<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Bakal Melaju Ditopang Data Inflasi dan Indeks Manufaktur RI   </title><description>Tren bullish Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan perdana 2024</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/03/278/2948724/ihsg-bakal-melaju-ditopang-data-inflasi-dan-indeks-manufaktur-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/03/278/2948724/ihsg-bakal-melaju-ditopang-data-inflasi-dan-indeks-manufaktur-ri"/><item><title>IHSG Bakal Melaju Ditopang Data Inflasi dan Indeks Manufaktur RI   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/03/278/2948724/ihsg-bakal-melaju-ditopang-data-inflasi-dan-indeks-manufaktur-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/03/278/2948724/ihsg-bakal-melaju-ditopang-data-inflasi-dan-indeks-manufaktur-ri</guid><pubDate>Rabu 03 Januari 2024 07:43 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/03/278/2948724/ihsg-bakal-melaju-ditopang-data-inflasi-dan-indeks-manufaktur-ri-TglYrXjdI4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IHSG Diprediksi Menguat Hari Ini. (Foto: Okezone.com/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/03/278/2948724/ihsg-bakal-melaju-ditopang-data-inflasi-dan-indeks-manufaktur-ri-TglYrXjdI4.jpg</image><title>IHSG Diprediksi Menguat Hari Ini. (Foto: Okezone.com/MPI)</title></images><description>JAKARTA - Tren bullish Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan perdana 2024, membawa kekhawatiran potensi tekanan jual terhadap saham-saham big caps penggerak indeks.
Indikator Stochastic RSI memberi sinyal overbought alias jenuh beli terhadap indeks. Ini merupakan periode khusus setelah terjadi suatu pergerakan uptrend yang signifikan, sehingga secara teknikal berpeluang menghadirkan profit taking.

BACA JUGA:
January Effect, IHSG Bakal Melaju ke Level 7.377

Volume dan nilai transaksi yang cenderung turun pada perdagangan sesi sebelumnya juga mensinyalir lesunya market di awal tahun.
&amp;ldquo;Secara teknikal iHSG rawan memasuki fase konsolidasi jangka pendek. Indeks diperkirakan kembali fluktuatif dalam rentang 7.250-7.300 pada Rabu (3/1),&amp;rdquo; tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Rabu (3/1/2024).
Secara fundamental, indeks diuntungkan secara makro menyusul penurunan inflasi yang mencapai level terendah dalam 20 tahun terakhir. Inflasi RI mencapai 2,61% year-on-year (yoy) pada Desember 2023, demikian juga inflasi inti di level 1,8% yoy.

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Melesat ke Level 7.323 di Perdagangan Perdana 2024

Dari sisi industri, indeks manufaktur masih berada di level ekspansif 52,2 pada Desember 2023.
&amp;ldquo;Kondisi ini menjadi indikator awal solidnya konsumsi masyarakat sampai dengan akhir 2023,&amp;rdquo; lanjut riset tersebut.Kabar dari luar negeri, pelaku pasar siap menyambur risalah pertemuan bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve pada Rabu pagi waktu setempat. Hasil pertemuan The Fed periode Desember dapat menjadi petunjuk mengukur kebijakan mereka ke depan.
Secara umum pelaku pasar masih berekspektasi The Fed akan tetap menahan bunga acuan pada pertemuan Januari. Sebesar 25 bps Fed Rate berpeluang dipangkas mulai Maret 2024.</description><content:encoded>JAKARTA - Tren bullish Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan perdana 2024, membawa kekhawatiran potensi tekanan jual terhadap saham-saham big caps penggerak indeks.
Indikator Stochastic RSI memberi sinyal overbought alias jenuh beli terhadap indeks. Ini merupakan periode khusus setelah terjadi suatu pergerakan uptrend yang signifikan, sehingga secara teknikal berpeluang menghadirkan profit taking.

BACA JUGA:
January Effect, IHSG Bakal Melaju ke Level 7.377

Volume dan nilai transaksi yang cenderung turun pada perdagangan sesi sebelumnya juga mensinyalir lesunya market di awal tahun.
&amp;ldquo;Secara teknikal iHSG rawan memasuki fase konsolidasi jangka pendek. Indeks diperkirakan kembali fluktuatif dalam rentang 7.250-7.300 pada Rabu (3/1),&amp;rdquo; tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Rabu (3/1/2024).
Secara fundamental, indeks diuntungkan secara makro menyusul penurunan inflasi yang mencapai level terendah dalam 20 tahun terakhir. Inflasi RI mencapai 2,61% year-on-year (yoy) pada Desember 2023, demikian juga inflasi inti di level 1,8% yoy.

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Melesat ke Level 7.323 di Perdagangan Perdana 2024

Dari sisi industri, indeks manufaktur masih berada di level ekspansif 52,2 pada Desember 2023.
&amp;ldquo;Kondisi ini menjadi indikator awal solidnya konsumsi masyarakat sampai dengan akhir 2023,&amp;rdquo; lanjut riset tersebut.Kabar dari luar negeri, pelaku pasar siap menyambur risalah pertemuan bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve pada Rabu pagi waktu setempat. Hasil pertemuan The Fed periode Desember dapat menjadi petunjuk mengukur kebijakan mereka ke depan.
Secara umum pelaku pasar masih berekspektasi The Fed akan tetap menahan bunga acuan pada pertemuan Januari. Sebesar 25 bps Fed Rate berpeluang dipangkas mulai Maret 2024.</content:encoded></item></channel></rss>
