<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saham Asri Karya Lestari Listing Besok, Intip Kinerja Keuangannya</title><description>PT Asri Karya Lestari Tbk bakal mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 5 Januari 2024.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/04/278/2949699/saham-asri-karya-lestari-listing-besok-intip-kinerja-keuangannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2024/01/04/278/2949699/saham-asri-karya-lestari-listing-besok-intip-kinerja-keuangannya"/><item><title>Saham Asri Karya Lestari Listing Besok, Intip Kinerja Keuangannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2024/01/04/278/2949699/saham-asri-karya-lestari-listing-besok-intip-kinerja-keuangannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2024/01/04/278/2949699/saham-asri-karya-lestari-listing-besok-intip-kinerja-keuangannya</guid><pubDate>Kamis 04 Januari 2024 19:18 WIB</pubDate><dc:creator>Cahya Puteri Abdi Rabbi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/04/278/2949699/saham-asri-karya-lestari-listing-besok-intip-kinerja-keuangannya-cOy1ljHpXa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Asri Karya Lestari tetapkan harga IPO (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/04/278/2949699/saham-asri-karya-lestari-listing-besok-intip-kinerja-keuangannya-cOy1ljHpXa.jpg</image><title>Asri Karya Lestari tetapkan harga IPO (Foto: Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Asri Karya Lestari Tbk bakal mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 5 Januari 2024. Perseroan akan tercatat dengan kode saham ASLI.
Perusahaan yang bergerak di bidang pengerjaan pondasi, jalan dan infrastruktur lainnya ini mencatatkan laba bersih sebesar Rp10,75 miliar pada Juni 2023. Angka itu naik 58,62% dari periode yang sama tahun 2022 lalu yang sebesar Rp6,77 miliar.

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Menguat 1,1% ke Level 7.359


Dalam prospektus yang dirilis perseroan, kenaikan laba bersih ini ditopang oleh naiknya pendapatan pada periode yang sama. Di mana, pada Juni 2023, perseroan mengantongi pendapatan sebesar Rp82,61 miliar, naik 33,44% dari Juni 2022 yang sebesar Rp61,91 miliar.
&amp;ldquo;Peningkatan ini terutama disebabkan oleh pendapatan proyek jasa konstruksi dan pendapatan sewa,&amp;rdquo; demikian dikutip dari prospektus pada Kamis (4/1/2024).

BACA JUGA:
288 Saham Hijau, IHSG Ambil Jeda di Level 7.329


Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan perseroan per Juni 2023 tercatat sebesar Rp56 miliar, terdapat peningkatan sebesar 29,23% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022 yang sebesar 43,33 miliar. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh biaya penyusutan dan material.
Di samping itu, total aset perseroan untuk periode Januari-Juni 2023  adalah sebesar Rp382,75 miliar, naik 4,31% bila dibandingkan dengan  total aset perseroan pada Desember 2022 yaitu sebesar Rp366,94 miliar.  Peningkatan ini terutama disebabkan peningkatan tagihan bruto pemberi  kerja pihak ketiga.
Dalam gelaran penawaran umum perdana saham atau initial public  offering (IPO), perseroan menawarkan sebanyak 1,25 miliar saham atau  20,00% dari total modal ditempatkan dan disetor. Adapun, perseroan  berpotensi meraup dana segar sebesar Rp125 miliar.
Perseroan menjalani kegiatan usaha utama di bidang konstruksi  bangunan sipil jembatan, jalan layang, fly over dan underpass, serta  konstruksi bangunan sipil jalan. Kegiatan usaha perseroan yang  benar-benar dijalankan saat ini adalah general contractor khususnya  dalam pekerjaan pondasi, erection, bekisting, dan pekerjaan jalan.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wMi80LzE1OTk3OC81L3g4ajk5ZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - PT Asri Karya Lestari Tbk bakal mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 5 Januari 2024. Perseroan akan tercatat dengan kode saham ASLI.
Perusahaan yang bergerak di bidang pengerjaan pondasi, jalan dan infrastruktur lainnya ini mencatatkan laba bersih sebesar Rp10,75 miliar pada Juni 2023. Angka itu naik 58,62% dari periode yang sama tahun 2022 lalu yang sebesar Rp6,77 miliar.

BACA JUGA:
IHSG Hari Ini Menguat 1,1% ke Level 7.359


Dalam prospektus yang dirilis perseroan, kenaikan laba bersih ini ditopang oleh naiknya pendapatan pada periode yang sama. Di mana, pada Juni 2023, perseroan mengantongi pendapatan sebesar Rp82,61 miliar, naik 33,44% dari Juni 2022 yang sebesar Rp61,91 miliar.
&amp;ldquo;Peningkatan ini terutama disebabkan oleh pendapatan proyek jasa konstruksi dan pendapatan sewa,&amp;rdquo; demikian dikutip dari prospektus pada Kamis (4/1/2024).

BACA JUGA:
288 Saham Hijau, IHSG Ambil Jeda di Level 7.329


Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan perseroan per Juni 2023 tercatat sebesar Rp56 miliar, terdapat peningkatan sebesar 29,23% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2022 yang sebesar 43,33 miliar. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh biaya penyusutan dan material.
Di samping itu, total aset perseroan untuk periode Januari-Juni 2023  adalah sebesar Rp382,75 miliar, naik 4,31% bila dibandingkan dengan  total aset perseroan pada Desember 2022 yaitu sebesar Rp366,94 miliar.  Peningkatan ini terutama disebabkan peningkatan tagihan bruto pemberi  kerja pihak ketiga.
Dalam gelaran penawaran umum perdana saham atau initial public  offering (IPO), perseroan menawarkan sebanyak 1,25 miliar saham atau  20,00% dari total modal ditempatkan dan disetor. Adapun, perseroan  berpotensi meraup dana segar sebesar Rp125 miliar.
Perseroan menjalani kegiatan usaha utama di bidang konstruksi  bangunan sipil jembatan, jalan layang, fly over dan underpass, serta  konstruksi bangunan sipil jalan. Kegiatan usaha perseroan yang  benar-benar dijalankan saat ini adalah general contractor khususnya  dalam pekerjaan pondasi, erection, bekisting, dan pekerjaan jalan.</content:encoded></item></channel></rss>
