mandali&quot; tulis X @bulatuk, Senin (1/1/2023).

BACA JUGA:
Gempa Sumedang, Terowongan Tol Cisumdawu Retak

Postingan X tersebut banyak dikomentari netizen karena khawatir terhadap kondisi usai gempa Sumedang.
Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengungkapkan, BPBD setempat telah melakukan kaji cepat situasi dan mendata dampak kerusakan di lapangan, dengan laporan visual yang sementara.Menurut Muhari, terdapat kerusakan ringan hingga sedang di beberapa rumah dan sekolah khususnya di daerah Babakan Hurip, Sumedang.
&quot;Gempa bumi yang M 4.8 (ketiga) menyebabkan adanya sedikit keretakan di dinding Terowongan Kembar Tol Cisumdawu. Pihak pengelola melakukan asesmen dan tindakan lainnya yang dianggap perlu. Namun atas keretakan itu, dipastikan sementara tidak mengganggu lalu lintas dan kondisi masih aman terkendali,&quot; ucapnya, dikutip dari Antara, Senin (1/1/2023).
Selain itu, Gempa tersebut juga turut menyebabkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kecamatan Sumedang Selatan mengalami kerusakan ringan di bagian langit-langit dan keretakan pada dinding. Pihak Pemerintah Kabupaten Sumedang telah meminta agar seluruh pasien dan petugas RS keluar sementara dari gedung sebagai antisipasi hingga keadaan dapat dipastikan aman.
Baca Selengkapnya:&amp;nbsp;Penampakan Keretakan Terowongan Tol Cisumdawu Usai Gempa Sumedang</content:encoded></item></channel></rss>
