<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>31,5 Juta Masyarakat RI Sudah Beli Gas Elpiji 3 Kg Pakai KTP</title><description>Baru 31,5 juta nomor induk kependudukan (NIK) dari total 189 juta NIK yang beli gas elpiji 3 kilogram (Kg)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/03/320/2948961/31-5-juta-masyarakat-ri-sudah-beli-gas-elpiji-3-kg-pakai-ktp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/03/320/2948961/31-5-juta-masyarakat-ri-sudah-beli-gas-elpiji-3-kg-pakai-ktp"/><item><title>31,5 Juta Masyarakat RI Sudah Beli Gas Elpiji 3 Kg Pakai KTP</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/03/320/2948961/31-5-juta-masyarakat-ri-sudah-beli-gas-elpiji-3-kg-pakai-ktp</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/03/320/2948961/31-5-juta-masyarakat-ri-sudah-beli-gas-elpiji-3-kg-pakai-ktp</guid><pubDate>Rabu 03 Januari 2024 15:32 WIB</pubDate><dc:creator>Atikah Umiyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/03/320/2948961/31-5-juta-masyarakat-ri-sudah-beli-gas-elpiji-3-kg-pakai-ktp-fqwdkC3Ohz.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Beli Gas Elpiji 3 Kg Pakai KTP. (Foto: Okezone.com/Pertamina)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/03/320/2948961/31-5-juta-masyarakat-ri-sudah-beli-gas-elpiji-3-kg-pakai-ktp-fqwdkC3Ohz.jfif</image><title>Beli Gas Elpiji 3 Kg Pakai KTP. (Foto: Okezone.com/Pertamina)</title></images><description>JAKARTA - Baru 31,5 juta nomor induk kependudukan (NIK) dari total 189 juta NIK yang beli gas elpiji 3 kilogram (Kg) menggunakan KTP. Data tersebut tercatat dalam Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) per 31 Desember 2023.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Kementerian ESDM Tutuka Ariadji mengatakan, dari total itu 24,4 juta NIK, di antaranya merupakan konsumen data P3KE dan 7,1 juta NIK merupakan konsumen on demand.

BACA JUGA:
Dengan KTP Sakti, Ganjar Bakal Pastikan Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

&quot;Jadi kalau ada masyarakat datang di sistem belum ada, diperkenankan mendaftar itu ada 7,1 juta. Itu tetap dilaksanakan juga yang on demand sampai harapan kita sampai semuanya terdaftar,&quot; terangnya dalam Konferensi pers &quot;Transformasi Subsidi LPG Tabung 3 Kg Tepat Sasaran&quot; di Direktorat Jenderal Minyak dan Gas (Ditjen Migas), Jakarta, Rabu (3/1/2024).
Seperti diberitakan sebelumnya, mulai 1 Januari 2024, pemerintah melalui Kementerian ESDM telah memutuskan hanya masyarakat yang terdaftar yang dapat membeli gas melon tersebut.

BACA JUGA:
Beli LPG 3 Kg Wajib Bawa KTP, Begini Caranya

Oleh sebab itu, bagi masyarakat yang ingin membeli namun belum terdata, maka ia harus wajib mendaftar terlebih di agen atau sub penyalur.
Dirjen Migas Tutuka Ariadji mengatakan, langkah tersebut merupakan upaya Pemerintah untuk mewujudkan transformasi pendistribusian LPG tabung 3 kg tepat sasaran. Kebijakan ini bertujuan agar besaran subsidi yang terus meningkat dapat dinikmati sepenuhnya oleh kelompok masyarakat tidak mampu atau tepat sasaran.Sehingga dirinya menghimbau untuk masyarakat yang belum terdata agar segera mendaftar sebelum melakukan pembelian LPG Tabung 3 Kg.
&quot;Masyarakat juga tidak perlu khawatir karena proses pendaftaran sangat mudah, cepat, dan aman. Cukup menunjukkan KTP dan KK,&quot; ungkap Tutuka dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM, Senin (1/1/2024) lalu.</description><content:encoded>JAKARTA - Baru 31,5 juta nomor induk kependudukan (NIK) dari total 189 juta NIK yang beli gas elpiji 3 kilogram (Kg) menggunakan KTP. Data tersebut tercatat dalam Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) per 31 Desember 2023.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Kementerian ESDM Tutuka Ariadji mengatakan, dari total itu 24,4 juta NIK, di antaranya merupakan konsumen data P3KE dan 7,1 juta NIK merupakan konsumen on demand.

BACA JUGA:
Dengan KTP Sakti, Ganjar Bakal Pastikan Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

&quot;Jadi kalau ada masyarakat datang di sistem belum ada, diperkenankan mendaftar itu ada 7,1 juta. Itu tetap dilaksanakan juga yang on demand sampai harapan kita sampai semuanya terdaftar,&quot; terangnya dalam Konferensi pers &quot;Transformasi Subsidi LPG Tabung 3 Kg Tepat Sasaran&quot; di Direktorat Jenderal Minyak dan Gas (Ditjen Migas), Jakarta, Rabu (3/1/2024).
Seperti diberitakan sebelumnya, mulai 1 Januari 2024, pemerintah melalui Kementerian ESDM telah memutuskan hanya masyarakat yang terdaftar yang dapat membeli gas melon tersebut.

BACA JUGA:
Beli LPG 3 Kg Wajib Bawa KTP, Begini Caranya

Oleh sebab itu, bagi masyarakat yang ingin membeli namun belum terdata, maka ia harus wajib mendaftar terlebih di agen atau sub penyalur.
Dirjen Migas Tutuka Ariadji mengatakan, langkah tersebut merupakan upaya Pemerintah untuk mewujudkan transformasi pendistribusian LPG tabung 3 kg tepat sasaran. Kebijakan ini bertujuan agar besaran subsidi yang terus meningkat dapat dinikmati sepenuhnya oleh kelompok masyarakat tidak mampu atau tepat sasaran.Sehingga dirinya menghimbau untuk masyarakat yang belum terdata agar segera mendaftar sebelum melakukan pembelian LPG Tabung 3 Kg.
&quot;Masyarakat juga tidak perlu khawatir karena proses pendaftaran sangat mudah, cepat, dan aman. Cukup menunjukkan KTP dan KK,&quot; ungkap Tutuka dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM, Senin (1/1/2024) lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
